
hari berganti dengan cepat, tari kembali di sibukkan dengan pekerjaan nya, setiap berkas yang di meja nya semua dapat di selesaikan dengan teliti oleh karena itu maka tari termasuk salah satu pengusaha mudah tersukses
hari ini tari mengadakan pertemuan di restoran mewah dengan seorang klien dari Singapura untuk membicarakan tentang kerja sama karena tari ingin melebarkan sayap nya sampai keluar negeri
pertemuan tari dengan pengusaha dari Singapura itu berjalan dengan baik
"terimakasih tuan Luis, semoga kerja sama kita ini bisa berjalan dengan baik"tari menjabat tangan rekan bisnis nya itu seraya keluar dari restoran
tari dan Luis kelihatan akrab saat keluar dari restoran, tanpa tari sadari ada yang melihat mereka keluar dari restoran
"ya…Tuhan"tari terkejut saat tiba-tiba ada yang menyerang Luis
Luis tersungkur di lantai
"hentikan kak"tari menahan Alex saat akan menyerang Luis kembali,lalu tari membantu Luis untuk berdiri
"apa apaan ini kak Alex"
"aku tidak suka melihat kamu jalan dengan pria lain"wajah Alex terlihat sangat marah
__ADS_1
"oh…Tuhan, beliau ini rekan bisnis aku dari Singapura"
"sekarang kakak minta maaf kepada tuan Luis, Amel tidak mau tahu"
Alex tidak melakukan apa yang tari mau, Alex berlalu begitu saja
"tuan atas nama Kakak ku, aku minta maaf"tari menundu dengan hormat
"apa dia kekasih mu"
"bukan tuan dia Kakak ku"
"ada ya seorang kakak cemburu melihat adiknya jalan dengan pria lain, apa dia sebegitu overtektif nya kepada mu"tari tidak menjawab dirinya hanya menundukkan kepalanya
tari merasa sangat kecewa melihat sikap Alex kepada Luis
"sudah selesai yang bermesraan dengan pria itu"tari terkejut saat melihat Alex masih berada dekat dengan nya
tari tidak merespon ucap Alex dan berlalu begitu saja, belum sampai satu langkah tari beranjak dari tempat itu Alex menarik tangan tari untuk menghentikan langkahnya
__ADS_1
"kalau sampai tuan Luis membatalkan kerja sama dengan tari sampai kapanpun tari tidak akan pernah bicara dengan Kakak"
"apakah kamu lebih perduli dengan pria itu dari pada kakak"tari tidak menjawab dirinya namun menatap Alex dengan sangat marah
"kalau bukan karena kamu kakak ku sudah aku Hajar diri mu sampai babak belur"
Alex memeluk erat tubuh mungil Tari
"maafkan aku,aku takut kehilangan dirimu,aku tidak suka melihat dirimu dekat dengan pria lain"
"lepaskan Amel kak, lihat orang pada melihat ke arah kita"tari berontak untuk melepaskan diri nya
"kakak akan lepaskan kalau kamu sudah memaafkan kakak"
tari sangat marah melihat tingkah Alex, terpaksa tari memukul Alex di bagian perut supaya dirinya bisa lepas dari pelukan Alex
"aku akan memaafkan kakak bila kakak meminta maaf pada tuan Luis"tari meninggal kan Alex yang sedang menahan rasa sakit pada bagian perut nya
"ahhh"Alex berteriak keras karena marah
__ADS_1
tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memperhatikan mereka, dirinya merasa heran melihat kedekatan antara Alex dan tari
dirinya merasakan kedekatan antara mereka, dirinya merasa kalau mereka itu sudah saling mengenal sejak lama, semua itu terlihat dari tatapan Alex,cara bicaranya,bahkan sikapnya begitu dekat bahkan saat Alex meluk tari semua itu menjadi tandanya tanya di benak nya