
Terlihatlah sebuah air terjun yang airnya jernih sekali dan di sana ada seorang pemuda tampan yang di tenggelamkan di dasar bawah air terjun yang sekelilingnya adalah hutan pohon tu warna Oranye.
"Kak Chia.. " Kata Nona Li Jiancheng yang telah mengenal pemuda tampan yang berada di dasar air terjun adalah kekasih Nona Li Jiancheng.
" Sabarlah, Nona Li. Biarkan aku yang akan turun ke dasar air terjun untuk menyelamatkan kekasih mu." Kata Zhang Xiao Long nada bersahabat kepada Nona Li Jiancheng.
"Iya, Tuan muda, silakan. " Jawab Nona Li Jiancheng dengan nada tergesa-gesa kepada Zhang Xiao Long.
"Kalian semua tunggu aku di sini." Kata Zhang Xiao Long memberikan pesan kepada keempat orang gadisnya dan Luo Han di tepi air terjun itu.
Zhang Xiao Long melompat masuk ke dalam air terjun lalu berenang dengan cepat sekali hingga Zhang Xiao Long bisa segera sampai di dekat pemuda tampan yang terikat pada akar-akar rambatan di dasar air terjun itu.
"Sobat, apakah kamu bisa mendengarkan suara ku? " Tanya Zhang Xiao Long menepuk-nepuk wajah pemuda tampan kekasih Nona Li Jiancheng.
"Nggh.. " Erang pemuda tampan itu tanpa bisa melihat ke arah Zhang Xiao Long Karen gelap oleh air terjun yang sangat deras dan dalam.
"Sabar, aku akan menolongmu. " Kata Zhang Xiao Long yang cepat menggunakan jarinya yang mengandung hawa sinkang arak sakti telah memotong lepas akar -akar rambatan yang mengikat pemuda tampan itu hingga pemuda itu mengapung di dasar air terjun. Lalu Zhang Xiao Long menyambar lengan pemuda tampan itu dan melompat keluar dari dasar air terjun itu dengan tepat waktu sebelum munculnya seekor buaya putih raksasa lain yang jumlahnya ada lima belas ekor.
Brrr!
" Kalian semua mundur dari tepi air terjun itu..! Cepatlah..! " Perintah Zhang Xiao Long yang telah melihat lima belas ekor buaya putih itu akan melompat keluar dari dasar air terjun untuk mengejarnya karena Zhang Xiao Long telah membebaskan tawanan mereka.
"Arghhh!" Pekik Xiao Feng yang tiba-tiba terjatuh ke air terjun oleh seseorang yang mengerahkan ilmu sinkang kuat dari arah utara hutan itu.
Jebyurr!
" Xiao Feng..!" Teriak Zhang Xiao Long yang cepat melemparkan pemuda tampan itu kepada Nona Li Jiancheng lalu melompat terjun ke air terjun untuk menyelamatkan Xiao Feng yang diserang sekitar tujuh ekor buaya putih yang siap mencaplok gadis itu.
"Kurang ajar..! Jangan coba-coba kalian berani menyentuh Xiao Feng kuu...! " Bentak Zhang Xiao Long yang mengerahkan ilmu sinkang bunga harum ke arah tujuh ekor buaya putih yang ingin memangsa Xiao Feng yang menangis ketakutan di dasar air terjun.
__ADS_1
Blaarrr!
Tujuh ekor buaya putih itu hancur oleh Zhang Xiao Long yang cepat menyambar lengan Xiao Feng sebelum seekor buaya yang ukurannya lebih besar daripada tujuh ekor buaya putih yang telah di bunuh oleh Zhang Xiao Long memakan gadis itu.
Syuutt!
Zhang Xiao Long memeluk Xiao Feng dengan erat lalu melesat cepat keluar dari dasar air terjun untuk menyelamatkan gadis-gadis lainnya dan Luo Han yang di serang oleh delapan ekor buaya putih yang telah keluar dari dasar air terjun dan di atas batu karang di dekat puncak air terjun ada seorang pria wajah hitam sedang berdiri dengan tenang dan menatap tajam kepada Zhang Xiao Long.
" Laknat berani kau memanfaatkan buaya -buaya putih itu untuk menyerang para kekasihku dan teman ku! Jika kamu berani..! Turun kau dan hadapi aku secara jantan..! " Hardik Zhang Xiao Long yang sudah marah kepada pria wajah tampan setelah Zhang Xiao Long menurunkan Xiao Feng di dekat ketiga orang gadisnya yang lain dan Lou Han serta Nona Li Jiancheng dan kekasih Nona Li Jiancheng.
Dimana mereka semua di kurung delapan ekor buaya putih yang merayap keluar dari dasar air terjun dengan di pimpin oleh buaya putih yang paling besar dan panjang.
"Ahhh, seram sekali mereka.. " Kata Liu Lu Sian terpucat -pucat melihat betapa besarnya buaya putih yang mengapung di permukaan air terjun dan di injak punggungnya oleh pemuda wajah hitam.
"Tenanglah, aku bisa mengatasi mereka dengan kemampuan yang aku miliki. " Kata Zhang Xiao Long suaranya lembut untuk keempat orang gadisnya tenang dan Luo Han menggigil ngeri di sampingnya.
"Kakak, kau gunakanlah suara musik yang merdu untuk mengusir buaya-buaya itu dari depan mata kita. " Kata kekasih Nona Li Jiancheng yang telah memberitahu Zhang Xiao Long cara untuk mengalahkan buaya-buaya putih yang telah siap untuk memangsa mereka semua sesuai dengan perintah dari pemuda wajah hitam yang telah menyeringai kejam kepada Zhang Xiao Long.
"Apakah kamu sekarang ini sudah tahu kalau kau berani untuk mencoba melawan ku, bocah cilik marga Zhang? " Tanya pemuda wajah hitam yang memandang rendah kepada Zhang Xiao Long.
"Sudah.. Tetapi aku tidak pernah merasa takut kepada mu, wakil ketua sekte Musang tu an Selatan. " Jawab Zhang Xiao Long yang telah mengenali lawannya itu dengan tepat melalui kekasih Nona Li Jiancheng yang telah berbisik kepadanya.
"Wah, sombong sekali kamu bocah cilik..! Kalau begitu silakan kau hadapi teman-teman ku ini. " Kata Wakil ketua sekte Musang tu an Selatan yang telah memerintahkan buaya-buaya putih itu menerjang ke arah Zhang Xiao Long yang telah mengibaskan ujung lengan pakaiannya yang mengandung hawa sinkang bunga harum yang menghantam hancur berkeping-keping buaya- buaya putih itu hingga Wakil ketua sekte Musang tu an Selatan terjungkal masuk ke dalam air terjun bersama dengan buaya yang paling besar dan panjang.
Whuuuush!
Blaaar!
Byurrr!
__ADS_1
Zhang Xiao Long mengejar pemuda wajah hitam dengan menyelam masuk ke dalam air terjun hingga Zhang Xiao Long berhadapan dengan buaya putih yang paling besar dan panjang yang telah berenang cepat ke arah Zhang Xiao Long.
Zhang Xiao Long melesat cepat ke samping kiri buaya raksasa itu hingga buaya putih yang paling besar dan panjang itu kehilangannya dan tahu-tahu Zhang Xiao Long telah menghantam pelipisnya hingga remuk dengan tinju tangan kanan Zhang Xiao Long.
Bughhh!
Pemuda wajah hitam yang telah melihat semua hewan peliharaannya telah tewas di tangan Zhang Xiao Long segera membalas dendam kepada Zhang Xiao Long dengan seruling warna hitam menusuk ke arah bawah lengan kiri Zhang Xiao Long dari dalam air terjun itu.
Wuuuuttzz!
Zhang Xiao Long meliuk-liuk dengan cepat di dalam air terjun dengan telapak tangannya telah mengerahkan ilmu sinkang bunga harum yang dengan tepat menghantam wajah wakil ketua sekte Musang tu an Selatan yang menjerit kesakitan dan tewaslah dia di tangan Zhang Xiao Long.
Dess!
Zhang Xiao Long telah melompat keluar dari dasar air terjun dengan senyuman cerah kepada keempat orang gadisnya yang segera memeluk nya dengan tangisan khawatir akan keselamatan nya.
"Tuan muda, anda sungguh hebat sekali dapat membunuh buaya-buaya itu dan wakil ketua sekte Musang tu an Selatan dengan tangguh. " Kata Kekasih Nona Li Jiancheng yang segera memperkenalkan dirinya kepada Zhang Xiao Long.
"Namaku Chia Hau Lam putra dari ketua sekte Gunung Tu. " Kata pemuda tampan itu dengan senyuman ramah kepada Zhang Xiao Long yang membalasnya dengan senyuman ramah juga.
"Namaku Zhang Xiao Long dan dia adalah Luo Han sahabatku sedangkn keempat orang gadis cantik jelita ini adalah istri-istriku. " Kata Zhang Xiao Long memperkenalkan keempat orang gadisnya dan Luo Han kepada Chia Hau Lam dan Nona Li Jiancheng.
"Tuan muda, apa tujuan mu untuk datang ke kota kecil tu an Selatan? " Tanya Nona Li Jiancheng dengan senyuman ramah kepada Zhang Xiao Long.
"Mendapatkan dua buah pusaka dua sekte paling besar di kota kecil tu an Selatan untuk aku bisa menguasai wilayah utara dengan dimulai dari kota kecil ini. " Jawab Zhang Xiao Long apa adanya kepada Nona Li Jiancheng.
"Hmm, baiklah. Aku akan mengantarkan kamu untuk bertemu dengan kedua ketua sekte terbesar di kota kecil tu an Selatan di gunung tu yakni sekte dari Kakak Chia Hau Lam ini jika kamu berani untuk datang ke markas besar sekte gunung tu. " Kata Nona Li Jiancheng yang mengundang Zhang Xiao Long untuk datang ke gunung tu secara terbuka.
Bersambung!
__ADS_1