
Zhang Xiao Long berdiri tegak dan tenang sekali di hadapan para pasukan sekte naga gunung Wu yang berada di hadapannya itu yang memasang sikap garang untuk menakut-nakuti dirinya itu.
" Aku Afung pemuda desa Cin An yang akan membasmi kalian semua di rumah ini..! " Jawab Zhang Xiao Long yang meliuk-liukan tangannya dengan gerakan ilmu silat ular sakti menyerang para pasukan sekte naga gunung Wu.
Wutttz!
" Hei, lancang kau apakah kamu sudah bosan hidup menantang kami bahkan ingin membunuh kami..?! Uggh, lihat ini serangan kami yang akan membuatmu menjadi mayat dahulu sebelum kamu melakukan hal itu kepada kami..! " Hardik para pasukan sekte naga gunung Wu yang kini menyerang Zhang Xiao Long dengan pukulan yang mengarah langsung ke tubuh Zhang Xiao Long.
Wutttz!
Zhang Xiao Long merendahkan tubuhnya sedikit lalu tangannya mematuk setiap leher para pasukan sekte naga gunung Wu yang langsung berlubang di setiap lehernya lalu tewaslah mereka dengan waktu yang sangat singkat sekali.
Cus!
Bruak!
Pangeran muda Li Shimin yang telah siuman terbelalak melihat dirinya di ikat pada rantai besi di rumah kecil yang kotor dengan seorang pria muda yang telah membunuh sejumlah orang dengan mudah sekali.
" Kau siapakah? Apakah kamu orang yang telah menculik aku dari wisma Luo? " Tanya Li Shimin dengan nada angkuh kepada Zhang Xiao Long.
" Iya, aku juga yang akan menjadikan kamu orang rendahan yang harus mematuhi perintah aku sebagai tuan mu atau kamu akan aku habisi. " Jawab Zhang Xiao Long berdiri di depan Li Shimin yang tergeletak di lantai rumah kecil di hutan pintu keluar dari kota kecil Lu.
Li Shimin menciut melihat tatapan mata yang sangat tajam dari pemuda remaja yang berdiri di atasnya itu. Ia mau atau tidak mau untuk patuh kepada pemuda itu demi keselamatannya itu.
__ADS_1
" Baik, aku akan menjadi budakmu. " Jawab Li Shimin segera kepada Zhang Xiao Long.
Zhang Xiao Long tak menghiraukan Li Shimin lagi karena Ia melesat ke balik patung Buddha dan menyambar gadis yang di juluki sebagai Siluman rase putih oleh seluruh orang dunia persilatan.
" Aduh, bisakah kamu bersikap sopan kepada ku? " Tanya Siluman rase putih dengan nada kesal kepada Zhang Xiao Long yang kembali menaruhnya di lantai kotor.
" Aku ingin tahu namamu siapa? " Tanya Zhang Xiao Long yang sedang bersiap -siap untuk pergi ke gunung Lu kepada Siluman rase putih.
" He Xiao Chao, aku putri Ketua Sekte Naga sungai He yang ingin balas dendam kepada musuhku yaitu Perdana Menteri Chin di Ibukota Kekaisaran Li karena orang itu telah membunuh keluarga ku dan membuat aku menjadi anak yatim piatu. " Jawab He Xiao Chao si Siluman rase putih kepada Zhang Xiao Long.
" Baiklah, mari kita berangkat ke gunung Lu. " Kata Zhang Xiao Long yang menyambar gadis itu lagi dan Li Shimin dengan kecepatan tinggi di tengah malam itu juga.
Wusshhh!
" Sekte gunung Lu akan mulai menjalani aktivitas nya dengan membawa air di gentong dari kaki gunung Lu ke markas besar mereka di puncak gunung Lu. " Kata He Xiao Chao si Siluman rase putih kepada Zhang Xiao Long yang mengamati setiap murid dari sekte gunung Lu yang sedang melakukan kegiatan rutinitas mereka di sungai kecil di kaki gunung Lu.
" Tunggu, kenapa air sungainya tampak berbeda dengan seperti biasanya? " Tanya salah satu dari anggota sekte gunung Lu kepada salah seorang dari mereka sambil mengamati air sungai kecil di kaki gunung Lu.
Namun, sebelum mereka mendapatkan jawaban nya tiba-tiba salah satu dari anggota sekte gunung Lu memekik kesakitan lalu dari mulut nya keluar kelabang usai mencuci mulut di air sungai kecil itu.
" Kelabang..! " Jerit yang lainnya dengan wajah panik.
" Tenang! Kita harus melaporkan hal ini kepada Guru kita di markas besar sekte kita..! Sekarang juga...! " Kata murid yang senior kepada murid yang junior.
__ADS_1
"Iya, baiklah, Kakak seperguruan. Kami akan mematuhi kamu. " Kata para murid junior yang cepat pergi ke gunung Lu untuk melaporkan peristiwa tersebut kepada guru mereka yang berada di dalam markas besar sekte gunung Lu.
Sesudah para murid junior pergi ke atas puncak gunung Lu. Si murid senior malah menyeringai senang lalu mengeluarkan tabung yang terbuat dari bambu dari lengan bajunya lalu membuka tabung itu dan keluarlah sejumlah anak kelabang yang berenang di sungai kecil di kaki gunung Lu
" Kau licik dan kejam sekali, sobat. " Kata Zhang Xiao Long yang muncul di depan murid junior itu yang kaget dan menyerang Zhang Xiao Long dengan tinju nya ke wajah Zhang Xiao Long.
Tetapi, Zhang Xiao Long menangkap tangannya yang di pelintir kencang oleh Zhang Xiao Long lalu di banting ke sungai kecil di kaki gunung Lu oleh Zhang Xiao Long hingga murid junior itu tewas di gigit sejumlah anak kelabang yang di taruhnya di air sungai kecil di kaki gunung Lu.
Krek!
Brush!
Sejumlah besar sekte Gunung Lu turun dari puncak gunung Lu untuk melihat sungai kecil di kaki gunung Lu namun mereka menemukan murid senior mereka telah menjadi mayat yang mengapung di air sungai kecil itu dengan wajah biru.
" Siapakah yang telah membunuh murid senior kami? " Tanya Ketua sekte Gunung Lu dengan wajah marah sekali seraya menatap tajam segala penjuru arah kaki gunung Lu untuk pria usia enam puluh tahun itu bisa menemukan pembunuh murid senior nya itu.
" Aku " Jawaban itu berasal dari mulut seorang pemuda remaja yang tahu -tahu duduk dengan tenang di atas batu di tepi sungai kecil di kaki gunung Lu sambil menanggung sejumlah anak kelabang di ranting pohon di atas bara api di tumpukan daun -daun kering di sekitar sungai kecil di kaki gunung Lu.
" Kau yang telah membunuh murid senior Aku? Karena apa yang membuat kamu melakukan hal keji itu kepada murid senior ku? " Tanya Ketua sekte Gunung Lu dengan senjatanya yang berupa jenis tongkat berbulu di arahkan kepada Zhang Xiao Long.
" Karena Ia telah menggunakan anak kelabang racun panas untuk mencemarkan air sungai kecil di kaki gunung Lu yang tentunya akan berbahaya bagi keselamatan seluruh rakyat di kaki gunung Lu dan sekitarnya. " Jawab Zhang Xiao Long yang menunjukkan mayat murid junior sekte Gunung Lu di sampingnya kepada Ketua sekte Gunung Lu yang tercengang dengan informasi yang di dengarnya itu dari pemuda asing itu kepada nya.
Bersambung!
__ADS_1