
" Sungguh? Dimanakah tempat terakhir Siluman Rase Putih bertemu dengan Ketua Chao yang memberikan surat di dalam botol giok yang sudah kamu dengar dari isu yang kita dapatkan dari orang-orang sekte Bintang Perak? "
Percakapan para anggota sekte Gunung Bu di kedai ' Embun Lu ' di dengar oleh Zhang Xiao Long dan Yu Song Bu yang ingin menyelidiki kasus surat yang di ributkan oleh sekte Elang Emas yang merupakan perkumpulan pengawal pribadi Pangeran muda Li Yun Shiang.
" Kita telah mendapatkan informasi sampai sejauh ini, masih juga belum mendapatkan jejak dari Siluman Rase Putih untuk memberikan laporan penyelidikan kita kepada Ketua kita di gunung Bu..! " Kata salah satu dari anggota sekte Gunung Bu kepada para anggota sekte Gunung Bu yang lainnya di kedai ' Embun Lu'.
" Kakak seperguruan, kau tenang sajalah kita pasti bisa mendapatkan jejak Siluman rase putih untuk laporan kita kepada Ketua kita. " Kata para anggota sekte Gunung Bu yang lainnya kepada pimpinan mereka yang wajahnya sedang gusar itu.
Zhang Xiao Long mengajak Yu Song Bu pergi dari kedai ' Embun Lu ' ke kedai arak Lu Yuan untuk menemui para gadis yang sudah selesai makan dan minum di kedai itu. Mereka berdua langsung di sambut dengan senyuman manis dari para gadis cantik jelita itu yang duduk di bangku meja nomor dua puluh lima di lantai atas kedai arak Lu Yuan.
" Kakak Afung, jangan angkat guci arak keramik di dekat mu itu. " Kata Dewi baju merah Yanmi kepada Zhang Xiao Long yang baru saja duduk di kursi depan mereka.
" Geser sedikit mangkuk nasi dan lauk-pauk mu..! " Kata Li Hong Xiu mendekati wajahnya kepada Zhang Xiao Long.
"Lihat baik-baik tulisannya. " Kata Han Lin Lin yang menaruh telunjuknya ke bibir Zhang Xiao Long sebagai isyarat.
Zhang Xiao Long menemukan tulisan di balik guci keramik arak Lu Yuan. " Satu titik di hapus menjadi dua bangunan segitiga di garis lintang utara. Lihat logam di titik atas lingkaran kuda putih. " Zhang Xiao Long membaca tulisan itu dan mengingat-ingat kota yang di kunjunginya itu.
" Coba perhatikan tempat ini dan orang-orang di sekitar jalanannya..! " Kata Dewi baju merah Yanmi kepada Zhang Xiao Long dengan lengan gadis cantik jelita itu merangkul leher Zhang Xiao Long.
__ADS_1
Zhang Xiao Long mendorong wajah gadis itu yang sudah menempel di lehernya dan Ia bisa merasakan bibir gadis cantik jelita itu menempel di kulit lehernya.
" Jangan terlalu dekat dengan ku..! " Desis Zhang Xiao Long dengan sinis kepada Dewi baju merah Yanmi.
" Kenapa? " Tanya Yanmi yang malah semakin menempelkan bibirnya di rahang Zhang Xiao Long sampai jakun Zhang Xiao Long di raba -raba jemari halus gadis cantik jelita itu.
" Geli..! " Jawab Zhang Xiao Long dengan nada sebal. Gadis cantik jelita itu sungguh nakal dan mencari kesempatan untuk menyentuh dirinya sampai Ia mengabaikan bibir gadis cantik jelita itu bergeser ke bibirnya dan di rasakannya halus dan lembutnya bibir Yanmi di bibirnya.
" Mundur..! "
Li Hong Xiu menggunakan kedua tangannya untuk memisahkan Zhang Xiao Long dengan Yanmi lalu gadis itu duduk di antara keduanya dengan tatapan matanya itu melihat keduanya untuk tidak saling melirik satu sama lainnya.
" Hong Xiu, apa -apa yang kamu lakukan ini? " Tanya Yanmi kepada Li Hong Xiu dengan mulut kecilnya melengkung ke atas karena sebal di pisahkan dari Zhang Xiao Long oleh gadis cantik jelita yang di akui sebagai adik angkat Zhang Xiao Long oleh pemuda tampan sekali yang jadi adik angkat dari Pangeran muda Li Yun Shiang itu.
Yanmi yang merasa jengkel itu duduk dengan kedua lengannya di lipat di dadanya dan wajah cantik jelitanya itu murung namun matanya ke arah pemandangan di luar kedai arak Lu Yuan.
" Tugu bintang timur yang menghadap ke kedai arak Lu Yuan yang kita singgahi di sekarang ini, garis melintang itu adalah...! "
Tatapan mata Zhang Xiao Long terarah kepada tatapan mata Yanmi begitu posisinya telah menghadapi gadis yang duduk di kursi depan kiri Yu Song Bu lalu ia tersenyum.
__ADS_1
" Apa? Aku tak melakukan kesalahan apa-apa padamu..!" Kata Yanmi nada judes kepada Zhang Xiao Long yang di kira olehnya menegur sikapnya terhadap Li Hong Xiu yang bersikap menengahi mereka berdua.
Zhang Xiao Long menaruh bakpao di mulut gadis cantik jelita itu untuk gadis itu diam saja. Ia mengangkat tatapannya ke arah pemuda di kursi meja nomor dua puluh tiga yang sedang minum arak seorang diri dengan wajahnya itu tampak termenung.
" Pemuda itu kemayu sekali seperti banci kaleng kerupuk! " Kata Song Tian Erl cekikikan di kursi di sebelah Putri Ching Ching gadis tawanan Zhang Xiao Long.
" Ya, aroma bedaknya dan minyak wanginya bisa aku cium dari sini..! " Kata Liu Ting Ting gadis pelayan Zhang Xiao Long dengan mimik geli sendiri sambil melirik ke arah Zhang Xiao Long.
" Dia wanita yang sedang menyamar sebagai pria tampan tapi gagal dalam samarannya yang dapat di ketahuan oleh ku..! " Kata Zhang Xiao Long tersenyum senang dengan penemuannya dan teman-temannya.
" Kau tak boleh menambah koleksi bunga mawar di sekitar mu, Kakak Afung. " Kata Yanmi kepada Zhang Xiao Long dengan wajah manyun.
" Memangnya kau siapa yang melarang Tuan Muda ku ini memiliki banyak bunga mawar di sekitarnya? " Tanya Yu Song Bu alisnya naik saat Yanmi menegur Zhang Xiao Long yang melihat ke arah pemuda kemayu dengan senyuman pria ini tertarik sekali.
" Aku..! " Yanmi tak bisa menjawabnya. Gadis itu langsung terdiam karena Zhang Xiao Long telah menghilang dari mereka semua tanpa di ketahui olehnya karena Ia tadi menengok ke pemuda kemayu yang duduk di kursi meja nomor dua puluh tiga.
" Tuan muda pergi ke gedung di seberang barat kedai arak Lu Yuan untuk urusan pentingnya dan kita di perintahkan untuk mengawasi pemuda kemayu itu untuk Beliau sampai Beliau dapat jumpa dengan pemuda kemayu itu untuk urusan lain lagi. " Kata Liu Ting Ting yang memberikan jawaban kepada Yanmi yang bingung dengan menghilangnya Zhang Xiao Long di antara para teman-teman pemuda ajaib itu.
Yanmi tak mau menghiraukan Liu Ting Ting dan yang lainnya. Ia sudah melesat untuk menyusul Zhang Xiao Long ke gedung seberang barat dari kedai arak Lu Yuan.
__ADS_1
Brrr!
Bersambung!