
Zhang Xiao Long dan Amira Ming bersama Tuan Ying dan Nona Ying Ying juga Luo Guo Xiang dan Guan Xiao Tong tiba di dalam desa yang terletak di daerah perbatasan antara desa sungai Le dan desa pegunungan naga hitam.
"Ehh, desa apakah ini yang kita tak sengaja di datangi? " tanya Nona Ying Ying melihat dengan sepasang matanya sendiri penduduk di desa itu semuanya diam dan menghiraukan kedatangan mereka.
"Desa kecil yang sangat asri namun mencekam di malam hari seperti ini." jawab Luo Guo Xiang yang bergidik ngeri melihat suasana desa yang sangat sunyi.
"Iya, karena itu kita harus berhati-hati untuk kita bisa selalu aman." kata Tuan Ying mengedarkan pandangan matanya ke segala penjuru arah di desa tersebut.
"Kita harus mencari tempat beristirahat untuk kita malam hari ini di desa ini sebelum kita dapat meneruskan perjalanan kita ke tempat tujuan kita yaitu desa pegunungan naga hitam." kata Zhang Xiao Long yang mengajak istrinya dan yang lainnya ke arah pemukiman penduduk di desa pedalaman perbatasan.
"Tak ada seorangpun yang bisa menjawab kita, Kak Long."kata Amira Ming setelah satu jam ia dan suaminya bertanya kepada salah seorang dari penduduk desa tersebut tapi mereka tidak bisa mendapatkan jawaban.
Tuan Ying mendekati Zhang Xiao Long yang tahu bahwa pria itu ingin memberitahunya mengenai keanehan yang terjadi pada diri para penduduk desa tersebut adalah semua lidah mereka telah hilang dari rongga mulut para penduduk desa itu usai Amira Ming menunjukkan kepada mereka semua.
" Siapa yang sudah begitu tega menghilangkan lidah mereka? "tanya Luo Guo Xiang mendadak semakin gemetaran karena melihat mulut para penduduk di desa ini semuanya tak ada lidah.
"Siapa lagi kalau bukan salah seorang dari para anggota sekte elang kematian tingkat sembilan yang berjuluk si alis sembilan emas Situ Huang Taiji yang paling gemar mengoleksi lidah semua musuhnya."jawab Amira Ming nada geram pada musuh licik yang sudah lama diincar olehnya.
" Ming Ming, apakah kamu mengenal orang jahat itu? "tanya Zhang Xiao Long yang menghampiri istrinya di dekat salah seorang dari penduduk di desa tersebut yang sedang menyapu jalanan di sepanjang jalan raya desa tersebut.
" Iyaaa.. "jawab Amira Ming yang melambaikan tangannya ke arah penduduk itu yang tiba-tiba menyerangnya dengan sapu lidi yang meluncur ke arah dirinya.
Wutttzz!
Zhang Xiao Long menggerakkan kakinya dengan gesit sekali sehingga ia membuat sapu lidi itu melayang ke udara lalu tangannya telah lebih cepat merampas sapu lidi menyerang pria yang berjuluk si alis sembilan emas dengan ilmu silat naga merah.
Wutttzz!
Si alis sembilan emas menyerang dengan ujung tapi tipis yang dikeluarkannya dari lubang lengan pakaiannya yang diarahkan ke arah Amira Ming yang menangkis dengan ilmu sinkang ular piton yang membuat ujung tali tipis itu terpotong dan hancur berkeping-keping oleh serangan dari istri dari Zhang Xiao Long.
__ADS_1
Plakk!
Blaaar..!
Zhang Xiao Long dengan ilmu sinkang arak sakti di tangan kirinya telah memberikan hukuman mati kepada si alis sembilan emas karena pria itu telah mencoba untuk membunuh istrinya.
Desss!
" Aughhh..! "pekik si alis sembilan emas yang kini menjadi mayat tak beraturan.
" Ming Ming,apakah kamu baik-baik saja?" tanya Zhang Xiao Long dengan nada cemas memeluk istrinya yang berdiri di dekat pintu masuk ke rumah salah seorang dari penduduk desa itu.
"Ya,Kak Long. Aku baik-baik saja karena kamu selalu melindungiku dengan sangat baik." jawab Amira Ming membalas pelukan Zhang Xiao Long lalu mengajak teman-teman mereka yang berdiri di dekat para penduduk desa yang semuanya sudah menjadi orang-orang bisu dan tuli untuk mengikuti mereka masuk ke dalam rumah yang berada di dekat mereka.
Brak!
"Emm, mari kita bersihkan rumah ini dan bantu para penduduk desa ini untuk mendapatkan obat mengurangi rasa sakit pada tenggorokan dan lubang telinga mereka dari tusukan tali tipis dan tajam milik si alis sembilan emas." kata Zhang Xiao Long yang memikirkan cara untuk dirinya itu dapat menyelamatkan rakyat di desa tersebut yang merupakan rakyatnya juga.
"Daun rumput bunga seruni merah dapat bantu mereka, Kak Long." kata Amira Ming yang duduk di kursi yang menghadap ke dinding ke arah kiri menuju ke ruangan dalam dari rumah itu.
"Dimana kita dapat menemukan daun obat itu di sini, Ming Ming?"tanya Zhang Xiao Long dengan resah gelisah hatinya pada saat ini.
" Mmm, dilereng gunung bunga mawar merah di desa ini,kak Long.Disanalah daun rumput bunga seruni merah tumbuh."jawab Amira Ming dengan senyuman manisnya kepada Zhang Xiao Long di depannya.
"Baiklah, kau tunggulah Aku disini bersama para sahabat kita sampai Aku kembali ke sini dengan membawa daun rumput bunga seruni merah itu untuk kita semua bisa menyembuhkan mereka." kata Zhang Xiao Long nada lembut pada istrinya sebelum ia pergi dari rumah itu.
Brrrrr!!
Namun pada saat Zhang Xiao Long pergi ke arah lereng gunung desa tersebut para penduduk itu mencabut pedang mereka untuk menyerang ke arah Amira Ming dan teman-teman mereka yang berada di rumah kecil itu.
__ADS_1
Singg!
"Kalian semua pura-pura bisu dan tuli agar kalian dapat menjebak ku di sini ketika Kaisar Naga Merah yang baik hati itu pergi ke lereng gunung untuk mencarikan obat untuk kalian..! "ucap Amira Ming yang sudah meloloskan sabuk sutra warna merah dari pergelangan tangannya untuk bersiap-siap menghadapi para musuh yang telah menyamar sebagai para penduduk desa itu
"Amira Ming.. Kau sangat cerdas sehingga kamu harus mati di tangan kami semua para anggota sekte elang darah hitam yang sudah lama sekali menunggu saat yang tepat untuk menghabisimu, wanita iblis..!" hardik pimpinan dari sekte elang darah hitam yang segera menyerang Amira Ming dengan ganas sekali.
Wutzzz!
Amira Ming menggerakkan sabuk sutra warna merah dengan ilmu silat Phoenix merah yang digunakannya untuk menghadapi serangan maut yang dilakukan oleh para anggota sekte elang darah hitam kepada dirinya.
Seertttt!
Tarrr!
Guan Xiao Tong meluncur dengan pedangnya itu langsung menangkis setiap serangan-serangan maut yang dilakukan oleh para anggota sekte elang darah hitam untuk mengeroyok Amira Ming.
Trangg!
Trangg!
Trang!
Trang!
Trang!
Trang!
Bersambung!!
__ADS_1