Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Bukit Buatan Rumah Bupati Kota Tu An Utara.


__ADS_3

Tilana dan Yu Lian Shing adalah yang terakhir masuk ke dalam rumah bupati kota tu an utara sesudah Liu Lu Sian yang mengikuti langkah Xiao Feng yang menemukan ruangan yang amat dingin sekali dengan adanya tumpukan kepala manusia yang sudah berbentuk tengkorak.


"Kak Long, kau berada di mana? " Tanya Xiao Feng berjalan di antara tumpukkan tengkorak kepala manusia dengan langkah hati -hati lalu Ia menemukan Zhang Xiao Long duduk bersila dengan kedua telapak tangan Zhang Xiao Long di taruh di punggung gadis remaja berwajah hitam pekat yang terlihat lemah.


"Racun tengkorak darah hitam yang di alami oleh gadis ini. " Kata Liu Lu Sian yang mengenali racun yang di derita oleh Liong San San yang saat ini sedang di obati oleh Zhang Xiao Long.


"Apakah kamu tahu cara mengobatinya agar aku bisa menemukan dua buah pusaka yang di simpan oleh ayahnya di dalam rumahnya? " Tanya Zhang Xiao Long dengan halus kepada Liu Lu Sian tanpa mengalihkan perhatiannya pada pengobatan yang di lakukannya untuk Ia bisa menyelamatkan Liong San San.


"Ada, yaitu jamur yang tumbuh di pintu masuk ke kota tu an selatan. Hanya jamur itulah yang bisa menyelamatkan nyawanya. " Jawab Liu Lu Sian segera kepada Zhang Xiao Long.


"Hmm, kalau begitu salah seorang dari kita harus kembali ke kota tu an selatan untuk kita bisa menyelamatkannya dengan cepat sebelum racun di dalam tubuhnya menghancurkan organ di dalam tubuhnya. " Kata Xiao Feng segera berpikir cepat.


"Kita tak perlu mencari jamur atau akar tumbuhan merambat di pintu masuk ke dalam kota tu an selatan karena di pinggir kolam di sisi kanan kita terdapat jamur yang kita perlukan untuk menyembuhkan Nona Liong San San ini." Kata Yu Lian Shing yang mengenal tumbuh- tumbuhan yang bermanfaat untuk pengobatan dan senjata rahasia seperti racun.


Gadis itu berjalan menuju ke pinggir kolam di sisi kanan mereka dan seekor buaya yang sangat besar melompat ke arah Yu Lian Shing yang menjerit ketakutan.


"Argghh...! "


Zhang Xiao Long dengan cepat melontarkan pukulan telak menghantam hancur rahang buaya yang ingin mencaplok Yu Lian Shing hingga Yu Lian Shing berhasil terselamatkan nyawanya oleh Zhang Xiao Long.


Bughhh!


Lalu sejumlah orang muncul dari dalam kolam di sisi kanan mereka dengan mengerahkan ilmu telapak bunga tu ke arah Zhang Xiao Long yang menyambar Yu Lian Shing mundur dari pinggir kolam di sisi kanan mereka.


Wushhh!


Zhang Xiao Long menggerakkan telapak bunga harum sakti melalui telapak tangan kirinya yang memukul setiap anggota sekte rusa hitam yang menerjang mereka.


Plakk!

__ADS_1


Liu Lu Sian menggunakan kipas lipat di tangan kanan menyerang sejumlah besar anggota sekte rusa hitam yang menerjang mereka dengan cepat.


Wutttzz!


Tilana menggerakkan pedang tipis melawan para anggota sekte rusa hitam yang menerjang dengan pedang yang sangat tajam sekali yang di sertai percikan air kolam di sisi kanan mereka yang ternyata adalah danau buatan rumah bupati kota tu an utara.


Trang!


Xiao Feng menyambar Liong San San dengan cepat seraya melemparkan bom rakitannya ke arah para anggota sekte rusa hitam yang menerjang dirinya dari arah timur bukit buatan rumah bupati kota tu an utara.


Duar!


Zhang Xiao Long menggerakkan kakinya yang membentuk gerakan menyapu sehingga para anggota sekte rusa hitam terhempas dengan cepat seperti terkena terjangan badai tornado saja.


Desss!


Zhang Xiao Long melompat dengan tinjunya itu menghancurkan para anggota sekte rusa hitam yang terhempas dengan tendangannya itu hingga para anggota sekte rusa hitam tewas di tangannya.


Bughh!


Liu Lu Sian menggerakkan kipas lipatnya yang menotok tiap anggota sekte rusa hitam yang menyerangnya dengan pedang yang mengarah ke arahnya.


Whushhh!


Tuk!


Yu Lian Shing yang melihat tiap anggota sekte rusa hitam yang terkena terkena totokan kipas lipat di tangan Liu Lu Sian dengan cepat segera membantu Liu Lu Sian dengan membantai para anggota sekte rusa hitam yang di tebas oleh pedang di tangan Yu Lian Shing ini.


Crakkk!

__ADS_1


Crakk!


Zhang Xiao Long memutar tubuhnya lalu telapak tangannya menggunakan ilmu telapak bunga harum sakti yang mengakibatkan para anggota sekte rusa hitam yang telah menerjang para gadis kekasihnya itu terbunuh di tangannya.


Desss!


"Arghhhh! " Pekik kematian para anggota sekte rusa hitam yang terbunuh dalam serangan maut oleh Zhang Xiao Long.


"Lian Shing, jamur itu jangan kau petik karena ada racun yang akan merusak kesehatan organ dalam kewanitaan mu. " Kata Zhang Xiao Long cepat mencegah Yu Lian Shing yang ingin petik jamur di pinggir kolam di sisi kanan mereka.


"Ahh, untung kau cepat memberitahu ku, Kak Long. Jika, tidak aku pasti akan mengalami keracunan dari jamur itu. " Kata Yu Lian Shing merasa bersyukur atas perhatian dari Zhang Xiao Long terhadapnya melalui Zhang Xiao Long cepat mencegahnya untuk memetik jamur itu.


"Tapi, bagaimana cara kita untuk menolong gadis putri dari bupati kota tu an utara jika kita tidak bisa menggunakan jamur akar tumbuhan rambat ini? " Tanya Liu Lu Sian dengan nada iba dan kasihan kepada Nona Liong San San.


"Kita bisa menyelamatkannya setelah kita bisa keluar dari tempat ini melalui danau buatan di depan mata kita ini." Jawab Zhang Xiao Long nada tenang.


" Kedua buah pusakanya bagaimana? " Tanya Yu Lian Shing yang kembali ingat tentang dua buah pusaka yang di simpan oleh bupati kota tu an utara di rumah bupati kota tu an utara kepada Zhang Xiao Long.


"Aku sudah menemukannya dan tersimpan dengan baik olehku." Jawab Zhang Xiao Long tersenyum menenangkan hati Yu Lian Shing dan yang lainnya.


"Tuan Muda Zhang, kau tak perlu bersusah payah untuk menyelamatkan aku karena aku tak ingin hidup dengan wajah ku seperti ini. Sebab aku yakin bahwa tidak ada seorangpun laki-laki di dunia ini mau memperistri seorang wanita cacat seperti ku selain wajahku sudah hancur juga tubuh ku tak layak untuk melayani suami atau pria di masa depan ku. Kau dan para gadis mu pergi saja dari sini melalui pintu belakang yang sudah di hancurkan oleh istrimu yang satu itu. " Kata Nona Liong San San yang menolak untuk di selamatkan nyawanya oleh Zhang Xiao Long itu perlahan-lahan menghembuskan napasnya yang terakhir di hadapan Zhang Xiao Long.


"Nona Liong... " Kata Zhang Xiao Long dengan sedih melihat gadis remaja yang baik hati itu telah meninggal dunia dengan tak wajar.


"Kak Long, waktu kita berada di sini sangatlah singkat. Mari kita harus segera pergi dari tempat ini sekarang juga. " Kata Liu Lu Sian dengan nada lembut mengingatkan Zhang Xiao Long.


"Ahhh, ya Adik Sian. Ayo kita segera pergi dari tempat ini dan melanjutkan perjalanan kita ke arah utara yaitu perkampungan suku Liao. " Kata Zhang Xiao Long tersenyum pedih sesudah ia memakamkan Liong San San di bukit buatan rumah bupati kota tu an utara sebelum pergi ke arah timur dari kota tu an utara bersama dengan keempat orang kekasihnya.


Bersambung!

__ADS_1


__ADS_2