Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Pelayaran Kembali Ke Daratan Besar.


__ADS_3

Zhang Xiao Long tersenyum mengulurkan jemari tangannya kepada Putri Chao Yuezhi yang sujud di bawah sepasang sepatu indahnya dengan kepala gadis itu tertunduk malu -malu kepada dirinya di sebuah ruangan khusus di dalam kapal selam Kekaisaran Naga Merah.


"Yuezhi, bangunlah dan duduklah di tepi tempat tidur ku.. " kata Zhang Xiao Long halus kepada selir barunya yang di beri gelar Selir Chao usai meresmikan dengan pernikahan di kota Okinawa utara dengan di hadirin oleh Kekaisaran Bunga Sakura dari Klan Minamoto atau ayah kandung Putri Chao Yuezhi sendiri.


"Iya, Paduka.. " jawab Chao Yuezhi sopan.


Yuezhi duduk di tepi tempat tidur Zhang Xiao Long yang menatapnya dengan kagum dengan kecantikannya lalu pemuda sangat berkuasa di hadapannya mengangkat dagunya untuk dirinya menatap wajah tampan dan agung pemuda itu.


"Kau memiliki kemiripan di kedua alismu dengan Ming Ming gadisku yang sedang ku cari saat ini di seluruh penjuru dunia persilatan. " kata Zhang Xiao Long dengan jujur memberitahu Chao Yuezhi kalau dia menikah dengan Chao Yuezhi karena gadis itu memiliki sepasang alis yang mirip dengan gadis yang sangat berarti di dalam hidup Kaisar Naga Merah.


"Terimakasih untuk kemurahan hati Paduka. " kata Yuezhi memasrahkan dirinya untuk menjadi selir kaisar muda yang baik hati itu.


"Aku baru tahu kalau Tan Tan Ling Ming mirip pada hidungnya, Nalan Yan Ran sepasang mata yang mirip dengannya, Kim Hwee Li mirip bibir nya, Yin Yin mirip dengan semuanya seakan ia kembaran dirinya yang hadir di dalam hidupku sekarang ini. " Kata Zhang Xiao Long sembari tersenyum menatap Chao Yuezhi yang telah di baringkan di tempat tidur lalu melakukan hal itu kepada gadis itu.


Di ruangan lain di dalam kapal selam Kekaisaran Naga Merah. Liu Tong memandangi gadis cantik manis adik tiri dari Raja muda Huang Li Hung yang bernama Song Wi Na yang duduk di tempat duduk di depannya.


"Kau telah ku selamatkan dari bajingan tua Yan Tomoko di bawah drum minyak tanah di gudang bekas di pinggiran kota Okinawa timur laut.. Hmm, aku sungguh beruntung menjadi seorang pahlawan mu karena kamu akhirnya menjadi kekasihku. " kata Liu Tong yang meraih wajah cantik manis Song Wi Na dengan jemarinya lalu mencium bibir gadis itu dengan lembut.


"Liu Tong, kau harus menikahinya dahulu bila kamu ingin menyentuhnya.. " kata Huang Li Hung tidak rela adiknya menjadi kekasih Liu Tong meskipun ia sudah menikah dengan Teng Xu Xu gadis yang sudah menjalin hubungan asmara dengannya sejak beberapa tahun lalu.


"Kak Hung, kau terlalu cerewet sekali tenanglah aku pasti akan menikah adikmu sekembalinya kita ke daratan besar. " kata Liu Tong jengkel.


"Iya, Kakak ku yang baik tolong kamu mengerti akan kebahagiaan kami yang tidak ingin kau ganggu dengan sikap mu yang berlebihan itu. " kata Song Wi Na memihak Liu Tong kekasihnya.

__ADS_1


"Hmm.. " gumam Huang Li Hung.


"Sayangku, mari kita tidur saja di kamar lain di dalam kapal selam ini. " kata istrinya merajuk ingin bermesraan dengannya usai mereka resmi menjadi suami istri.


"Iya, iya istriku.. Ayo kita istirahat di kamar kita. " kata Huang Li Hung mengikuti istrinya masuk ke ruangan lain.


Zhao Yu Thing duduk sendiri sambil menatap lautan di depan kaca kapal selam Kekaisaran Naga Merah yang di terjang oleh kapal selam itu menuju ke wilayah daratan besar sesuai jarum kompas sebagai petunjuk arahnya.


"Aduh.. Kepala ku sudah pusing sekali.. " kata Yin Yin yang meninggalkan ruangannya untuk cari udara segar dan menemukan Zhao Yu Thing di ruangan serba guna seorang diri.


"Hormat hamba kepada Selir Yin Yin.. " sapa Zhao Yu Thing dengan sujud hormat kepada Yin Yin yang duduk di bangku depan pemuda yang menjadi Kasim Zhao untuk melayani keperluan Zhang Xiao Long sebagai Kaisar Naga Merah mereka.


"Ya, terimakasih Kasim Zhao. Silakan kau duduk kembali di tempat duduk mu dan lakukan tugas mu dengan baik untuk kapal selam Kekaisaran Naga Merah bisa tiba di daratan besar dengan tepat waktunya. " kata Yin Yin dengan sikap agung kepada Kasim Zhao.


"Baik, Paduka Selir Yin Yin. " kata Kasim Zhao.


"Aku sering bermimpi tentang pria yang sama sekali bukan Kaisar Naga Merah yang menjadi suamiku sekarang ini tiap kali aku tidur di malam hari.. Siapakah dia? Kenapa dia meresahkan ku? " pikir Yin Yin.


Zhang Xiao Long membuka pintu ruangannya dan menutup kembali pintunya sebelum dirinya mendatangi Yin Yin di ruang serba guna lalu Ia memeluk selirnya dari belakang dengan lembut.


"Apa yang sedang kamu pikirkan saat ini, Yin Yin? " tanya Zhang Xiao Long mengangkat gadis itu dari tempat duduk gadis itu untuk dipangku nya karena dia menggantikan gadis itu duduk di tempat duduk itu.


"Ingatan ku yang hilang. " jawab Yin Yin sedih.

__ADS_1


"Jangan kau paksakan jika kamu belum bisa mengingatnya agar dirimu tidak merasakan sakit pada otak mu di dalam kepalamu yang kecil ini. " kata Zhang Xiao Long halus membelai pelipis gadis itu hingga gadis itu terlelap di pangkuan nya.


"Yang Mulia, kapal selam kita akan menepi di tepi pantai selatan kota Guang An pada esok siang hari, "lapor Kasim Zhao.


" Ya, Kasim Zhao, aku sudah melihat tepi pantai selatan kota Guang an dari dalam kapal selam Kekaisaran Naga Merah kita meski langit masih gelap gulita seperti sekarang ini. "kata Zhang Xiao Long ramah kepada Kasim Zhao.


" Yang Mulia, apakah anda ingin mengunjungi sekte serigala bulan sabit pimpinan Nona Tang Xin Yue puteri dari Marquis Tang begitu anda sampai di kota Guang an pada lusa hari yang akan datang? " tanya Kasim Zhao dengan sikap hormat kepada Zhang Xiao Long.


"Tentu saja, Kasim Zhao. Aku ingin tahu tentang pembuatan kapal perang di lautan di perairan wilayah daratan besar untuk memperkuat batas wilayah daratan besar di sekitar. " jawab Zhang Xiao Long yang sudah merencanakan tugas di kota Guang an untuk dirinya sendiri dan rakyat Kekaisaran Naga Merah.


"Mmm, lalu bagaimana dengan Kaisar Phoenix Emas Sakti di wilayah timur laut yang belum anda kunjungi di dalam perjalanan ke wilayah Kekaisaran Ming untuk mencari keberadaan Putri Ming Ming yang Anda cari selama ini untuk mendapatkan pil bunga es milik sepasang hantu malam di gunung Himalaya? " tanya Kasim Zhao yang memikirkan keselamatan Putri Ming Ming di luar sana sesudah dirinya mengetahui bahwa Yin Yin bukanlah Putri Ming Ming yang di cari oleh Zhang Xiao Long.


"Aku akan melakukan misi ke wilayah timur laut usai perayaan ulang tahun pertama putri ku Li Yun Zhu di Istana Kekaisaran Naga Merah dan menyaksikan proses kelahiran anak kedua ku yang akan dilahirkan oleh Kim Hwee Li pada bulan depan sesuai dengan perhitungan ku saat wanita itu mengandung anak kedua ku. " jawab Zhang Xiao Long yang memiliki firasat yang tak nyaman di hatinya yang membuatnya ingin pulang ke istananya.


"Mmm, baiklah, Paduka Kaisar. Lagipula Anda harus menghadiri perjamuan dengan Pangeran Senior Liu Bei yang mengundang anda untuk hadir di acara festival musim gugur di istananya di Ibukota Kekaisaran Naga Merah." kata Kasim Zhao yang mendapatkan informasi untuk jadwal Zhang Xiao Long sebagai pemimpin daratan besar atau Kaisar Naga Merah dari pihak istana Kekaisaran Naga Merah bagian urusan dalam negeri Kekaisaran Naga Merah.


"Iya, Kasim Zhao. Aku masih ingat semua jadwal ku di istana Kekaisaran Naga Merah sebagai Kaisar Naga Merah yang sudah aku dapatkan dari pihak kementerian dalam negeri Kekaisaran Naga Merah kirimkan melalui burung pos kami. " kata Zhang Xiao Long yang melihat Liu Tong dan Song Wi Na sudah bergabung dengan mereka di ruang serba guna di kapal selam Kekaisaran Naga Merah yang berarti kapal selam telah tiba di pantai selatan kota Guang an.


"Bangunkan Huang Li Hung untuk bersiap turun dari kapal selam Kekaisaran Naga Merah.. " kata Zhang Xiao Long memberikan perintah kepada Liu Tong yang berdiri di sampingnya seraya tersenyum kepada Selir Chao Yuezhi yang sudah berdandan rapi selayaknya selir Kekaisaran Naga Merah telah datang dan berdiri di dekat Selir Yin Yin yang sudah bangun tidur dan berdiri di samping Zhang Xiao Long.


Lalu lima belas menit kemudian mereka semua meninggalkan kapal selam Kekaisaran Naga Merah di tepi pantai selatan kota Guang an dan melangkah ke tengah pantai menuju ke wilayah kota Guang an yang sudah terlihat bangunan pintu gerbang utama berada di tengah-tengah lengkungan dinding yang berukiran sepasang naga saling berhadapan.


"Mari kita cari tempat makan dahulu sebelum kita masuk ke dalam kota Guang an untuk jumpa dengan Marquis Tang di sana. " kata Zhang Xiao Long yang memimpin pasukannya berjalan di depan.

__ADS_1


"Di sebelah kanan adalah hutan masuk ke dalam kota Guang an dan di sebelah kiri adalah desa di pintu masuk ke dalam kota Guang an berarti kita bisa mengunjungi desanya lebih dahulu untuk melihat-lihat keindahan alam desa di depan mata kita. " kata Liu Tong dengan gembira sekali mengajak kekasihnya untuk melewati Zhang Xiao Long menuju ke desa tersebut.


Bersambung!


__ADS_2