
Rombongan Zhang Xiao Long dan rombongan Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi telah tiba di pintu gerbang utama ke istana Kerajaan Dalibisi yang sudah terlihat oleh sepasang mata mereka akan kemegahan dan keindahan bentuk istana Kerajaan Dalibisi yang luar biasa hebatnya.
Lalu sekonyong-konyong datanglah seorang pria berpenampilan seperti pengawal mendatangi rombongan mereka semua di pintu gerbang utama ke istana Kerajaan Dalibisi. Pria itu segera bersujud hormat kepada Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi di hadapannya.
"Hormat Hamba Lun Da Shing kepada Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi Duan Yun." Sapa pengawal Kerajaan Dalibisi kepada Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi yang berkuda di depan mata pengawal itu.
"Kepala Pengawal Lun Da Shing kau sungguh mengesankan sekali karena kamu telah sangat baik untuk menyambut kepulangan aku dari kunjungan ku ke negara sahabat Dalibisi di pintu gerbang utama ke istana Kerajaan Dalibisi. " Kata Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi yang bernama Duan Yun dengan nada berwibawa.
"Tentu saja hamba wajib untuk menyambut anda di pintu gerbang utama ke istana Kerajaan Dalibisi karena hamba adalah Kepala pengawal utama istana Kerajaan Dalibisi khusus untuk anda dari Yang Mulia Raja Duan Chi memberikan maklumat Beliau kepada hamba. " Jawab Lun Da Shing nada tegas dan hormat kepada Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi.
"Bagus.. Sekarang kau pergilah ke istana Raja Dalibisi untuk memberikan laporan kepada Raja mengenai kepulangan ku yang datang bersama dengan Kaisar Naga Merah yang telah aku undang untuk mengunjungi Istana Kerajaan Dalibisi dan bertemu dengan Ayahanda Raja di istana Kerajaan Dalibisi. " Perintah dari Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi kepada Lun Da Shing yang segera mematuhinya dengan cepat.
"Siap, Pangeran Mahkota Duan Yun. " Jawab Lun Da Shing segera.
Mereka di antar masuk ke dalam istana Kerajaan Dalibisi dengan sejumlah pasukan khusus untuk menyambut kepulangan Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi yang datang dari istana Kerajaan Dalibisi sendiri.
Rombongan Zhang Xiao Long berdecak kagum dengan keindahan istana Kerajaan Dalibisi saat mereka turun dari kuda -kuda mereka kecuali para gadis di kereta kuda yang langsung di antar ke bagian istana khusus untuk wanita oleh pihak istana Kerajaan Dalibisi sesuai peraturan yang berlaku di istana tersebut.
__ADS_1
"Yang Mulia silakan anda ikuti langkah kami ke istana Kerajaan Dalibisi untuk bertemu dengan Raja dan Ratu Kerajaan Dalibisi yang sudah hadir untuk menyambut kedatangan anda di istana Kerajaan Dalibisi kami ini. " Kata Lun Da Shing membungkukkan badannya dengan hormat kepada Zhang Xiao Long yang baru saja turun dari kuda hitamnya.
"Baik, terimakasih. " Jawab Zhang Xiao Long yang menyerahkan kudanya untuk di taruh di istal kuda tamu Kerajaan Dalibisi oleh salah seorang dari anggota pasukan Kekaisaran naga merah yang di mengikuti peraturan yang berlaku di istana Kerajaan Dalibisi.
Zhang Xiao Long dengan sikap tenang berjalan masuk ke istana Kerajaan Dalibisi dan melihat Raja dan Ratu Kerajaan Dalibisi yang sudah hadir duduk di singsana mereka dengan di apit oleh Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi, pangeran -pangeran lainnya dan putri dari Raja Kerajaan Dalibisi yang duduk di bangku yang saling berhadapan di dua sisi ruangan aula utama di istana Kerajaan Dalibisi.
Zhang Xiao Long melihat para gadisnya telah datang ke aula utama dan duduk di bangku yang telah disediakan oleh pihak Kerajaan Dalibisi di seberang tempat duduknya dan para pasukan Kekaisaran naga merah.
"Paduka Kaisar Naga Merah yang terhormat selamat datang di istana Kerajaan Dalibisi kami. Mari perkenalkan Aku Raja Kerajaan Dalibisi dan keluarga serta jajaran pemerintahan kerajaan Dalibisi memberikan salam persahabatan untuk menyambut kedatangan anda dengan suguhan hidangan sederhana kami. " Kata Raja Kerajaan Dalibisi dengan nada ramah menyambut baik kedatangan Zhang Xiao Long di istananya.
"Baik, terimakasih ku ucapkan atas undangan ini dari Anda Yang Mulia Raja Duan Chi. " Kata Zhang Xiao Long menerima secangkir arak khas Kerajaan Dalibisi dari Raja Kerajaan Dalibisi untuk bersulang bersama-sama dengan Raja Kerajaan Dalibisi dan keluarga.
Tarian semakin menarik saat Puteri Mahkota Kerajaan Dalibisi menari bersama dengan para dayang istananya di tengah-tengah aula utama istana Kerajaan Dalibisi dan menyerahkan seikat bunga mawar gurun kepada Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi di barisan para putra dari Raja Kerajaan Dalibisi.
"Wah, cantik sekali tariannya. " Puji Liu Yi Fei dan yang lainnya di tempat duduk seberang.
"Yang Mulia silakan anda saksikan tarian yang lainnya yang di persembahan dari putri kecilku untuk menyambut kedatangan Anda. " Kata Raja Kerajaan Dalibisi yang menepuk tangannya untuk rombongan penari masuk dengan indah ke aula utama istana Kerajaan Dalibisi.
__ADS_1
Lalu seorang gadis remaja usia lima belas tahun menari dengan liukan tubuhnya yang indah dan luwes yang membuat tariannya sangat berbeda dengan tarian yang di persembahan oleh Puteri Mahkota Kerajaan Dalibisi kepada Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi.
Zhang Xiao Long sama sekali tidak tertarik untuk melihat tarian gadis cantik putri dari Raja Kerajaan Dalibisi karena pemuda ini lebih tertarik pada guci keramik motif bola naga tidur di meja sebelah kursi singasana Raja Kerajaan Dalibisi.
"Guci keramik motif bola naga tidur di meja itu adalah benda pusaka yang pernah ada di dunia ini tetapi bentuknya tidaklah sesuai dengan guci keramik motif bola naga tidur aslinya yang tentu lebih terang di lukisannya pada guci keramik itu sendiri. " Pikir Zhang Xiao Long.
"Yang Mulia, bagaimana menurut penilaian anda mengenai tarian istimewa dari putri kecil ku Duan Chen yang di persembahkan untuk anda? " Tanya Raja Kerajaan Dalibisi yang menyadarkan Zhang Xiao Long untuk menahan diri dari rasa penasaran terhadap guci keramik motif bola naga tidur di meja sebelah kursi singasana Raja Kerajaan Dalibisi untuk menjawab pertanyaan dari Raja Kerajaan Dalibisi kepadanya.
"Tarian Tuan Putri Duan Chen sangat berkesan di hatiku. " Jawab Zhang Xiao Long dengan nada riang gembira agar Raja Kerajaan Dalibisi dapat mempunyai kesan yang mendalam atas pujian yang diucapkannya untuk Puteri Duan Chen.
"Yang Mulia, lalu apakah anda bersedia untuk menerima putri kecilku untuk menjadi salah seorang dari anggota harem mu dengan gelar Permaisuri kedua anda? " Tanya Ratu Kerajaan Dalibisi yang menatap tajam kepada Zhang Xiao Long.
"Tidak... Aku tidak akan pernah menolak tawaran manis dari anda Ratu Kerajaan Dalibisi yang terhormat. " Jawab Zhang Xiao Long tersenyum bahagia menerima hadiah menarik dari Raja Kerajaan Dalibisi untuknya.
"Kalau anda suka dengan Puteri Duan Chen ku ini silakan anda terima hadiah yang diberikan olehnya untuk anda dan menantinya di kamar tidur Anda di ruang istirahat khusus tamu pria di istana Kerajaan Dalibisi. " Kata Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi dengan nada antusias sekali ingin menjalin hubungan kekeluargaan yang erat dengan Kekaisaran naga merah yang di ramalkan akan menjadi sebuah Kekaisaran paling hebat di seluruh dunia oleh para ahli cenayang istana Kerajaan Dalibisi yang telah melihat aura positif yang terpancar dari wajah dan sikap agung Zhang Xiao Long saat mereka melihat kedatangan pemuda hebat ini ke istana Kerajaan Dalibisi.
"Baik.Aku akan menerima hadiah kalian dengan kedua tangan terbuka untuk misi ku di Kerajaan Dalibisi bisa ku raih dengan kemenangan di tanganku. " Batin Zhang Xiao Long.
__ADS_1
"Ya, terimakasih Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi atas kemurahan hati mu dan Raja Kerajaan Dalibisi kepada ku. " Jawab Zhang Xiao Long untuk Pangeran Mahkota Kerajaan Dalibisi yang sumringah wajahnya mendengar jawaban lantangnya itu.
Bersambung!