
Putri Ming Ming membawa Zhang Xiao Long ke markas besar Sekte Naga Ming yang merupakan sektenya sendiri setelah gadis itu menggantikan posisi Kakak kembarnya menjadi penguasa di Kekaisaran Ming.
Di dalam gua rahasia tempatnya bersamadhi. Ia membaringkan pemuda ini di atas ranjang giok es abadi yang di sekelilingnya terdapat beberapa bunga-bunga yang berasal dari pulau abadi di utara daratan besar.
"Kak Long, kau terimalah mustika cahaya murni sembilan naga keabadian dariku untuk racun di dalam tubuhmu dapat dibersihkan dan kamu akan menjadi tokoh dunia persilatan daratan besar nomor satu dengan tingkat hawa mukjizat yang kamu miliki telah mencapai taraf manusia Dewa atau Iblis tergantung kamu menggunakan ilmu kesaktian yang kamu miliki melalui proses pengobatan yang akan ku lakukan untukmu. " kata Puteri Ming Ming yang melepaskan pakaian yang dikenakannya dan juga melepaskan semua pakaian Zhang Xiao Long.
Kemudian, gadis itu membaringkan dirinya di atas tubuh Zhang Xiao Long sehingga cahaya yang bersinar terang benderang berasal dari diri gadis itu yang masuk ke dalam tubuh Zhang Xiao Long.
Zhang Xiao Long diluar kesadarannya menarik lengan gadis yang berada di atas tubuhnya dan mengejutkan Ming Ming yang posisinya telah di pindahkan oleh pemuda ini.
"Kau yang memulainya kepadaku, maka kamu harus menyenangkan hatiku.. " kata Zhang Xiao Long yang mengangkat tatapannya yang telah membius Putri Ming Ming.
"Hei, bukannya kamu keracunan bangkai lebah dan kupu-kupu hitam di hutan hujan lebat abadi sehingga kamu nyaris di celakakan oleh murid sekte Musang Chang yang ingin memutuskan urat nadi mu? " tanya Putri Ming Ming kaget luar biasa karena Zhang Xiao Long membekuknya di atas ranjang giok es abadi.
"Iya, namun ilmu bunga xia ciptaan ibuku telah membuyarkan racun itu dengan sendirinya. Aku terbangun dari tidur panjang ku ketika aku lihat kamu menangisi aku di depan gua ini.. " jawab Zhang Xiao Long yang mulai mencium bibir dan mulut gadis yang paling dicintainya itu.
"Ouh, kau memanfaatkan kesedihanku rupanya? " tanya Putri Ming Ming yang rongga mulutnya telah di jelajahi lidah dan kelihaian Zhang Xiao Long menaklukkan hati setiap wanita di dekat pria ini.
"Jangan mengatakan bahwa aku memanfaatkan kesedihanmu untuk mendapatkan kenikmatan yang hakiki yang telah lama kuinginkan darimu, sayangku.. " jawab Zhang Xiao Long yang telah memulai menjelajahi tubuh indah, halus, lembut dan wangi Putri Ming Ming.
"Ouuhh.. Aduh.. Apa yang telah kamu lakukan? Ahhhh..! " pekik Putri Ming Ming yang meremas rambut panjang Zhang Xiao Long merasakan sakit luar biasa pada bagian bawah tubuhnya di saat Zhang Xiao Long memasukkan belalainya ke gua indah gadis itu.
"Mencurahkan apa yang telah lama aku inginkan darimu... " jawab Zhang Xiao Long benar-benar menikmati keindahan dan kenikmatan yang luar biasa dari penguasa Kekaisaran Ming yang luar biasa cantiknya.
"Ahhhh!!! I... Iya.. Aduh... Kak Long.. Kamu ingin menganiaya ku..? " Putri Ming Ming memeluk Zhang Xiao Long yang terus menerus melakukan hal itu kepadanya.
Selama tiga hari tiga malam Zhang Xiao Long menjelajahi tubuh gadis yang kini tertidur pulas di pelukannya setelah Zhang Xiao Long dapat menaklukkan gadis yang sangat arogan dan angkuh itu.
"Ming Ming, sekarang kamu telah menjadi milik ku, maka kamu untuk selamanya harus ikut aku kemanapun aku pergi membawamu dan kamu dilarang pergi dari ku atau berdekatan dengan pria lain.. " kata Zhang Xiao Long membelai pipi Puteri Ming Ming.
"Kau harus menikahi aku secepatnya setelah kau mendapatkan apa yang kamu inginkan dariku dengan licik.. " kata Puteri Ming Ming dengan nada manja menaruh kepalanya di dada bidang Zhang Xiao Long yang memeluknya.
"Tentu saja, ohya di mana kita sekarang ini? Ku rasa aku bisa menikah denganmu di tempat ini. " jawab Zhang Xiao Long yang mencium gadis itu untuk sekian kalinya.
"Ruang rahasia sekte Naga Ming di pegunungan Ming di dalam istana Kekaisaran Ming sendiri. " kata Puteri Ming Ming Ming yang membalas ciuman Zhang Xiao Long.
"Baguslah, mari kita keluar dari ruang rahasia sekte Naga Ming dan kita bisa umumkan hari ini adalah hari pernikahan kita yang akan di gelar di balairung utama Istana Kekaisaran Ming dan juga di saksikan oleh semua orang di istana ini.. "Kata Zhang Xiao Long yang memakaikan gadis pakaian dengan cepat dan rapi.
Setelah mereka berpakaian rapi,mereka melesat cepat keluar dari ruang rahasia sekte Naga Ming lalu berdiri di balairung utama istana Kekaisaran Ming dan mengejutkan Kaisar Phoenix Emas Sakti dan pasukan sekte Phoenix Emas Sakti di hadapan mereka.
"Ming Ming apa yang sudah kamu lakukan dan kenapa kamu membawa laki-laki itu ke istana Kekaisaran Ming? " tanya Kaisar Phoenix Emas Sakti menuding telunjuknya kepada Putri Ming Ming dengan sinar matanya begitu marah.
"Kaisar Phoenix Emas Sakti, aku telah menikah dengannya , karena itu aku membawanya pulang ke istana Kekaisaran Ming. " jawab Putri Ming Ming nada tegas.
__ADS_1
"Kurang ajar kau melanggar kesepakatan kita! Aku akan membunuhmu...! " hardik Kaisar Phoenix Emas Sakti yang melontarkan pukulan maut ke arah Putri Ming Ming.
Wuttzz!
Zhang Xiao Long melangkah maju di depan istri kesayangannya dan menyambut pukulan maut Kaisar Phoenix Emas Sakti dengan ilmu pukulan sinkang Naga merah yang dashyat.
Plakk!
Kaisar Phoenix Emas Sakti terjengkang dari atas kursi singsana namun ia kembali menyerang ke arah Zhang Xiao Long yang menjadi incarannya sekarang dengan ilmu sinkang Phoenix Emas Sakti yang di gunakan melalui pedang di tangan kanannya.
Wushh!
Wuttzz!
Zhang Xiao Long menggerakkan kedua kakinya dan kedua telapak tangannya mengerahkan ilmu sinkang Naga merah yang mengeluarkan cahaya matahari muda yang menghantam hancur ilmu sinkang Phoenix Emas Sakti milik Kaisar itu.
Dessss!
"Arghh!!" pekik Kaisar Phoenix Emas Sakti yang terkejut melihat serangan-serangannya malah dapat di hancurkan oleh Zhang Xiao Long yang kini melontarkan pukulan telak yang langsung ke arah kening Kaisar Phoenix Emas Sakti hingga Kaisar Phoenix Emas Sakti meledak di singsana balairung utama istana Kekaisaran Ming.
Blaaarr!
Para pasukan Kekaisaran Phoenix Emas Sakti menyerang Putri Ming Ming dengan ilmu pedang Kekaisaran Phoenix Emas Sakti sehingga istri dari Zhang Xiao Long ini menggunakan ilmu sinkang badai salju abadi melalui ilmu pedang di tangannya sehingga gadis itu menebas habis seluruh pasukan Kekaisaran Phoenix Emas Sakti dengan tubuhnya melesat cepat membabat seluruh musuhnya itu dengan pedangnya yang sangat tajam sekali.
"Yang Mulia Ratu Amira Ming anda sungguh luar biasa telah memusnahkan musuh-musuh kita.. " kata para pasukan Kekaisaran Ming dengan nada bangga terhadap Ming Ming.
"Iya, semua itu karena bantuan dari suamiku di samping ku yang bergelar Kaisar Naga Merah penguasa seluruh daratan besar.. " kata Putri Ming Ming memperkenalkan Zhang Xiao Long di sampingnya sebagai suaminya kepada para pasukan Kekaisaran Ming.
"Ahh! Kaisar Naga Merah Zhang Xiao Long yang terkenal itu? " tanya para pasukan Kekaisaran Ming dengan nada kagum dengan Zhang Xiao Long.
"Iya, dan mulai hari ini beliau adalah penguasa Kekaisaran Ming yang baru. Karena itu aku akan mengadakan pesta pernikahan yang meriah di istana Kekaisaran Ming selama tujuh hari.... " jawab Putri Ming Ming nada berwibawa kepada para pasukan Kekaisaran Ming.
"Hidup Kaisar Naga Merah dan Ratu Amira Ming! Hidup Kekaisaran Naga Merah dan Kekaisaran Ming..! Panjang umur! Panjang umur! " sorak sorai seluruh rakyat dan pejabat Kekaisaran Ming yang bersujud di depan Zhang Xiao Long dan Putri Ming Ming.
Hari itu juga, Zhang Xiao Long dan Putri Ming Ming pun melangsungkan ritual-ritual pernikahan agung yang menggabungkan adat-istiadat dari Kekaisaran Ming dengan Kekaisaran Li yang kini Kekaisaran Naga Merah sekaligus menjadikan kedua Kekaisaran menjadi satu Kekaisaran yang hanya bernama Kekaisaran Naga Merah Sejati.
Hari kedelapan mereka berdua meninggalkan istana Kekaisaran Ming untuk misi mencari dan menemukan Selir Fu Shui Lian, Kasim Zhao Yu Thing dan Huang Li Hung yang di perintahkan oleh Zhang Xiao Long beberapa hari lalu untuk menunggu Zhang Xiao Long di desa Ti.
"Kemana mereka pergi? Kenapa mereka tidak ku temukan di desa ini? " tanya Zhang Xiao Long mengedarkan pandangan sepasang matanya ke seluruh penjuru desa Ti.
"Kak Long, tenanglah. Kita pasti akan temukan mereka dengan selamat. " kata Putri Ming Ming nada halus menenangkan hati dan pikiran Zhang Xiao Long yang mencemaskan keselamatan selir Fu Shui Lian dan kawan-kawannya.
"Ku akan mencari ke seluruh desa Ti untuk kedua kalinya di mulai dari arah barat desa ini.. " kata Zhang Xiao Long yang mengajak istrinya untuk mengelilingi desa Ti dan mereka menemukan jejak peninggalan dari Selir Fu Shui Lian yang di temukan oleh Zhang Xiao Long di depan pintu kedai teh yang sudah amburadul tak karuan lagi.
__ADS_1
"Ada jejak orang-orang yang pernah bertarung di tempat ini sekitar dua hari yang lalu dan jejak lain ke arah pintu keluar dari desa ini.. " kata Putri Ming Ming yang cerdas menunjukkan ada mutiara milik Fu Shui Lian yang jatuh di tanah di depan pintu kedai teh hingga jejak minyak wangi istri lain dari Zhang Xiao Long di sekitar jalanan menuju ke hutan gunung tengkorak kembar pada Zhang Xiao Long.
"Ayo.. Kita segera mencari mereka ke arah sana.. " kata Zhang Xiao Long meraih jemari Putri Ming Ming lalu berkelebat dengan kecepatan yang luar biasa.
Brrrr!
Mereka kembali menemukan jejak mayat dari sepasang kakek kembar siam di hutan tersebut. Lalu mereka pergi ke daerah yang menembus ke arah barat daya wilayah daratan besar.
"Gurun gobi barat.. " kata Zhang Xiao Long yang melihat dataran yang di depan mereka adalah gurun pasir dan ujung tembok besar. Dimana ia melihat adanya sebuah penginapan yang amat terkenal dengan julukan Penginapan Pintu Naga.
"Jalur Sutra... " kata Putri Ming Ming mengajak suaminya untuk menggunakan unta untuk lebih mudah melakukan perjalanan di gurun pasir.
"Aku harus menggunakan hewan ini dan pakai sorban ..? " tanya Zhang Xiao Long yang melihat istrinya mendandaninya seperti orang-orang di gurun pasir.
"Suku Uyghur, suku Hui, suku Turkistan. Mereka semua memakai baju seperti ini untuk aman dari pasir dan panasnya udara di sini.. " kata Putri Ming Ming memakai pakaian ala suku Uyghur seperti Putri dari Uighur saja.
"Kau sungguh cantik luar biasa memakai baju ala suku Uyghur, Ming Ming. " kata Zhang Xiao Long terpesona dengan kecantikan alami gadis di hadapannya.
"Kau juga sangat tampan, Kak Long. " balas Ming Ming yang mendapatkan ciuman manis di bibirnya oleh Zhang Xiao Long.
"Terimakasih atas pujian darimu untukku.. " kata Zhang Xiao Long merengkuh wajah istrinya dan mengulangi Ciumannya sambil mengangkat dan menaruh istrinya di atas punggung unta lalu ia melayang duduk di atas punggung unta juga di belakang punggung istrinya.
"Sama-sama suamiku yang paling manis bicara nya.. " balas Putri Ming Ming dengan nada manja kepada Zhang Xiao Long yang menyukai suara manja dan merdu istrinya itu.
Zhang Xiao Long memacu langkah unta ke arah wilayah dalam gurun pasir secara perlahan- lahan sampai mereka berdua menemukan desa yang bertuliskan 'Desa perbatasan".
"Kita hanya perlu melewati desa perbatasan di depan sana untuk menuju ke arah wilayah Sheng Kun. " kata Zhang Xiao Long nada geram melihat pintu desa perbatasan.
"Benar, desa ini juga adalah wilayah pegunungan Yue. Ini berarti Selir Fu Shui Lian, Kasim Zhao Yu Thing dan Huang Li Hung berada di dalam desa perbatasan. " kata Putri Ming Ming dengan nada tenang.
"Mmmm.. Ya.. Ku sudah melihat adanya tuan rumah datang untuk menyambut kedatangan kita dari sini. " kata Zhang Xiao Long yang telah melihat kedatangan pasukan sekte pegunungan Yue dan Kekaisaran Sheng di depan pintu desa perbatasan dengan tawanan mereka adalah Selir Fu Shui Lian, Kasim Zhao Yu Thing dan Huang Li Hung.
"Mari kita hadapi saja mereka dan sudah tiba masanya untuk kau membasmi mereka semua lalu kembali ke rumah kita di Istana Kekaisaran Naga Merah. " kata Putri Ming Ming yang telah mengeluarkan pedang pusaka Kekaisaran Ming dari sarung pedangnya yang bermotif Naga Ming keemasan.
Sing!!
Zhang Xiao Long juga telah mempersiapkan diri menghadapi musuh -musuh lamanya dengan pedang Naga Merah di tangan kanannya seraya menjalankan unta mendekati ke arah desa perbatasan.
Sheng Kun dan istrinya telah mempersiapkan diri mereka juga untuk menghadapi kedatangan tamu mereka yang tak lain adalah putra-putri musuh -musuh-musuhnya sendiri yang telah di dengarnya telah membasmi keluarga, sahabat dan kerabat mereka.
"Bocah-bocah laknat yang seharusnya tidak kita biarkan hidup dari bayi hingga dewasa dan kini mereka telah bersikap kurang ajar kepada kita.. " kata Sheng Kun dengan nada bengis menatap kedua orang muda yang menggunakan unta mendatangi tempat mereka.
"Kau benar, aku sudah lama sekali ingin habisi keturunan dari Bai Long dan Luo Song Yi yang sangat lancang kelakuannya.. " kata Ketua Sekte gunung Yue yang menatap penuh kebencian dan dendam kepada Zhang Xiao Long.
__ADS_1
Bersambung!!