Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Ketajaman Zhang Xiao Long..


__ADS_3

Zhang Xiao Long mengedarkan pandangan mata nya yang tajam ke seluruh desa Shen untuk Ia dapat memastikan kehadiran Bidadari Ungu dari Gunung Xian yang menjadi guru nya Rong Rong dengan ketajaman perasaannya itu.


Lalu, tangan kiri Zhang Xiao Long terangkat ke arah atas seakan mengusap rambutnya yang berantakan namun mengandung tenaga sinkang yang dashyat sehingga menjatuhkan seseorang dari atas wuwungan atau atap salah satu dari rumah penduduk desa Shen ke tanah.


Bruak..!


" Ahh..! Siapakah yang telah menarikku keluar dari persembunyian ku? " Tanya seorang wanita cantik memakai pakaian serba ungu yang di sisi lengan kirinya ada senjata yang terbuat dari bulu ayam tetapi warna nya ungu.


"Guru..! " Panggil Rong Rong kaget sekali melihat gurunya yang sakti terjerembab di tanah tanpa sebab.


" Rong Rong..! Kau sudah tiba di desa Shen ? Lalu, dimanakah bocah murid Pendekar Besar Bunga Harum Sakti yang aku perintahkan kamu untuk membawanya kepadaku? " Tanya Bidadari Ungu dari Gunung Xian yang segera menutupi rasa malu nya dengan berdiri cepat.


"Di sana, Guru..! " Jawab Rong Rong yang segera menunjuk Zhang Xiao Long.


Bidadari Ungu dari Gunung Xian menengok ke arah Zhang Xiao Long yang sedang konsentrasi memerhatikan pertarungan sengit antara Tuan Muda Yu menghadapi Pendekar Besar Pisau Emas Sakti yang semakin menegangkan saja.


Plakk..!


Plakk...!


Desss...!

__ADS_1


Pendekar Besar Pisau Emas Terbang Hu Jin Dao telah menggunakan tapak tangan mengandung ilmu tapak emas sakti ke arah Tuan Muda Yu yang sedang menukik turun dari udara setelah mereka berdua bertarung mengandalkan ilmu ginkang mereka yang tinggi.


"Aughh..! " Pekik Tuan Muda Yu yang dadanya terasa sakit karena terkena pukulan sakti milik Pendekar Besar Pisau Emas Sakti.


"Bocah marga Yu sebaiknya kamu mengaku kalah dariku agar Aku tak kan membuat kamu menderita berat oleh pukulan sakti ku ini..! Aku ingin kamu mengakui perbuatan hinamu yang telah membunuh seluruh penduduk desa Shen dan sejumlah anggota sekte ternama di dunia persilatan di desa Shen..!" Kata Pendekar Besar Pisau Emas Terbang Hu Jin Dao menudingkan telunjuknya ke Tuan Muda Yu yang menahan sakit pada dada kanan.


"Cih..! Aku tak pernah melakukan perbuatan keji di sini ! Untuk apa aku harus mengakuinya? !" Tolak Tuan Muda Yu bersikeras.


"Kalau begitu kau jangan pernah salahkan aku jika Aku akan menggunakan pisau emas ku ini untuk menghukum mati mu..!" Kata Pendekar Besar Pisau Emas Terbang nada bengis kepada Tuan Muda Yu.


"Puh..! Aku tidak takut mati..! Silakan saja kamu membunuh ku..! " Kata Tuan Muda Yu dengan berani sekali.


"Kaauu...! " Hardik Pendekar Besar Pisau Emas Terbang dengan mendelik marah sekali kepada Tuan Muda Yu yang keras kepala itu.


"Ya..? "


"Aku menemukan serbuk emas di kulit jasad -jasad itu apakah serbuk emas itu milik mu?" Tanya Zhang Xiao Long yang telapak tangannya membuka sehelai saputangan putih yang ada taburan emas di dalamnya dan di perlihatkannya kepada Tuan Muda Yu.


"Bukan..! " Jawab Tuan Muda Yu jujur sekali.


"Lalu apakah saat kamu datang ke desa Shen ini sudah ada orang yang lebih dahulu datang ke desa ini sebelum dirimu dan Pendekar Besar Pisau Emas Terbang Hu Jin Dao ?" Tanya Zhang Xiao Long halus kepada Tuan Muda Yu seraya tatapan matanya menatap Hu Jin Dao dan Guru nya Rong Rong yang terbelalak kaget tanpa bisa menghentikan pengaruh ilmu kemauan Zhang Xiao Long itu dengan ilmu sinkang yang mereka.

__ADS_1


"Ya, ada Pendekar Besar Pisau Emas Terbang dan Bidadari Ungu dari Gunung Xian yang sudah tiba di desa Shen untuk kepentingan mereka masing -masing..!" Jawab Tuan Muda Yu dengan polos sekali kepada Zhang Xiao Long.


"Lalu apakah yang terjadi selanjutnya pada para penduduk desa Shen dan tokoh-tokoh yang telah terbunuh di desa Shen?" Tanya Zhang Xiao Long dengan selidik kepada Tuan Muda Yu.


"Munculnya seorang Rahib dari Mongolia yang membawa pasukannya yang kemudian mereka bertemu dengan Pendekar Besar Pisau Emas Terbang Hu Jin Dao yang meminta mereka untuk membebaskan kekasih hati Pendekar itu yang di tawan oleh Rahib sakti dari Mongolia. Namun, Rahib tak menghiraukan permintaan Pendekar Besar Pisau Emas Terbang sehingga terjadinya pertempuran besar di desa Shen yang membuat para penduduk desa Shen ketakutan. Lalu, tak lama kemudian muncullah sejumlah tokoh dunia persilatan yang mengeroyok Pendekar Besar Pisau Emas Terbang dengan tuduhan mereka bilang kalau Pendekar Besar Pisau Emas Terbang telah mencuri kitab ilmu silat sekte mereka dari ruang rahasia di perpustakaan sekte mereka..! " Jawab Tuan Muda Yu menceritakan secara detail mengenai peristiwa tewasnya penduduk desa Shen dan tokoh -tokoh dunia persilatan di desa Shen kepada Zhang Xiao Long.


Zhang Xiao Long menghadapi Pendekar Besar Pisau Emas Terbang dengan wajah tegas sekali lalu berkata, "Kau menuduh orang tanpa bukti yang kuat lalu seenaknya saja ingin menghukum mati orang hanya berdasarkan orang itu adalah pemimpin sekte sesat..! Pendekar Besar Hu, apa alasan mu menuduh Tuan Muda Yu yang sudah melakukan kejahatan yang kau lakukan sendiri untuk kamu bisa menukar semua perbuatanmu dengan cara kotor yang tak layak di lakukan oleh Pendekar kaum bersih sepertimu? "


Tatapan mata Zhang Xiao Long menembus hati Hu Jin Dao yang terdalam sampai pendekar itu bersimpuh di kedua kaki Zhang Xiao Long dan menyatakan penyesalan yang terdalam untuk segala kejahatan yang pernah di lakukannya itu terhadap Tuan Muda Yu yang sengaja di tuduh nya melakukan pembunuhan terhadap penduduk desa Yu dan tokoh -tokoh dunia persilatan di desa Shen yang sebenarnya adalah perbuatan Hu Jin Dao sendiri.


" Aku yang telah melakukan pembunuhan yang amat keji terhadap para penduduk desa Shen dan tokoh -tokoh dunia persilatan di desa Shen untuk menukar dengan nyawa kekasih ku yang di tawan oleh Rahib Fan yang berjuluk Si Tangan Maut karena Rahib Fan menginginkan kitab ilmu silat rahasia lima sekte besar di dunia persilatan yang telah aku curi secara diam -diam di ruang rahasia di setiap perpustakaan lima sekte besar tetapi kitab itu telah hilang dariku di perjalanan ku ke desa Shen untuk aku bawakan kepada Si Tangan Maut itu..! " Jawab Hu Jing Dao dengan suara penuh penyesalan sekali kepada Zhang Xiao Long.


"Ouh, Kau tak layak menyandang gelar seorang Pendekar Besar di dunia persilatan karena kamu begitu rendah pikiran mu dengan menukar hati dan prinsip seorang pendekar besar dengan imbalan yang belum tentu kau dapatkan dari musuh mu yang licik itu dengan dalih menukar nyawa kekasih hatimu yang tertawan dengan kitab ilmu silat rahasia lima sekte besar yang tak mungkin bisa kau dapatkan..! Karena kitab itu sudah lebih dahulu di curi oleh musuhmu itu dari mu di perjalanan ke desa Shen..! Ah, kamu pun di bodohi dengan membunuh tokoh -tokoh dunia persilatan yang menyebabkan para penduduk desa tewas karena kesalahan fatalmu itu ,lalu dengan licik kau mengkambinghitamkan Tuan Muda Yu sebagai dalang perbuatan hinamu itu..! " Kata Zhang Xiao Long yang dengan tegas luar biasa menggunakan tapak halilintar panas di telapak tangannya memukul kepala Hu Jin Dao hingga terbelah.


Plakk...!


Bruak..!


Si Bidadari Ungu dari Gunung Xian terbelalak semakin lebar menyaksikan pemuda remaja di hadapannya itu membunuh Pendekar Besar Pisau Emas Terbang untuk memberikan keadilan bagi Tuan Muda Yu Sang Ketua Sekte Makam Kuno di pegunungan Yu yang termasuk salah satu Sekte kaum sesat di dunia persilatan.


"Kau lebih memilih kaum sesat di bandingkan kaum bersih..?" Tanya Si Bidadari Ungu dari gunung Xian menatap tak percaya terhadap sikap pemuda remaja murid Pendekar Besar Bunga Harum Sakti Chen Wai Kin.

__ADS_1


Bersambung..!!


__ADS_2