
Zhang Xiao Long memacu kudanya menuju ke arah perginya Amira Ming yaitu arah desa paling barat di pegunungan Luo namun ia tidak melihat kehadiran istrinya sehingga ia merasa gelisah pada hatinya.
"Ming Ming, kemana kamu pergi dengan emosi seperti itu dengan kuda putihmu?" tanya Zhang Xiao Long mengedarkan pandangan matanya ke segala penjuru arah pegunungan Luo.
Tak lama kemudian ia mendengar suara ringkih seekor kuda yang tak asing di telinganya maka ia segera memacu kudanya dengan kecepatan yang luarbiasa cepatnya sehingga ia bisa tiba di sebuah hutan lebat dan sunyi. Disana ia melihat kehadiran Amira Ming berdiri di bawah pohon paling rindang di hutan itu. Ia segera mendatangi istrinya dan melompat turun dari kudanya lalu ia merangkul istrinya dengan erat.
"Jangan seperti ini karena kamu membuat aku resah memikirkan dirimu, percayalah bahwa kita pasti bisa melewati segala cobaan hidup yang datang kehidupan kita. " kata Zhang Xiao Long membelai lembut rambut panjang dan indah istrinya.
"Kak Lon, aku tak ingin melukai hati semua orang yang menyayangimu dengan tulus. Ayolah kau bisa melepaskan diriku untuk kebahagiaan hidup mereka yang sangat penting bagi Kekaisaranmu. " kata Amira Ming menangis diperlukannya.
"Tidak, aku takkan pernah melepaskan dirimu sampai kapanpun namun aku juga dapat berikan kebahagiaan untuk mereka semua di Kekaisaran Naga Merah kita. " kata Zhang Xiao Long halus namun tegas.
"Tapi, Kak Long? "
"Tak ada kata tapi, Ming Ming. Aku tak mau kau bicara tentang melepaskan dirimu kepadaku. Intinya aku bisa mengatasi masalah apapun di dunia ini untuk kita semua. Sekarang aku hanya minta kamu untuk bersabar, berjuang, maju terus pantang mundur bersamaku untuk membuktikan bahwa kita berdua bisa mendapatkan restu dari langit dan bumi Pertiwi Kekaisaran Naga Merah kita cintai." kata Zhang Xiao Long menatapnya dengan lembut sekali.
"Kak Long, kau sungguh baik sekali.." kata Amira Ming kembali memeluk Zhang Xiao Long.
Zhang Xiao Long menaruh telapak tangannya di tanah yang diinjak oleh sepasang sepatu mungil Amira Ming lalu mengangkat tubuh istrinya dan meraih sepasang kuda dengan tangan lainnya.
Blaarrr!
Weerrr!
Sejumlah besar anak tombak meluncur keluar dari tanah dengan kecepatan tinggi menyerang mereka berdua dan sepasang kuda mereka yang telah dilepaskannya untuk lebih dahulu kabur dari kepungan anak tombak yang bagaikan air hujan deras menyerang mereka.
__ADS_1
Werrr!
Zhang Xiao Long mengibaskan lengan bajunya ke arah belakang tubuhnya lalu terdengar suara ledakan yang menghancurkan anak tombak yang nyaris mengenai belakang tubuhnya.
Blaarrr!
Amira Ming melompat di atas kepala Zhang Xiao Long dengan telapak tangannya bergerak lincah dan sejumlah anak tombak yang meluncur ke arah dirinya telah runtuh di bawah sepasang sepatu kulit hitam Zhang Xiao Long.
Brushh!
Zhang Xiao Long membalikkan badannya untuk menghadapi lima orang pria berpenampilan ala biksu Shaolin namun sinar mata dari lima orang itu sangatlah bengis sekali terhadap mereka berdua. Amira Ming turun di sampingnya dengan sikap tenang sekali namun sinar matanya luar biasa tajam memandang ke arah lima orang itu.
"Pendekar Naga Merah dan Pendekar Phoenix Merah kami berlima akan melepaskan kalian jika kalian bersedia untuk menyerah kepada kami dan menyatakan bahwa diri kalian berdua adalah sepasang suami-istri tak berguna dan tak layak untuk menjadi pemimpin tertinggi di wilayah daratan besar. " kata lima orang itu dengan nada dan sikap memandang rendah kepada Zhang Xiao Long dan Amira Ming.
"Lima setan gunung Luo berani sekali bicara tak masuk akal sehat kepada kami penguasa negeri ini.. " kata Zhang Xiao Long yang menerjang ke arah lima orang yang berjuluk lima setan gunung Luo dengan ilmu silat angsa terbang dan telapak tangannya membentuk bunga mawar di udara lalu menghempaskan serangannya ke arah lima orang itu yang langsung menghadapinya dengan lima senjata mereka yang berupa tambur yang memekakkan telinga.
Amira Ming melayang dengan pedangnya yang telah berkelebatan di sekitar lima orang anggota sekte Elang Kematian yang ingin membunuh mereka berdua atas perintah dari seseorang yang tidak mereka ketahui.
Wushh!
Trang!
Trang!
Pedang di tangan Amira Ming menyerang lima senjata lain yang dimiliki oleh lima orang sekte Elang Kematian yang kini menyebar dengan formasi baru yaitu membagi tugas untuk hadapi mereka berdua.
__ADS_1
Tiga orang sekte Elang kematian yang memiliki ilmu sinkang yang lebih tinggi berhadapan secara langsung dengan Zhang Xiao Long yang menggunakan ilmu sinkang arak sakti di tangan kanan dan ilmu sinkang bunga harum sakti di tangan kiri yang membuat tiga orang sekte Elang kematian terdesak hebat oleh serangannya itu.
Desss!
Dua orang sekte Elang kematian yang lainnya menghadapi Amira Ming dengan senjata yang berupa alat pancing yang meluncur ke arah istri dari Zhang Xiao Long dengan mengincar leher Amira Ming.
Wutttzz!!
Amira Ming dengan tenang menggunakan ujung pedangnya yang bergerak dengan kecepatan tinggi telah membabat habis alat pancing yang sangat gesit itu sehingga dua orang sekte Elang kematian terjengkang ke tanah lalu pedangnya telah menebas leher dua orang sekte Elang kematian dengan satu kali tebasan saja.
Crakkk!!
Zhang Xiao Long melontarkan pukulannya yang mengandung ilmu sinkang lidah Naga Merah ke arah tiga orang sekte Elang kematian yang telah terdesak olehnya sehingga ia berhasil dengan sempurna untuk membasmi tiga orang sekte Elang kematian.
Desss!
"Siapa mereka sebenarnya?Kenapa mereka ingin mencari masalah dengan kita? " tanya Zhang Xiao Long sesudah mereka berdua membunuh lima orang sekte Elang kematian kepada Amira Ming.
"Mereka adalah anggota sekte Elang kematian yang masih satu aliran dengan sekte singa laut gunung Luo yang berencana untuk menjatuhkan dirimu dengan mencari kesalahan masa laluku agar aku takkan pernah bisa membantumu dan mendampingimu sebagai calon Permaisuri Agung Kekaisaran Naga Merah mu. " jawab Amira Ming yang mengejutkan Zhang Xiao Long di sampingnya.
"Hei, darimana kamu bisa mengetahui mereka itu adalah sekte-sekte gelap yang bersembunyi dari pengawasan pemerintahan kita berdua? " tanya Zhang Xiao Long menatap kagum kepada Amira Ming yang digandeng tangannya untuk di ajak meninggalkan desa hutan pegunungan Luo bagian barat.
"Ada lambang di daun telinga mereka yang telah aku amati persamaannya dengan lambang di lengan sekte singa laut gunung Luo." jawab Amira Ming dengan nada serius kepada Zhang Xiao Long.
"Kau benar sekali, kalau begitu ada beberapa banyak aliran yang mereka miliki di daerah ini yang harus segera kita basmi sebelum mereka tumbuh besar dan merugikan negara kita..? " ucap Zhang Xiao Long dengan nada lebih serius namun tetap tenang.
__ADS_1
"Lima belas sekte yang tergabung menjadi sekte Naga kematian. " kata Amira Ming memberikan bukti kebenaran ucapannya kepada Zhang Xiao Long berupa kipas lipat yang ditemukannya dari salah satu pakaian lima orang sekte Elang kematian sebelum mereka meninggalkan desa hutan pegunungan Luo bagian barat.
Bersambung!!