
"Bocah cepat kamu berikan tusuk konde emas itu kepadaku !" Perintah Ouw Yang Lee dengan nada bengis kepada Zhang Xiao Long.
"Bocah..Kemarilah dan mendekatlah kepadaku, maka Aku akan bisa melindungi kamu dari Ouw Yang Lee.." Kata Si Tua Ji Kong tersenyum senang melihat pemuda lemah itu yang mendapatkan tusuk konde emas yang di inginkannya itu.
"Sobat,sebaiknya kamu berikan tusuk konde emas kepada kami saja agar dirimu bisa aman dari Ouw Yang Lee dan Si Tua Ji Kong.." Kata seorang pria muda yang di kenal baik oleh Zhang Xiao Long.
"Emm,ada Liu Tong..Berarti di sini Ada Bi Lan dan para anggota Sekte Pengemis Bunga Teratai Putih yang rupanya menginginkan tusuk konde emas di tanganku ini.." Batin Zhang Xiao Long sambil Ia mengedarkan pandangan matanya kepada para tamu dari Sekte Naga Langit Hitam untuk dirinya bisa memastikan dugaannya benar apa adanya.Ia tersenyum menemukan Bi Lian di dekat putri Ouw Yang Lee yang di todong pedang gadis putri dari Ketua Sekte Pengemis Bunga Teratai Putih.
" Heii...Kenapa kamu diam saja ?! Apakah kamu itu seorang dungu yang juga tuli? Cepatlah kamu pilih Kakak Seperguruanku untuk keamanan mu sendiri..!" Kata Bi Lian dengan nada memerintah dan kasar kepada Zhang Xiao Long.
"Baiklah,Nona.." Jawab Zhang Xiao Long dengan nada suara yang seperti orang dungu sekali.Ia memilih mendekat kepada Liu Tong dan para anggota Sekte Pengemis Bunga Teratai Putih di sudut kanan dekat tempat Bi Lian mengancam keselamatan putri Ketua Sekte Naga Langit Hitam.
" Bagus.." Kata Liu Tong menyeringai senang luar biasa seraya menatap dengan penuh tantangan kepada Ouw Yang Lee, Si Tua Ji Kong dan para anggota Sekte Naga Langit Hitan yang mulai maju dan bersiap untuk menyerbu mereka begitu Ouw Yang Lee memberikan perintah untuk menyerang mereka.
Ouw Yang Lee yang memiliki ketajaman otaknya itu sudah menyiapkan berbagai perangkap yang berada di sekitar ruang utama markas Sekte nya itu untuk menangkap orang -orang muda dari Sekte Pengemis Bunga Teratai Putih yang telah di anggapnya terlalu merendahkannya itu.
"Turunkan..!" Perintah Ouw Yang Lee.
Bruakkk..!
Wir..!
Sejumlah kerangkeng besi telah mengurung para anggota muda dari Sekte Pengemis Bunga Teratai Putih dan Zhang Xiao Long kecuali Bi Lian yang kaget melihat saudara-saudari seperguruannya itu telah di kurung di dalam kerangkeng besi besar di depannya itu.
"Bocah perempuan lekas bebaskanlah putriku atau kau akan menyaksikan semua orang di kerangkeng hebat ku itu akan ku satay habis tak tersisa..!" Kata Ouw Yang Lee dengan nada suara dingin mengancam kepada Bi Lian.
Pedang di tangan Bi Lian di genggam erat oleh gadis cantik jelita itu yang di arahkannya ke leher putri Ouw Yang Lee yang di sanderanya itu dengan lihai tanpa di ketahui oleh Ouw Yang Lee dan para tamunya yang sedang ribut dengan pemuda yang amat bodoh itu di tengah ruang utama Sekte Naga Langit Hitam.
__ADS_1
Bi Lian sepertinya sedang berpikir cepat sebelum Ia memutuskan cara yang tepat untuk dirinya bisa mendapatkan tusuk konde emas di tangan kanan pemuda dungu itu dan juga membebaskan para saudara -saudari seperguruannya yang telah di kerangkeng secara ajaib oleh Ketua Sekte Naga Langit Hitam.
Brrr..!!
Serrtt..!!
Braakkk..!
Selagi Bi Lian sedang mencari cara yang tepat dan terbaik untuk keselamatan diri para saudara dan saudari seperguruannya itu, tiba-tiba sebuah tali cambuk dengan sekelebatan bayangan putih dari arah pintu dalam ruangan lain Sekte Naga Langit Hitam telah menghancurkan kerangkeng dengan mudahnya.
" Kurang ajar..! Habisi mereka..!!" Perintah Ouw Yang Lee yang murka karena kerangkeng besinya telah di hancurkan oleh sebuah tali cambuk di tangan seorang gadis remaja tanggung yang tiba -tiba hadir di sana dengan sikap yang angkuh luar biasa sekali terhadapnya.Maka,Ouw Yang Lee segera menurunkan para anak buahnya untuk habisi para anggota muda Sekte Pengemis Bunga Teratai Putih dan pemuda dusun yang dungu itu.
Wuttzz ..!!
Trang,trang,trang...!!
Syuuutt..!
Si Tua Ji Kong melesat ke arah Zhang Xiao Long yang terlihat paling lemah daripada para anggota Sekte Pengemis Bunga Teratai Putih dengan niat menangkap kembali pemuda dungu itu untuk Ia bisa memiliki tusuk konde emas yang di incarnya itu.
" Eii...!" Pekik Si Tua Ji Kong yang terheran-heran karena Ia tak bisa menyentuh pemuda dungu yang masih berdiri dengan wajah bodohnya itu di tengah -tengah pertempuran yang terjadi di ruang utama Sekte Naga Langit Hitam.
Dengan penasaran SI Tua Ji Kong mengulangi lagi cara Ia ingin menangkap pemuda dungu itu yang tersenyum tolol tanpa ada perubahan sedikitpun di wajah bodohnya itu.Tangannya Si Tua Ji Kong telah di ulur ke bahu kanan pemuda dungu itu dari arah belakang seakan Si Tua Ji Kong hanya ingin menyapa pemuda itu saja.
Syuttt...!
Tarr...!!
__ADS_1
Tetapi, lagi-lagi Si Tua Ji Kong tak dapat meraih bahu kanan pemuda dungu itu di karenakan ada sebuah cambuk yang akan menghancurkan jari -jarinya, jika Ia tak sigap menarik tangannya itu dengan cepat.
Sertt..!
Sebuah lengan halus melingkari pinggang Zhang Xiao Long begitu cepat sekali dan sebingkai anak rambut halus dan harum semerbak menerpa halus hidung Zhang Xiao Long sehingga pemuda dungu ini mengeluarkan bersin yang sangat kencang.
Hatsyiii..!!
Desiran angin dari bersin Zhang Xiao Long telah meruntuhkan sejumlah anak buah Ouw Yang Lee yang menyerang gadis yang tertutup cadar warna putih pula yang saat ini sedang melindungi dirinya itu.
Bress...!!
" Aghhhh..! " Pekik sejumlah anak buah Ouw Yang Lee yang terkapar dengan wajah berlubang dan mengeluarkan nanah akibat desiran angin bersin Zhang Xiao Long.
" Hei..Kau gunakan ilmu apa sehingga mereka itu tewas seperti itu wajah mereka?" Tanya gadis itu terheran-heran kepada pemuda dusun yang aneh itu.
" Aku tak menggunakan ilmu apa-apa," Jawab dari pemuda itu dengan wajah polosnya itu kepada gadis yang semakin heran terhadapnya.Namun si gadis tak bisa terlalu lama merasa heran untuk di saat ini,hal ini di karenakan gadis manis ini harus kembali melawan para anggota Naga Langit Hitam yang di bantu Si Tua Ji Kong untuk mereka bisa menghabisi gadis yang membuat mereka tak bisa menahan rasa amarah di hati mereka itu.
Trang..!
Trang..!!
Trang..!!
Trang..!
Si Tua Ji Kong gunakan pikulan nya untuk hadapi gadis yang melindungi pemuda dungu itu dengan menggunakan tangan lain bisa menjadikan semua pedang di tangan para anak buah Ouw Yang Lee sebagai senjata untuk menyerang balik pikulan di tangan Si Tua Ji Kong.
__ADS_1
Bersambung..!!