
Zhang Xiao Long melambaikan tangannya ke arah Yanmi di pinggir untuk memperlihatkan ruang rahasia markas sekte burung murai Lu telah terbuka oleh Zhang Xiao Long.
" Kemarilah dan lihatlah aku berhasil membuka pintu ruang rahasia markas sekte burung murai lu untuk mu. " Kata Zhang Xiao Long yang melirik ke arah Yanmi yang mendadak melompat ke arah lain ketika ia merasakan desiran angin dari arah belakang mereka. Ia mengibaskan ujung rambutnya ke arah orang yang ingin menyerang mereka berdua dari arah belakang.
Wer!
Lalu orang itu bergerak dengan cepat untuk menghindari serangan ujung rambut Zhang Xiao Long. Maka, Zhang Xiao Long melesat lebih cepat menutup kembali pintu ruang rahasia markas sekte burung murai Lu seraya dirinya membalikkan badan untuk menghadapi orang yang menyerangnya dan Yanmi.
" Anak muda, kau sungguh memandang rendah aku Ketua sekte burung murai Lu dengan kamu dan temanmu itu memasuki markas ku dan juga membunuh para anggota sekte burung murai Lu. " Kata Wanita yang memakai mahkota di kepala nya dengan tatapan sadis kepada Zhang Xiao Long dan Yanni yang berdiri membelakangi pintu ruang rahasia markas sekte burung murai Lu.
" Nyonya,aku membunuh para anggota sekte mu ada sebabnya kenapa aku membunuh mereka yaitu mereka para anggota sekte mu telah banyak membunuh teman-teman ku juga dan hampir membunuh teman ku ini. " Kata Zhang Xiao Long dengan sikap tenang kepada Ketua sekte burung murai Lu.
" Oh, mereka membunuh teman-teman mu yang telah lebih dahulu menerobos masuk ke markas besar sekte burung murai Lu. Dan, sekarang kamu dan temanmu itu berani memasuki ruang pribadi ku..! " Hardik Ketua sekte burung murai Lu kepada Zhang Xiao Long.
" Kau yang lebih dahulu menangkap teman ku yang bernama Li Yun Shiang yang menyebabkan aku membunuh para anggota mu. " Kata Yanmi dengan sikap berani kepada Ketua sekte burung murai Lu.
" Oh, Li Yun Shiang itu urusan ku tetapi kamu ikut campur urusan ku dengannya?! " Hardik Ketua sekte burung murai Lu dengan menghunuskan pedangnya ke arah Yanmi.
" Li Yun Shiang adalah temanku. " Kata Yanmi dengan angkuh kepada Ketua sekte burung murai Lu.
" Lalu pemuda di sebelahmu itu siapa kamu? " Tanya seorang gadis cantik yang menatap tajam kepada Zhang Xiao Long.
" Dia kekasihku. " Jawab Yanmi dengan sikapnya ceria terhadap Zhang Xiao Long.
" Yanmi, orang itu siapakah? " Tanya Zhang Xiao Long kepada Yanmi dengan membalas menatap tajam kepada gadis cantik di sebelah Ketua sekte burung murai Lu.
__ADS_1
" Pengkhianat sekte elang emas yang menjebak Li Yun Shiang dan pasukannya di kedai makan ' Air Lu' beberapa hari setelah kami berhasil masuk ke kota ini. " Jawab Yanmi dengan jujur kepada Zhang Xiao Long.
" Ah, begitukah? Berarti dia harus mati di tangan ku. " Kata Zhang Xiao Long menunjuk ke arah Ketua sekte burung murai Lu dan gadis pengkhianat sekte elang emas dengan jari nya.
" Iya, Kakak Afung. Bunuh mereka semua untuk membalas penghinaan mereka terhadap teman kita dan kita berdua. " Kata Yanmi yang telah meloloskan sabuk sutra merah untuk bersiap menghadapi musuh -musuh mereka.
" Dua bocah tak tahu diri...! " Dengus Ketua sekte burung murai Lu yang telah mengerahkan ilmu silat burung murai Lu dengan tubuhnya yang indah melesat ke arah Zhang Xiao Long yang mengarahkan tangannya ke depan lalu serangan Ketua sekte burung murai Lu terhempaskan oleh nya.
Plakk!
Yanmi mengayunkan sabuk sutra merah dengan ilmu pedang bidadari sakti yang membuat ujung pedang di tangan gadis cantik penghianat sekte elang emas tak pernah bisa menyentuhnya.
Werrr!
Wuuutzz!
Ketua sekte burung murai Lu mengembangkan kedua tangannya seperti kedua sayap namun mengandung hawa racun Lu yang mematikan untuk menyerang Zhang Xiao Long.
Wushhh!
Zhang Xiao Long meliuk-liuk di udara lalu ilmu pukulan arak sakti telah digunakannya ke arah Ketua sekte burung murai Lu yang sedang menyerangnya itu.
Desss!
" Augh! " Pekik Ketua sekte burung murai Lu yang dadanya mendadak sesak karena ilmu pukulan tangan Zhang Xiao Long telah melukai organ tubuhnya.
__ADS_1
Zhang Xiao Long tak memberinya kesempatan untuk memberikan perlawanan terhadapnya. Ia telah melontarkan pukulannya kembali yang kini langsung diarahkan ke dahi musuhnya sehingga musuhnya itu tewas dengan kepala remuk.
Desss!
Zhang Xiao Long melihat Yanmi juga telah membunuh musuh gadis itu dengan melilitkan sabuk sutra merah ke leher musuhnya lalu Yanmi dengan ilmunya yang mengagumkan itu telah menarik lepas kepala musuh dengan satu kali tarikan.
Bettz!
" Kau ternyata mengerikan juga sebagai seorang gadis cantik. " Kata Zhang Xiao Long yang tidak sadar memuji Yanmi sebagai seorang gadis cantik.
" Kau baru tahu kalau aku cantik, wah kamu ketinggalan jaman sebagai seorang pemuda yang memiliki otak cerdas. " Kata Yanmi dengan nada menyindir kepada Zhang Xiao Long.
" Karena aku pernah di beritahu oleh seorang yang memiliki pengalaman tentang kaum wanita dan orang itu mengajarkanku bahwa semakin cantik seorang wanita semakin berbahaya bagi kaum pria yang menjadikan aku harus waspada terhadap wanita seperti mu. " Kata Zhang Xiao Long yang membalas sindiran Yanmi.
" Di dunia ini cuma kamu laki-laki yang suka membalas perkataan ku! Asal, kamu tahu saja tak pernah ada seorang pun laki-laki yang suka berdebat dengan ku dan bersikap angkuh seperti mu , tapi di balik sikapmu yang sombong itu, kau juga punya hati yang baik dengan cara kamu menolong aku tadi di tepi kolam air racun, dan kamu tak membantah aku yang menyebut kamu sebagai kekasihku. Hal ini berarti kamu telah menyukai diriku'kan?!! "
Yanmi mengoceh di belakang Zhang Xiao Long yang telah kembali membuka pintu ruang rahasia markas sekte burung murai Lu , lalu pria itu melangkah maju terus ke ruangan rahasia itu.
" Sst, apakah kamu bisa diam lima menit saja? " Tanya Zhang Xiao Long yang menaruh buah kesemek kering di mulut Yanmi secara ajaib sampai gadis cantik ini terperangah di tempat nya
"Ada banyak jebakan di dalam sini. Lihatlah ada empat kepala sapi di kedua dinding yang saling berhadapan di depan sana sebelum kita harus melewati lubang bara api di seberangnya. " Kata Zhang Xiao Long yang fokus untuk melewati semua jebakan itu.
" Semakin banyak jebakan semakin banyak ilmu pengetahuan mu terhadap orang-orang yang ada di dunia persilatan ini. " Kata Yanmi yang malah santai menikmati buah kesemek kering di mulut kecilnya itu.
Bersambung!
__ADS_1