
Yanmi mengangkat alisnya untuk bertanya pada Zhang Xiao Long yang menanyakan soal benih unggul yang pernah Zhang Xiao Long berikan kepada gadis itu yang seharusnya tumbuh di rahimnya.
"Kak Long, aku sama sekali tidak tahu apakah aku pernah mengandung calon buah hati kita yang pernah kamu berikan kepada ku.. " Kata Yanmi dengan tatapannya yang jujur kepada Zhang Xiao Long.
"Yanmi seharusnya ya kamu sudah mengandung calon buah hati kita, karena aku sudah pernah memberikan benih unggul ku kepada mu hanyalah untuk mu seorang. " Kata Zhang Xiao Long menatap pedih kepada Yanmi.
"Tetapi, aku tidak pernah merasa bahwa diriku pernah mengandung buah hati kita? " Ucap Yanmi dengan sinar matanya yang jujur kepada Zhang Xiao Long.
"Tak mungkin aku..? Baiklah, aku ingin bertanya kepada mu apakah kamu mencintai ku ataukah kamu hanya ingin menginginkan kebebasan mu dari Kekaisaran Sekte Phoenix Emas yang waktu itu pernah kamu ceritakan kepadaku? " Tanya Zhang Xiao Long dengan nada biasa saja kepada Yanmi.
"Entahlah, Kak Long. Aku belum begitu paham mengenai cinta. " Jawab Yanmi dengan sikap seakan dirinya tidak pernah ada di dalam hati Zhang Xiao Long.
"Baiklah, Aku pun hanya menganggap mu hanyalah seorang gadis hiburan ku semata bukan berdasarkan cinta abadi yang kamu mau dariku. " Kata Zhang Xiao Long dengan sikap yang mengejutkan Yanmi.
"Apa katamu, Kak Long? " Tanya Yanmi tak percaya bahwa Zhang Xiao Long mengatakan bahwa ia hanyalah gadis hiburan semata bagi Zhang Xiao Long
"Iya.. Sudahlah Yanmi Aku tak mau berbicara tentang cinta untuk saat ini karena Aku sedang konsentrasi pada permasalahan di dunia ini yang menjadi prioritas utama ku sebagai seorang pria yang di takdirkan sebagai calon penguasa dunia ini. " Jawab Zhang Xiao Long yang meluncur ke arah barat daya kembali ke perkampungan Suku Liao tanpa mempedulikan Yanmi.
"Ehh, sombongnya kembali lagi.. " Kata Yanmi di dalam hati.
"Persetan dengan cinta abadi yang tidak layak untuk ku agungkan karena aku seorang Zhang Xiao Long yang mempunyai cara pandang tersendiri mengenai cinta abadi. " Kata Zhang Xiao Long di dalam pikirannya.
__ADS_1
Zhang Xiao Long mengambil tusuk konde bunga sakura dari rambut Yanmi secara diam-diam dan mematahkannya begitu saja dan perasaan hati Zhang Xiao Long kembali membeku untuk satu orang wanita.
"Kak Long, kamu darimana saja? Kenapa kamu tak ada di ruang pribadi mu saat aku mencarimu pada pagi hari ini? " Tanya Liu Yi Fei yang telah mendatangi Zhang Xiao Long di pintu masuk ke istananya.
"Adik Fei, maaf aku telah membuatmu susah mencari ku karena aku tadi dari pergi ke istal kuda untuk memeriksa kesehatan seluruh kuda yang aku miliki. " Jawab Zhang Xiao Long yang meraih pinggang kecil Liu Yi Fei untuk gadis itu mendekat kearahnya lalu mendaratkan ciuman hangat untuk istri keenamnya itu.
Yanmi tiba di pintu masuk ke istana utama dari Kekaisaran Naga Merah dan dirinya pura-pura tidak melihat Zhang Xiao Long berciuman mesra dengan Liu Yi Fei saat ia melewati keduanya untuk masuk ke dalam istana khusus untuk para istri dari Kaisar Naga Merah itu.
"Ih, dasar laki-laki yang tidak pernah bisa jaga hati satu orang wanita. " Batin Yanmi.
Zhang Xiao Long melirik ke gadis baju merah itu di balik telinga kanan Liu Yi Fei seraya mencium mesra gadis yang telah menyambutnya di pagi hari itu dengan senyuman semanis bunga persik manis.
"Lihat kau gadis berhati batu apakah kamu pikir aku Zhang Xiao Long akan mudah untuk kamu taklukkan? Maaf aku mengatakan sumpah kemarin dengan kedua jariku ke belakang punggungku untuk siasat ku dapat aku gunakan dalam menjaring hatimu yang sedang kacau oleh masalah hatimu sendiri. " Kata Zhang Xiao Long dalam hatinya.
"Apa sajalah yang telah kamu buatkan untuk ku adalah bentuk rasa terimakasih ku untuk cinta yang kamu berikan kepada ku." Jawab Zhang Xiao Long meraih bibir manis Liu Lu Sian yang berdiri di samping pintu masuk ke aula utama istana Kekaisaran Naga Merah.
"Kau manis sekali bicaramu, Kak Long. " Kata Liu Lu Sian merona karena rayuan gombal Zhang Xiao Long yang menjatuhkan hatinya.
Yanmi di dalam kamarnya diam-diam membuka pintu laci di meja riasnya sendiri dan mengambil sehelai kain putih yang bernoda merah lalu air mata turun dari kedua kelopak matanya yang indah.
"Maafkan aku yang telah melanggar hukum dan peraturan seorang istri yang baik untukmu, Kak Long. Hal ini dikarenakan Li Yun Shiang sialan itu telah lebih dahulu menodai ku ketika ia menculik ku darimu yaitu pada saat kita menyelidiki sekte Naga Lu. Dan, sekali lagi maafkan aku yang telah menipumu dengan teh tidur yang telah kamu minum di hari pernikahan mu dengan Putri Tang beberapa waktu lalu yakni di malam pengantin kita sehingga khayalan mu adalah kita berdua telah melakukan hubungan suami istri normal tapi kenyataannya aku telah mengkhianati cinta dan kepercayaan yang telah kamu berikan kepada ku,Kak Long. Namun hatiku hanyalah untuk mu seorang meskipun ragaku tidak layak untuk mu.Kak Long, ku do'akan kamu bisa memiliki kebahagiaan lain dengan gadis yang lebih baik daripada aku.Kak Long, ku harap kau temukan surat rahasia di dalam kedua pedang sepasang kekasih sejati untuk kamu mengetahui rahasia Kekaisaran Mu yang sebenarnya dan ku minta tolong untuk kamu bisa membunuh Li Yun Shiang untukku." Kata Yanmi yang menulis surat terakhirnya di saputangan warna putih motif bunga sakura putih yang di selipkan di sisir Giok hadiah pernikahannya dari Zhang Xiao Long.
__ADS_1
Lalu Yanmi melepaskan pakaian warna merah yang di ganti dengan pakaian warna hitam untuk pakaian barunya sebelum dirinya menggigit putus lidahnya sendiri di kamarnya sendiri.
Darah mengalir dari bibir dan mulut Yanmi yang menjatuhkan dirinya di tempat tidurnya sendiri dan menghembuskan napasnya yang terakhir di sana. Gadis itu di temukan dalam keadaan telah meninggal dunia pada saat Yu Lian Shing istri ketiga dari Zhang Xiao Long mendatanginya untuk memanggilnya dari pintu kamarnya untuk pergi sarapan pagi bersama dengan Zhang Xiao Long dan yang lainnya di ruang makan istana Kekaisaran Naga Merah.
"Yanmi.. Kenapa kamu melakukan hal bodoh ini? " Tanya Zhang Xiao Long memeriksa denyut nadi Yanmi usai Yu Lian Shing memanggilnya untuk datang ke kamar Yanmi.
"Kak Long. . " Kata Liu Lu Sian yang menangis sedih melihat Yanmi memilih meninggal dunia dengan jalan bunuh diri.
"Kak Long, kamu harus tegar karena kamu masih memiliki kami yang selalu ada untukmu." Kata Yu Lian Shing menepuk bahu Zhang Xiao Long.
"Iya, Lian Shing kau tenang saja aku bukanlah laki-laki lemah karena cinta." Jawab Zhang Xiao Long yang memeluk Yanmi dan menggendong jenazahnya untuk di kremasi di halaman depan istana Kekaisaran Naga Merah.
Zhang Xiao Long meletakkan jenazah Yanmi di atas tumpukan kayu bakar lalu menyalahkan api melalui ilmu sinkang naga api yang meluncur dari telapak tangannya yang mengarah langsung ke tumpukan kayu yang menutupi jenazah Yanmi yang langsung terbang habis menjadi abu yang di kumpulkan oleh Zhang Xiao Long di dalam guci keramik yang kemudian di sempurnakan di sungai Liao.
"Yanmi, aku ucapkan selamat jalan dan pergilah dengan tenang dan damai ke Nirvana. Aku di sini akan baik-baik saja dan akan selalu ingat kepada mu." Batin Zhang Xiao Long.
Langit biru berubah menjadi gelap gulita karena awan mendung dan turunlah hujan deras di awal yang baru untuk perjalanan Zhang Xiao Long dan para pasukan Kekaisaran Naga Merah yang memiliki misi mengantarkan Puteri Ching Ching ke istana Kekaisaran Li.
Mereka memacu kuda bersama-sama pada hari itu juga dengan perasaan hati Zhang Xiao Long yang semakin lama semakin membeku untuk cinta terhadap wanita karena Zhang Xiao Long memiliki tekad untuk tidak pernah ada yang bisa menaklukkan benteng pertahanan hatinya untuk selamanya.
"Cinta abadi yang harus dimiliki oleh seorang pria yang memiliki cita-cita luhur bangsa dan negara ini adalah cinta abadi untuk rakyat dan dunia bukan untuk perseorangan saja. Aku kini bukanlah seorang Zhang Xiao Long dahulu yang belum dewasa. Aku adalah seorang Zhang Xiao Long yang sudah dewasa dalam menyikapi dunia yang berada di depan mata ku." Batin Zhang Xiao Long.
__ADS_1
Bersambung!