Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Zhang Xiao Long menaklukkan angkatan laut Kekaisaran Li.


__ADS_3

Para jenderal perang Kekaisaran Li yang berada di kapal induk Kekaisaran Li nomor satu sangat terkejut melihat kedatangan seorang pemuda yang menyelinap masuk ke dalam kapal mereka.


"Hei, siapa kamu yang telah berani mendatangi kapal induk Kekaisaran Li nomor satu kami??! " Hardik salah seorang dari dua belas jenderal perang angkatan laut Kekaisaran Li kepada Zhang Xiao Long. Mereka mengayunkan pedang ke arah Zhang Xiao Long yang bersikap tenang berdiri di depan mereka sehingga mereka marah lalu menyerang pemuda ini dengan pedang yang bergerak cepat melesat ke arah Zhang Xiao Long.


Wushh!


Zhang Xiao Long bergerak menampar mereka dengan kecepatan kilat di antara serangan pedang yang terhunus kepada Zhang Xiao Long sehingga pedang di tangan para jenderal perang angkatan laut Kekaisaran Li nomor satu terlepas dari genggaman tangan mereka semua.


Crang!


Lalu Zhang Xiao Long menggunakan anak panah di tangannya merobek tenggorokan dua belas jenderal perang angkatan laut Kekaisaran Li yang terkejut dengan pedang mereka yang telah terlepas dari genggaman tangan mereka oleh tamparan tangan Zhang Xiao Long.


Kresss!


Zhang Xiao Long cepat menenteng kepala para jenderal perang angkatan laut Kekaisaran Li dan menunjukkan mereka kepada Zhen Zheng Yan dan Zhen Ching Yu sebelum kedua orang putra dari Adipati Agung Zhen tewas di tangan Zhang Xiao Long.


Kini, para pasukan Kekaisaran Li di kapal induk Kekaisaran Li dari nomor dua hingga tiga puluh menghadap Zhang Xiao Long yang berdiri di atas tali layar kapal induk Kekaisaran Li nomor satu dengan sebuah senar bening di tangan kanan pemuda itu.


"Bocah ternyata kamu adalah bajingan rendah yang memiliki siasat busuk licik sekali yang telah menipu kami semua dengan mulut manismu dan kepolosan wajahmu..! " Hardik Jenderal tertinggi dari para pasukan Kekaisaran Li kepada Zhang Xiao Long yang tersenyum sinis kepada pria tua yang gagah perkasa di kapal induk Kekaisaran Li nomor tiga puluh.


"Hmm, di dalam politik perang tak ada yang dinamakan siasat busuk licik sekali melainkan yang ada adalah kecerdasan dalam melihat situasi sulit sekalipun demi kemenangan berada di tangan.Jenderal Wang Hu Zhang sebaiknya kamu menyerah saja kepadaku dan menulis surat kepada Kaisar Li untuk membagi wilayah perbatasan antara Kekaisaran Li dengan wilayah Kekaisaran Barbar Gilunda yang kini menjadi wilayah Kekaisaran Naga Merah kepadaku Sang Kaisar Naga Merah Zhang Xiao Long atau Zhang Xiao Fung! " Perintah Zhang Xiao Long dengan nada tajam kepada Jenderal Wang Hu Zhang yang berada di kapal induk Kekaisaran Li nomor tiga puluh.


"Kurang ajar kau bocah! Apakah kamu tak bisa melihat bahwa kamu seorang diri di kapal induk Kekaisaran Li nomor satu?! Lihatlah di sekeliling mu adalah kapal-kapal induk Kekaisaran Li nomor dua sampai tiga puluh yang siap untuk membinasakan dirimu?! " Suara Jenderal Wang Hu Zhang begitu menggelegar di seluruh wilayah perairan laut teluk Liao untuk mengancam Zhang Xiao Long.


"Ya, aku sudah lihat kalian mengelilingi kapal induk Kekaisaran Li nomor satu yang telah aku rebut dari genggaman tangan kalian semua! Aku sama sekali tidak merasa takut terhadap kalian tapi justru kalianlah yang harus melihat kapal induk Kekaisaran Li kalian adalah barang bekas yang tidak lagi berguna untuk kalian gunakan untuk membunuhku..! " Balas Zhang Xiao Long yang mencibir kepada Jenderal Wang Hu Zhang.


Jenderal Wang Hu Zhang terkejut sekali karena ia dan para pasukan Kekaisaran Li merasakan kapal-kapal mereka perlahan-lahan tenggelam ke dasar laut teluk Liao yang dimana ada para pasukan Kekaisaran naga merah yang bersatu dengan Kekaisaran barbar Gilunda telah bantai mereka dengan ganas sekali.


Crakk!


"K.. Kau bajingan rendah...!! " Pekik Jenderal Wang Hu Zhang yang melayang ke arah Zhang Xiao Long dengan pedang melengkung tajam yang terhunus dengan maksud hatinya ingin memotong kepala Zhang Xiao Long.


Swuuushh!

__ADS_1


Tetapi, Zhang Xiao Long melompati pedangnya seraya merobek tenggorokannya dengan senar bening di tangan pemuda itu yang langsung mengambil kepalanya dari batang lehernya.


Crakkk!


"Semua barangsiapa yang tak tunduk di bawah kepimpinan ku Zhang Xiao Long maka kalian semua akan menjadi mayat tanpa kepala seperti yang aku perlihatkan kepada kalian semua..! " Seru Zhang Xiao Long yang telah berdiri di atas kapal induk Kekaisaran Li nomor satu dengan tangannya memperlihatkan kepala jenderal Wang Hu Zhang kepada para pasukan lain dari Kekaisaran Li yang tersisa.


"Kami semua menyatakan takluk kepada Kaisar Naga Merah Zhang Xiao Long dan mulai dari hari ini menyatakan diri kami sebagai pengikut setia Kaisar Naga Merah..!! " Sahut para pasukan Kekaisaran Li yang tersisa yang sujud hormat kepada Zhang Xiao Long.


"Gilunda, aku telah menepati janji ku dengan aku membawakan kepala jenderal Wang Hu Zhang kepada mu dan sekarang aku perintahkan kamu untuk memotong kepala mu sendiri untuk para pasukan mu menjadi pasukanku...! " Perintah dari Zhang Xiao Long yang melemparkan kepala jenderal Wang Hu Zhang kepada Gilunda yang di seret oleh Liu Yi Fei kehadapan Zhang Xiao Long yang menginjak kepala pria barbar itu dengan sikap sadis sekali.


"I.. Iya, Yang Mulia." Jawab Gilunda yang merasa takut sekali kepada Zhang Xiao Long yang telah mendatanginya di istananya sendiri lalu tahu -tahu dirinya telah di seret oleh Zhang Xiao Long ke kapal induk Kekaisaran Li nomor satu yang menepi di dermaga pantai tenggara Barat teluk Liao.


Gilunda mengambil senar bening yang berada di tangan Zhang Xiao Long lalu menggunakannya untuk memotong lehernya sendiri sehingga kepalanya jatuh ke lantai kapal induk Kekaisaran Li nomor satu dengan darahnya membanjiri atas lantai kapal induk Kekaisaran Li nomor satu.


Bluk!


Lalu para jenderal perang Kekaisaran barbar Gilunda menyatakan bahwa mereka adalah para pasukan Kekaisaran naga merah sesudah Zhang Xiao Long memerintahkan mereka untuk potong satu jari kelingking kiri mereka sebagai tanda kesetiaan mereka terhadap Kekaisaran Naga Merah.


"Yang Mulia Anda telah menaklukkan teluk Liao . Sekarang apa yang ingin anda lakukan untuk wilayah Mi yang berada di utara dari pesisir pantai teluk Liao? " Tanya Liu Yi Fei yang telah membuka payung kertas warna merah untuk melindungi Zhang Xiao Long dari sinar matahari yang mencorong langsung ke arah kapal induk Kekaisaran Li nomor satu yang telah diubah menjadi kapal induk Kekaisaran Naga Merah nomor satu oleh Zhang Xiao Long.


Lalu, Zhang Xiao Long mengajak Liu Yi Fei pergi ke arah istana kecil bekas milik Kekaisaran barbar Gilunda untuk bersenang-senang lebih dahulu sebelum mereka berdua melanjutkan perjalanan ke wilayah Mi.


"Yang Mulia, apa gelar yang Anda berikan untuk aku Liu Yi Fei mu? " Tanya Liu Yi Fei nada manja di pelukan Zhang Xiao Long yang berbaring santai di tempat tidur mewah di dalam istana kecil Kekaisaran Naga Merah.


"Ahmm, aku memberikanmu sebuah gelar selir ketiga ku yang cantik jelita dengan nama Selir Fei. " Jawab Zhang Xiao Long tersenyum lembut kepada Liu Yi Fei yang berbaring manja sekali di pelukannya.


"Hmm, baiklah terimakasih atas gelar selir Fei yang kamu berikan untukku tapi jika aku dapat memberikanmu seorang putra pertama sebelum usiamu dua puluh tahun. Maukah kamu berikan aku gelar Permaisuri Agung mu? "Ucap Liu Yi Fei dengan ******* manjanya kepada Zhang Xiao Long.


" Iya, tentu saja aku akan membuat perlombaan untuk para istriku yang dapat memberikan aku seorang putra pertama sebelum aku berusia dua puluh tahun, maka aku akan menjadikannya sebagai seorang Permaisuri Agung pertamaku yaitu pemimpin istana harem ku. " Jawab Zhang Xiao Long menggerakkan tubuhnya dengan irama yang menaklukkan gadis yang mencicit lembut di bawah tubuhnya yang kekar dan tinggi itu.


"Yang Mulia, aku past akan berusaha untuk aku bisa memberikan mu seorang putra pertama sebelum usiamu dua puluh tahun karena aku adalah seorang wanita yang sehat luar dalam. " Kata Liu Yi Fei yang berkeringat dan lelah oleh Zhang Xiao Long yang memberikan pekerjaan ekstra lama durasinya.


"Hmm, gadis ini sungguh memiliki semangat dalam hubungan percintaan denganku. Hmm, aku baru pertama kali menemukan gadis yang menjadi lawan tanding ku di tempat tidur ku yang empuk." Batin Zhang Xiao Long.

__ADS_1


Liu Yi Fei tertidur pulas selama dua hari satu malam pasca melayani Kaisar Naga Merah yang muda belia dan bersemangat dalam berbagai pengalaman yang ingin di raih oleh pemuda yang memiliki ambisi kuat dalam menggapai tujuan hidupnya.


"Yang Mulia, anda ingin menunggangi kuda atau menggunakan kereta kuda untuk perjalanan anda ke wilayah Mi sesudah Paduka Selir Fei bangun tidur dan berdandan rapi? " Tanya salah seorang dari pasukan Kekaisaran Naga Merah yang di berikan gelar Kasim Zen oleh Zhang Xiao Long usai pria itu di sembelih alat kelaminnya oleh Zhang Xiao Long sendiri.


"Untuk Selir Fei, dia gunakan kereta kuda agar vitamin yang aku berikan kepadanya tidak hilang dari tubuhnya. Kalau aku akan menunggangi kuda hitam yang besar itu. " Jawab Zhang Xiao Long yang tertarik dengan seekor kuda besar warna hitam yang berdiri di depan teras istana kecilnya.


"Wah, pilihan anda sungguh tepat sekali, Yang Mulia. Karena kuda hitam ini adalah kuda pilihan yang terkenal di wilayah utara dengan kekuatan larinya yang dapat menempuh perjalanan jarak jauh menjadi dekat. " Kata Kasim Zen dengan membungkukkan badannya kepada Zhang Xiao Long.


"Hmm, baiklah Kasim Zen. Aku akan memanggil kuda hitam ini dengan nama Daun Pepaya karena Aku tak menyukai makanan itu." Kata Zhang Xiao Long yang membuat Kasim Zen dan para pasukan Kekaisaran Naga Merah menahan senyum mereka.


"Oh, pantas saja Anda selalu menyingkirkannya saat daun itu ada di mangkuk nasi Anda." Kata Kasim Zen menutupi mulutnya dengan sehelai saputangan layaknya seorang gadis remaja yang genit kepada Zhang Xiao Long.


"Ish, wanita dengan rambut persis daun pepaya juga aku tak suka. " Kata Zhang Xiao Long yang menyindir seorang gadis suku Gilunda yang berdiri di belakang Kasim Zen.


"Dia tawanan perang angkatan darat mantan Kaisar Gilunda dan Ia bisu tuli, Yang Mulia. " Kata Kasim Zen memberitahu Zhang Xiao Long yang menatap tajam gadis yang menjerit-jerit saat di tatap tajam olehnya.


"Agrhh! Tolong, kamu jangan membunuhku yang tak pernah ada hubungannya dengan mantan Kaisar Gilunda yang bernama asli Ze He Di." Kata gadis itu bersujud ketakutan kepada Zhang Xiao Long.


"Katamu dia bisu tuli, Kasim Zen. Lihatlah dia bisa bicara dan mengomeli aku Kaisar barunya." Kata Zhang Xiao Long yang mendekati gadis itu lalu mencabut paksa kepala gadis itu hingga copot dan membuangnya ke sungai teluk Liao.


"Yang Mulia... " Kasim Zen bergidik ngeri melihat Kaisar Naga Merah jauh lebih menakutkan lagi daripada mantan Kaisar Gilunda.


"Kasim Zen, aku hanya memberikan peringatan kecil bagi setiap orang di istana kecil ku ini hari ini apabila di kemudian hari kalian mencoba untuk mengkhianati ku, maka aku takkan pernah segan untuk mencopot kepala kalian dari leher kalian sendiri dan membuangnya ke sungai yang penuh buaya buas." Kata Zhang Xiao Long nada dingin kepada Kasim Zen yang segera sujud bersama dengan para pasukan lainnya. Mereka segera menyatakan sumpah setia kepada Zhang Xiao Long seumur hidup mereka dengan suara lantang mereka di depan Zhang Xiao Long di halaman utama istana kecil Kekaisaran Naga Merah.


"Kami para pasukan Kekaisaran Naga Merah akan selalu setia seumur hidup kami bahkan sampai ke generasi kami selanjutnya. Kami akan selalu menjunjung tinggi Kekaisaran Naga Merah di atas segala yang kami miliki dan apabila kami melanggar sumpah kami maka kamu bersedia untuk menerima hukuman mati dari Yang Mulia Kaisar Naga Merah....! " Seruan para pasukan Kekaisaran Naga Merah dengan nada lantang kepada Zhang Xiao Long yang menoleh ke arah belakangnya dan menemukan Selir Fei telah berdandan rapi dan wangi seraya tersenyum begitu manis kepadanya.


"Selir Fei apakah kamu sudah siap untuk ikuti aku melakukan perjalanan ke wilayah Mi dan seluruh dunia ini seumur hidupmu? " Tanya Zhang Xiao Long meraih jemari halus selirnya di depannya.


"Iya, Yang Mulia saya sudah siap untuk seumur hidup mengikuti Anda." Jawab Selir Fei yang memberinya kerlingan mata yang sangat manis sekali.


"Wah, terimakasih atas ucapan manismu untuk janjimu yang aku percaya seumur hidupku." Kata Zhang Xiao Long yang memakaikan tudung dan cadar warna biru muda pada Selir Fei yang amat anggun.


"Sama-sama Yang Mulia. Hamba Liu Yi Fei juga merasakan kebahagiaan luar biasa bisa terpilih menjadi salah seorang dari wanita-wanita yang Anda pilih sebagai penghuni istana harem Anda di masa depan." Kata Liu Yi Fei dengan nada manis seraya naik ke kereta kuda dan duduk manis di dalam kereta kuda.

__ADS_1


Sedangkan Zhang Xiao Long melompat naik ke atas punggung kuda hitam lalu memacu kuda hitam dengan kecepatan tinggi sehingga teluk Liao tertinggal jauh di belakangnya dan para pasukan Kekaisaran Naga Merah yang mengikuti langkah kudanya seperti bayangan Naga Merah yang mengiringi setiap langkah sang Naga Merah yang melintasi langit luas.


Bersambung!


__ADS_2