Pendekar Naga Merah

Pendekar Naga Merah
Keteguhan Hati Zhang Xiao Long.


__ADS_3

"Li Yun Shiang, tabahkan hatimu itu karena gadis yang kamu cintai dengan tegas menolak kamu. " Kata Yu Song Bu menepuk-nepuk bahu Li Yun Shiang.


" Laki-laki tak boleh lemah karena cinta dan wanita. " Kata Zhang Xiao Long yang membuat Yanmi mendelik tajam kepadanya.


" Apa maksud mu, Zhang Xiao Long? " Tanya Yanmi menatap tajam kepada Zhang Xiao Long.


" Aku bilang aku tak pernah tertarik kepadamu untuk hari ini dan selamanya. Karena aku lebih memilih persaudaraan dan persahabatan daripada wanita dan lainnya di muka bumi ini." Jawab Zhang Xiao Long dengan sikap tegas kepada Yanmi.


" Kau jahat sekali...! "Bentak Yanmi sebelum gadis itu melesat pergi ke arah pintu masuk ke kota Lu an timur tanpa pamit lagi.


Swuuush!


" Yanmi...!!! " Teriak Li Yun Shiang yang segera mengejar gadis itu tanpa menghiraukan yang lainnya


Swushh!


" Yang mulia..!! "


Semua rombongannya segera menyusul larinya dengan kecepatan tinggi dan meninggalkan Zhang Xiao Long dan rombongannya di hutan bunga Lu.


" Merepotkan sekali mereka itu. " Omel Li Hong Xiu yang menyukai ketegasan Zhang Xiao Long dalam memilih untuk menuntaskan misinya dahulu dibandingkan dengan masalah cinta dan wanita.


"Ayo, kita juga masuk ke kota Lu an timur dan melihat keramaian di sana. "Kata Zhang Xiao Long kepada rombongannya.


Mereka diam -diam mengamati pergerakan para pasukan dari sekte pengemis baju bersih yang menjadi prioritas utama mereka ingin tahu apa yang telah terjadi di dalam kota Lu an timur.

__ADS_1


Di dalam kota Lu an timur ternyata sudah ada kelompok sekte burung murai Lu yang telah menghadang jalan rombongan sekte pengemis baju bersih di depan pintu masuk ke kota Lu an timur.


" Kalian para pengemis baju bersih apa maksud dari kedatangan kalian ke kota Lu an timur? " Tanya salah satu dari rombongan sekte burung murai Lu kepada rombongan sekte pengemis baju bersih dengan sikap angkuh


" Kami ingin menanyakan soal guru kami yang sudah beberapa hari ini tidak pernah kembali ke markas kami semenjak beliau datang ke kota Lu an timur untuk menghadiri perayaan hari musim gugur di kediaman Jenderal Lu Kim An kepada kalian semua para sekte burung murai Lu..! " Jawab salah satu dari sekte pengemis baju bersih dengan sikap angkuh juga.


" Oh, apakah kalian menduga bahwa kami yang menyembunyikan guru kalian itu? "Tanya salah satu dari sekte burung murai Lu dengan sikap tersinggung dengan tuduhan dari sekte pengemis baju bersih kepada mereka.


"Iya, karena kalian adalah sekte yang tinggal di kota Lu an timur dan hanya kalian sajalah yang bisa melakukan hal curang dan keji kepada guru kami. " Jawab salah satu dari sekte pengemis baju bersih dengan sikap galak kepada sekte burung murai Lu.


" Oh, sembarangan sekali kalian menuduh kami tanpa bukti yang jelas! " Kata salah satu dari sekte burung murai Lu dengan matanya sudah berapi-api kepada dari sekte pengemis baju bersih.


" Oh, begitukah menurut kalian semua?!! Kalau begitu kalian semua tunjukkan kepada kami di mana guru kami yang telah hilang di kota ini?! " Hardik salah satu dari sekte pengemis baju bersih dengan wajah marah karena mereka tak bisa sabar lagi.


"Oh, kurang ajar sekali kalian para pengemis yang tidak tahu diri..! " Balas sekte burung murai Lu dengan sikap bersiap untuk menghadapi para pengemis baju bersih di pintu masuk ke kota Lu an timur.


"Kalian semua memang manusia kejammm..!!! " Kata para pengemis baju bersih yang tersisa dengan wajah marah kepada sekte burung murai Lu.


" Kakak kedua..!!! " Panggil sekte burung murai Lu kepada seorang gadis muda yang turun ke jalan depan pintu masuk ke kota Lu an timur.


" Kalian apakah sudah bosan hidup dengan cara bicara kalian yang sombong itu dan menuduh kami sekte burung murai Lu sebagai penculik guru kalian...?! " Lengkingan gadis ini membuat semangat juang bagi para sekte pengemis baju bersih yang tersisa mengkerut.


" Nona, jika kamu dan kelompok kamu tidak memberitahu kami siapa dan bagaimana guru kami hilang dari kota Lu an timur? Maka kami akan tetap bersikeras untuk meminta kalian semua untuk membuktikannya...! " Kata salah satu dari sekte pengemis baju bersih yang masih tetap memegang teguh prinsipnya agar sekte burung murai Lu tak mempermainkan mereka.


"Jika mereka tidak bisa membuktikannya bahkan mereka membunuh teman-teman mu dengan keji, maka mereka adalah dalangnya. " Kata Zhang Xiao Long yang menatap tajam kepada sekte burung murai Lu.

__ADS_1


Gadis pimpinan dari sekte burung murai Lu langsung menghadapi Zhang Xiao Long dengan sikap angkuh dan memandang rendah Zhang Xiao Long yang di nilainya sebagai seorang pria muda dusun dan lemah.


" Orang dusun nyalimu besar sekali dengan berani bicara seenaknya jidatmu! Apakah kamu sudah bosan hidup lebih lama lagi?! " Hardik gadis wakil ketua sekte burung murai Lu yang telah melontarkan bunga racun Lu di tangannya itu ke arah Zhang Xiao Long.


Werr!


Zhang Xiao Long mengarahkan telapak tangan ke depan lalu bunga racun Lu telah hancur berkeping-keping terkena ilmu tapak bunga harum.


Blaar!


" Rupanya kamu mempunyai sedikit kemampuan sehingga kamu merasa dirimu hebat di hadapan aku wakil ketua sekte burung murai Lu..! " Kata wakil ketua sekte burung murai Lu yang telah meluncurkan serangan maut kepada Zhang Xiao Long melalui telapak tangannya yang begerak cepat dan di sertai hawa sinkang ke arah Zhang Xiao Long.


Wuushhhh!


Zhang Xiao Long menanggapi serangannya itu dengan ilmu tapak arak sakti di tangan kanan dan ilmu tapak bunga harum di tangan kiri lalu di sertai ilmu ginkang yang melesat ke arah wakil ketua sekte burung murai Lu.


Swoosh!


Plakk!


Desss!!


"Aughh! " Pekik wakil ketua sekte burung murai Lu yang seluruh tubuhnya telah mengalami luka parah oleh ilmu sinkang yang di milik oleh Zhang Xiao Long.


" Kakak Kedua...!" Teriak para pasukan sekte burung murai Lu yang lain dengan wajah pucat pasi melihat wakil ketua mereka telah terluka parah oleh pemuda dusun yang tak pernah di kenal itu.

__ADS_1


Bersambung!


__ADS_2