
"Sungguh kami tidak pernah mengira bahwa para Dewa laut teluk Liao memberikan dukungan kepada kita untuk melumpuhkan orang-orang barbar laknat seperti Kekaisaran Barbar Gilunda di seberang laut teluk Liao melalui mereka telah menghancurkan kapal-kapal perang Kekaisaran barbar Gilunda di wilayah perbatasan laut teluk Liao. " Kata para jenderal perang angkatan laut Kekaisaran Li yang mempercayai laporan dari Zhen Ching Yu yang di benarkan oleh keterangan dari Zhang Xiao Long sebagai saksi mata.
"Bagus sekali untuk kemenangan pertama kita dari mereka dan sekarang kita harus mencari cara untuk meraih kemenangan tunggal dari Kekaisaran barbar Gilunda yang harus kita dapat basmi agar kesempatan untuk memperoleh jasa baik di mata Kaisar Li dan rakyat Kekaisaran Li terhadap kita sebagai para pahlawan nasional mereka di wilayah perairan laut teluk Liao bagian timur laut." Kata Zhen Zheng Yan yang segera mengadakan pertemuan bilateral dengan para jenderalnya dan para pasukan laut Kekaisaran Li di ruang dalam rumah peristirahatan di pantai timur.
Zhang Xiao Long mengajak Liu Yi Fei pergi ke rumah lainnya setelah para pasukan Kekaisaran Li di sibukkan dengan rencana perang yang di lakukan oleh Zhen Zheng Yan dan Zhen Ching Yu sebagai pimpinan tertinggi mereka di sana.
"Kak Afung, apa rencana mu selanjutnya setelah kamu menghancurkan kapal-kapal perang milik Kekaisaran barbar Gilunda tadi di dasar laut teluk Liao? " Tanya Liu Yi Fei kekasih baru Zhang Xiao Long yang mengikuti langkah pemuda itu menuju ke pintu masuk ke dalam terowongan bawah laut teluk Liao.
"Menemui para pasukan Kekaisaran utara yang harus aku atur waktu untuk menggempur dan melumpuhkan Kaisar barbar Gilunda dan juga meraih kemenangan atas Kekaisaran Li yang harus mau menjadi kolega kita untuk wilayah di perbatasan mereka dengan kita. " Jawab Zhang Xiao Long meraih jemari kekasihnya untuk turun ke gorong-gorong rumah kecil di bagian paling timur dari pantai tersebut.
"Rencana mu sungguh mengagumkan sekali dan ku yakin bahwa dirimu akan menjadi seorang pria penakluk dunia persilatan daratan besar maupun dunia Kekaisaran di seluruh wilayah daratan besar. " Kata Liu Yi Fei yang semakin lama semakin memuja kekasihnya seperti Dewa langit yang mengagumkan hatinya.
" Ada tiga jalur untuk menuju ke wilayah suku Mi dan Kekaisaran Barbar Gilunda di tiga tikungan di dalam gorong-gorong ini. " Kata Liu Yi Fei yang memberitahu jalan untuk Zhang Xiao Long dapat bertemu dengan para pasukan Kekaisaran utara.
Para pasukan Kekaisaran utara telah menunggu kedatangan Zhang Xiao Long di sebuah rumah warna merah yang tertutup akar alang-alang yang tinggi dan rimbun. Dan, Zhang Xiao Long pun bisa melihat adanya beberapa orang dari wilayah barat daya seperti orang-orang wilayah perbatasan dengan Kekaisaran Nepal, Bhutan dan India serta Birma juga berada di antara para pasukan Kekaisaran utara yang segera bersujud hormat kepadanya begitu mereka melihat dirinya datang ke rumah itu.
"Hormat kami para pasukan Kekaisaran utara kepada Yang Mulia Kaisar Muda..! "Sapa para pasukan Kekaisaran utara yang bersujud di bawah sepasang sepatu indah Zhang Xiao Long.
" Kalian semua di mulai hari ini adalah laskar naga merah ku dan gelar ku adalah Kaisar Muda Naga Merah. " Kata Zhang Xiao Long dengan nada berwibawa sekali di hadapan para pasukan Kekaisaran utara yang kini menjadi para pasukan Kekaisaran naga merah.
"Siap, Paduka. Kami akan mematuhi peraturan dan perintah dari Anda sebagai Kaisar kami yang terhormat. "Kata para pasukan Kekaisaran naga merah yang meletakkan kedua tangan mereka di depan dada mereka sebagai salam hormat kepada Zhang Xiao Long.
" Bagus, mari kita mulai membuat perencanaan yang matang untuk melumpuhkan Kekaisaran barbar Gilunda di jalur kanan dari terowongan ini." Kata Zhang Xiao Long dengan sikap yang mencerminkan pribadi seorang penguasa muda yang tangguh.
Zhang Xiao Long pun segera mengadakan rapat dengan para pasukannya di dalam rumah yang diberi nama rumah merah olehnya sebagai salah satu dari tempat pertemuannya dengan para pasukan khususnya.
"Yang Mulia, ada seekor lebah beterbangan di sekitar rumah ini. " Kata Liu Yi Fei memberitahu Zhang Xiao Long dengan nada lembut sekali di sisi kanan pemuda tampan berusia tujuh belas tahun itu.
Zhang Xiao Long tanpa melihat ke arah lebah itu telah mendaratkan dengan manis di telapak tangannya lalu ia membaca pesan singkat dari dada lebah itu dengan cepat.
"Paduka, pasukan laskar naga merah telah tiba di wilayah perkampungan suku Liao yang di pimpin oleh Xi Ke dan Yun Hao. Mereka telah mengantarkan para nyonya muda dengan baik di wilayah ini. Dan, sekarang kami bersiap untuk menunggu konfirmasi selanjutnya dari anda. " Baca Zhang Xiao Long pada pesan singkat itu.
Zhang Xiao Long menghapus pesan singkat di dada lebah dengan ilmu sinkang penghapus pesan lalu Ia menulis pesan singkat di dada lebah untuk memberikan perintah selanjutnya untuk para pasukan laskar naga merah yang di perkampungan suku Liao. Dan, kemudian Zhang Xiao Long menerbangkan lebah ke udara di luar rumah merah usai rapatnya selesai.Kini, Zhang Xiao Long hanya menunggu kabar gembira dari para pasukan Kekaisaran naga merah yang telah di sebarkan di dalam kubu Kekaisaran Li dan juga Kekaisaran Barbar Gilunda.
"Yi Fei, mari kita temui Gilunda di istananya yang bau itu." Kata Zhang Xiao Long mengajak Liu Yi Fei melewati jalan lain untuk menyelinap ke arah pasukan Kekaisaran barbar Gilunda di wilayah Pesisir barat teluk Liao.
Zhang Xiao Long dan Liu Yi Fei bersembunyi di antara para pasukan Kekaisaran barbar Gilunda yang bersiap untuk berperang melawan para pasukan Kekaisaran Li yang telah mengarungi lautan teluk Liao untuk menyeberangi wilayah perbatasan.
__ADS_1
"Jenderal pasukan Kekaisaran Li sungguh licik sekali, lihatlah mereka telah lebih dulu telah membidik anak panah api ke arah kapal-kapal perang kita di wilayah kita." Kata salah seorang dari pasukan Kekaisaran barbar Gilunda dengan nada marah kepada para pasukan Kekaisaran Li yang menggunakan kapal induk mereka yang jumlahnya sekitar tiga puluh kapal perang laut.
"Hmm, mereka sendiri yang mencari sakit dari kita..! Ayo, kita balas mereka dengan pasukan kita..! "Perintah dari Jenderal perang Kekaisaran barbar Gilunda dengan pedang melengkung di acungkan di atas kepalanya untuk memberikan semangat untuk para pasukannya.
Kapal-kapal perang Kekaisaran barbar Gilunda telah bergerak menuju ke arah perbatasan antara wilayah Kekaisaran Li dengan Kekaisaran barbar Gilunda dengan kecepatan berlayar yang mengagumkan sekali sampai Zhang Xiao Long pun mengagumi cara berperang para pasukan Kekaisaran barbar Gilunda di dalam air.
" Aku ingin menaklukkan mereka sebagai para pasukan air ku melihat kehebatan mereka di dalam perang dalam air laut. " Kata Zhang Xiao Long di pikirannya.
Para pasukan Kekaisaran barbar Gilunda sangat cerdas dan mereka terbagi menjadi tujuh bagian untuk mengalahkan musuh mereka. Ada yang bagian menyelam ke dasar laut, ada yang jaga kapal induk mereka, ada yang menjaga wilayah darat mereka, ada yang melakukan penyerangan yang luar biasa sehingga para pasukan yang di miliki oleh Kekaisaran Li harus mundur cukup jauh dari garis batas wilayah perbatasan antara keduanya.
Zhang Xiao Long segera melesat cepat ke arah istana Kaisar Gilunda yang berada di pesisir barat teluk Liao. Zhang Xiao Long memberikan perintah kepada Liu Yi Fei memimpin pasukan Kekaisaran naga merah untuk menyerbu ke arah kapal-kapal perang Kekaisaran barbar Gilunda dari posisi utara kedua kapal Kekaisaran yang sedang bertempur itu
Whushh!
Syuttt!.
Werr!
Boom!
"Astaga , pasukan darimana mereka yang telah datang menyerang kita??!! " Seruan kaget para pasukan Kekaisaran barbar Gilunda yang telah di gempur oleh para pasukan Kekaisaran naga merah yang menggunakan startegi merampas kapal-kapal perang mereka di perairan laut teluk Liao maupun semiperairan.
"Gadis itu darimana datangnya??!! " Teriak Para pasukan Kekaisaran barbar Gilunda dengan nada murka melihat para pasukan mereka telah di bantai para pasukan Kekaisaran naga merah dari dalam air laut teluk Liao maupun wilayah daratan mereka.
Crack!
Crakk!
Para pasukan Kekaisaran Li tercengang melihat para pasukan Kekaisaran barbar Gilunda telah mendapatkan serangan dari kelompok lain yang melayang ke arah kapal-kapal perang Kekaisaran barbar Gilunda dengan hebat lalu membantai para pasukan Kekaisaran barbar Gilunda.
"Pasukan siapa mereka dan darimana asal mereka yang telah membantu kita dalam misi menghabisi para pasukan Kekaisaran barbar Gilunda? " Tanya Zhen Ching Yu yang berdiri di kapal induk Kekaisaran Li memegang meriam yang siap untuk meluncur ke arah kapal-kapal perang Kekaisaran barbar Gilunda jika waktunya untuk dirinya maju bersama-sama dengan para pasukan Kekaisaran Li.
"Tuan Muda Kedua, mereka adalah para pasukan Kekaisaran Naga Merah yang telah kami dengar dari teriakan mereka dari kapal induk Kekaisaran Li nomor sepuluh. " Jawab salah seorang dari jenderal perang Kekaisaran Li kepada Zhen Ching Yu.
"Eh, dimana Afung dan kekasihnya? " Tanya Zhen Zheng Yan yang baru sadar bahwa kedua orang dari pasukannya telah menghilang dari barisan pasukannya.
"Tuan muda pertama, mereka berdua berada di sana. " Jawab jenderal perang Kekaisaran Li yang menunjuk ke arah kapal induk Kekaisaran Li nomor satu dengan menenteng kepala para pimpinan Kekaisaran barbar Gilunda sekaligus para pimpinan perang Kekaisaran Li.
__ADS_1
"Hei, Saudara Afung kenapa kamu membunuh mereka yang menjadi pasukan Kekaisaran Li kami??? " Tanya Zhen Zheng Yan nada heran dan menuntut keadilan kepada Zhang Xiao Long.
"Karena mereka adalah pengkhianat Kekaisaran Li yang bekerjasama dengan Kekaisaran barbar Gilunda untuk menghancurkan kalian di tengah laut teluk Liao di dalam misi kalian yang ingin membunuh Kaisar barbar Gilunda pimpinan dari Kekaisaran barbar Gilunda. " Jawab Zhang Xiao Long dengan nada menyakinkan kepada Zhen Zheng Yan seraya memberikan surat bukti dari pengkhianatan para pasukan Kekaisaran Li di kapal induk Kekaisaran Li nomor satu kepada Zhen Zheng Yan melalui anak panah yang telah di bidikan oleh Zhang Xiao Long kepada Zhen Zheng Yan di kapal induk Kekaisaran Li nomor lima.
Zhen Zheng Yan dengan cepat menangkap anak panah yang ada surat bukti dari ucapan dan tindakan Zhang Xiao Long yang membunuh para jenderal perang Kekaisaran Li di kapal induk Kekaisaran Li nomor satu. Lalu, Zhen Zheng Yan membaca surat bukti itu dengan sepasang mata kaget sekali seraya tersenyum berterimakasih kepada Zhang Xiao Long.
"Saudara Afung, aku ingin meminta bantuanmu untuk membantu kami membunuh Gilunda agar perang antara kami dengan Kekaisaran barbar Gilunda segera berakhir dengan kami sebagai pemenangnya. " Kata Zhen Ching Yu segera meminta bantuan kepada Zhang Xiao Long.
"Oh, aku akan membantu kalian dengan syarat yang harus kalian penuhi sebagai pertukaran jasa ku terhadap kalian. Apakah kalian bersedia untuk memenuhi syarat ku? " Ucap Zhang Xiao Long dengan nada tegas kepada Zhen Zheng Yan dan Zhen Ching Yu yang memikirkan sesaat syaratnya sebelum mereka berdua memberikan jawaban kepada Zhang Xiao Long.
"Baiklah, apa syarat mu itu? " Zhen Zheng Yan langsung memberikan jawaban kepada Zhang Xiao Long.
"Tulis surat kepada Kaisar Li untuk menjadikan aku sebagai koleganya dengan memberikan batas wilayah perairan maupun semiperairan dan daratan besar sebagian menjadi wilayah ku yakni wilayah Kekaisaran naga merah dengan aku sebagai Kaisarnya." Jawab Zhang Xiao Long dengan nada tegas kepada Zhen Zheng Yan dan Zhen Ching Yu yang tercengang dengan syarat yang diajukan oleh Zhang Xiao Long kepada mereka berdua.
"Itu sama sekali bukan syarat yang adil,saudara Afung. " Kata Zhen Ching Yu yang menolak syarat dari Zhang Xiao Long.
"Iya, Kaisar Li tak mungkin bisa memberikan wilayah yang dikuasai olehnya kepada kau yang mengaku sebagai Kaisar naga merah? " Tanya Zhen Zheng Yan dengan nada marah kepada Zhang Xiao Long.
"Mmm, kalau begitu aku tak sudi untuk bantu kalian untuk membunuh Gilunda yang baik hati telah memberikan kekuasaannya kepadaku secara resmi melalui stempel kekuasaannya ada di tanganku." Kata Zhang Xiao Long tersenyum tegas kepada Zhen Zheng Yan dan Zhen Ching Yu seraya memanggil Gilunda yang di sandera oleh para pasukan Kekaisaran naga merah untuk datang ke kapal induk Kekaisaran Li nomor satu yang di kuasai oleh Zhang Xiao Long.
Kaisar Barbar Gilunda menghampiri Zhang Xiao Long dengan gugup seraya memberikan stempel kekuasaannya secara resmi kepada Zhang Xiao Long yang memperlihatkan stempel itu kepada Zhen Zheng Yan dan Zhen Ching Yu yang berada di kapal induk Kekaisaran Li nomor lima dan nomor sepuluh.
"Kauu..?!"
"Kakak dia adalah seorang bajingan rendah yang menipu kita dengan wajah polosnya..! "
Zhen Zheng Yan dan Zhen Ching Yu marah besar kepada Zhang Xiao Long yang melihat keduanya melesat cepat dari kapal induk Kekaisaran Li nomor lima dan nomor sepuluh dengan pedang terhunus ke arah Zhang Xiao Long di kapal induk Kekaisaran Li nomor satu.
Swoooshh!
Zhang Xiao Long melesat cepat dengan ujung anak panah di tangannya lebih cepat daripada pedang di tangan Zhen Zheng Yan dan Zhen Ching Yu telah merobek tenggorokan keduanya dengan ujung anak panah di tangannya itu.
Kresssss!
Zhang Xiao Long menendang mayat keduanya ke laut teluk Liao dimana mayat keduanya telah di makan ikan hiu liar di dasar laut teluk Liao dengan lahap.
Duk!
__ADS_1
Brushh!
Bersambung!