
Wutzz..!
Elakkan gadis baju putih yang bernama Rong Rong berhasil menghindari serangan maut yang di lakukan oleh lima anggota Sekte Harimau Hutan Luar Gunung Shen yang menggunakan lima golok tajam yang bergerigi.
Betzz..!
Salah satu dari lima anggota Sekte Harimau Hutan Luar Gunung Shen menerjang dengan siku ke arah pinggul kanan Rong Rong yang terbuka dari perlindungan gadis itu.
Singg..!
Duk..!
Afung atau Zhang Xiao Long dengan lincah dan pura -pura tak bisa ilmu silat itu melakukan adu siku dengan pura -pura menghindar dari sisi kiri dan bagian belakang Rong Rong sehingga salah satu dari anggota Sekte Harimau Hutan Luar Gunung Shen meringis kesakitan.
" Aughh..!" Pekik kesakitan salah satu anggota Sekte Harimau Hutan Luar Gunung Shen yang kebingungan dengan siku nya yang tadinya bisa mengenai pinggul gadis cantik murid Si Bidadari Ungu Gunung Xian itu ternyata malah terbentur siku pemuda dusun yang selalu berusaha keras mencari perlindungan di belakang gadis cantik itu.
" Heii...Jangan -jangan pemuda dusun ini hanya pura -pura bodoh saja..!" Pikirnya dan Orang itu kembali menyerang Rong Rong dari arah bahu kanan gadis itu dengan gagang goloknya di arahkan untuk mengetuk lepas bahu kanan dari gadis cantik itu.
Tetapi, sebuah rumput yang entah darimana datangnya itu telah menghalangi niatnya itu dan menempel erat di gagang golok pria brewok itu yang tiba -tiba hancur dan hanya ada besi golok nya saja ketika Ia menariknya.
Betz..!
Crang..!
" Heiii..! " Pekik pria brewok yang hampir tak percaya kalau golok kesayangannya itu telah hancur hanya di tempeli rumput yang tiba -tiba menempel di gagang goloknya.
Pria brewok semakin penasaran sekali terhadap pemuda dusun yang kini sedang berjongkok jauh dari pertempuran yang sedang terjadi antara teman -temannya melawan gadis cantik murid Si Bidadari Ungu Gunung Xian.
Maka, Si brewok perlahan -lahan mendekat ke arah pemuda dusun seraya kepalan tangannya di arahkan ke depan dengan maksud ingin mencari tahu tentang si pemuda dusun yang aneh itu.
Wuttt..!
__ADS_1
Zhang Xiao Long yang melihat serangan yang di duga hanya sebagai tes saja terhadapnya itu tak bergeming di tempatnya berjongkok di bawah pohon yang rindang dan sejuk.
Lalu, ketika ada kepalan tangan Si Brewok sudah akan mendekat kepadanya itu. Ia segera angkat kedua tangannya untuk menutup kedua mata nya seolah -olahnya dirinya tak bisa mengelak sama sekali dan di sertai jeritannya yang tampak ketakutan itu berhasil mengecoh lawan.
" Hyaaa..! Jangannnnnnn...!" Jerit Zhang Xiao Long yang berhasil mengelabui lawannya yang sudah menyeringai senang sekali bahkan dirinya akan celaka terkena kepalan tangan musuhnya.
" Hahaha..Ternyata perkiraanku salah...! Baiklah kau mampus lah di tangan harimau besi kuu..! " Seru Si Brewok dengan kepalannya menerjang Si pemuda dusun seraya menyeringai meremehkan si pemuda bodoh itu.
Wuttzz...!
Bugh...!
Bruakk...!!
Tetapi, apa yang telah terjadi bukanlah yang seperti di duga oleh Si Brewok yang sudah yakin akan menghabisi si pemuda dusun bodoh itu dengan kepalan tangannya adalah sebaliknya yaitu Si Brewok yang terjengkang dengan tubuh kaku dan tak bernyawa lagi karena kepalan dari tangannya mempunyai ilmu pukulan harimau besi justru malah menyerang nya.
Karena apa ? ,ya karena kepalannya itu terbentur kedua tangan Zhang Xiao Long yang menutupi kedua mata seakan dirinya akan celaka dan tewas di tangan musuhnya. Rupanya kedua tangan Zhang Xiao Long sudah mengalir ilmu sinkang menyedot ilmu pukulan lawan dan saat di lepaskan olehnya, maka pukulan lawan telah menerjang balik lawannya hingga lawannya itu tewas oleh ilmu pukulan lawannya sendiri.
" Bocah sial..! Kau pikir kau bisa menipu Aku Si Panglima Harimau Hutan Luar Gunung Shen..! " Teriak seorang pria yang melompat dari pohon yang berada di seberang Zhang Xiao Long telah menyerang pemuda ini dengan telapak tangan kanan yang mengandung hawa sinkang yang amat kuat dan keji sekali.
Wuttt...!!
Plakkk...!!
" Agrrhhhh..! Hei, paman kau jangan sembarang menyerangku tanpa bukti kuat tentang tuduhan palsu mu itu kepadaku..!!" Balas Zhang Xiao Long yang hanya mengangkat tangan kanan nya ke depan dari tempatnya berjongkok di depan mayat si Brewok untuk meminta si kurus tak menyerangnya.
Tetapi, Si Kurus malah melotot kaget sekali di karenakan telapak tangan kanan Si Kurus yang mengandung hawa sinkang atau tenaga dalam yang cukup kuat dan membahayakan nyawa tiap lawan yang di temui nya itu telah di sambut oleh telapak tangan si pemuda dusun yang ternyata mengandung hawa sinkang yang sangat halus sekali bagai kapas saja.
Namun, akibatnya adalah tenaga dalam Si kurus malah tersedot habis oleh tenaga dalam halus Si pemuda dusun yang aneh itu maka untuk dirinya dapat mempertahankan nyawanya itu.
" Kyaaaaa...!! " Si Kurus memekik tajam sekali seraya menggunakan mulutnya untuk memakai senjata rahasianya yang berupa pil empedu ular cobra hijau yang sangat berracun untuk di pakai menyerang si pemuda dusun itu.
__ADS_1
Puhh..!
Wetzz..!
Zhang Xiao Long hanya menggerakkan kepala nya ke samping dan rambut nya yang panjang dan warna hitam pekat telah melindungi leher nya dari serangan senjata rahasia Si Kurus yang sangat berbahaya melalui ilmu sinkangnya yang di alirkan ke rambutnya saja telah menyerang balik senjata rahasia Si Kurus sehingga Si Kurus tewas menelan senjata rahasianya sendiri.
Glekk..!
Bruakk...!
Rong Rong yang sedang sibuk menghadapi para lawannya itu ternganga melihat dua kali orang yang ingin menyerang si dungu telah tewas tanpa sebabnya bisa di ketahuinya itu. Gadis ini segera berpikir ulang mengenai penilaiannya itu terhadap Si dungu Afung itu. Ia pun mulai ada dugaan kuat bahwa Afung tentu mempunyai sedikitnya ilmu kepandaian silat yang mungkin tak setingkat dia.
Namun, Afung di lihatnya bisa menghadapi dan membunuh lawan -lawan yang ringan -ringan saja tingkatnya. Maka, Rong Rong fokus untuk menghadapi sisa dari lima atau enam orang dari Sekte Harimau Hutan Luar Gunung Shen yang sedang di hadapinya itu.
Wuttt...!!
Serttt..!
Cring..!
Empat golok bergerigi menerjang Rong Rong dari segala sisi gadis itu sehingga Rong Rong menggunakan ilmu meringankan tubuhnya yang lihai menghindari serbuan empat buah golok bergerigi yang di mainkan oleh keempat orang musuh yang menggeroyoknya itu sembari jari -jari tangannya membentuk lengkungan tarian kipas yang sangat indah bukan main sehingga terjadilah sesuatu yang di luar dugaan oleh para lawannya itu.
Yakni, empat golok terbang dari tangan empat anggota Sekte Harimau Hutan Luar Gunung Shen dan menancap secara aneh yang ternyata berhasil membunuh para lawannya yang telah tertusuk golok sendiri di dada, kepala, punggung dan dada dari para lawannya itu.
Cep..!
Cep..!
Cep..!
Cep..!
__ADS_1