
Hari pertama menjadi mahasiswa membuatku deg-degan. Aku akhirnya berada di tempat yg baru, bersama orang baru. Kami semua terlihat sama. Masih culun dan sangat terlihat sebagai mahasiswa baru.
"Perkenalkan saya Felicia Adams, disapa Fe. Senang berkenalan dengan kalian" aku memperkenalkan diri di depan semua teman mahasiswa baru Arsitektur
Semua memperkenalkan diri satu persatu dan ternyata salah satunya adalah teman sekolahku waktu SMP, Sisi. Dari 120 orang mahasiswa, hanya 19 orang perempuan selebihnya adalah mahasiswa laki-laki.
"Hai, kita ke kantin bareng yuk" ajak salah satu teman kelasku.
"Yuk, lebih rame lebih bagus, biar kita keliatan kompak" Jawab Sisi.
Kami pun sepakat pergi bersama, semua mahasiswa perempuan ikut dan beberapa mahasiswa laki-laki. Semua langsung terlihat akrab, walau pun baru beberapa jam berkenalan.
"Fe sama Sisi udah kenal lama yah?" tanya Prilly
"Kebetulan emang kita waktu SMP sekelas. Tapi SMA kita beda sekolah, baru bareng lagi pas disini. Tadi makanya seneng banget pas liat ada kenalan lama" jawab ku sambil tersenyum.
"Wah, ternyata pantesan tapi akrab banget. Lain kali kita jalan bareng juga yuk. Pasti seru rame-rame!" Prilly nampak ceria bersemangat.
__ADS_1
"Boleh, asal ada yg nganterin. Aku gak punya kendaraan soalnya" jawab sisi sambil mengangkat bahunya.
"Emang tinggal dimana Si?" aku bertanya kepada Sisi karena penasaran.
"Kosan depan kampus Fe. Oh iya kamu tinggal dimana? Deket kampus juga? "
"Agak jauh sih. Kata kak Alan daerah deket kampus agak kurang aman" jawabku lalu aku mulai menyantap makananku.
"Fe, kamu masih sama kak Alan? Wahh langgeng juga yak" mata Sisi membelalak mengingat hubunganku dan kakak kelasnya yg memang awet sejak 1 SMA.
"Wah, Alan siapa tuh? " Prilly mulai menggodaku.
Aku, Prilly dan lainnya ikut tertawa tetapi orang yg duduk disampingku hanya diam tidak merespon. Aku perhatikan memang dia tidak bicara apa pun sejak kami berjalan bersama dari kelas hingga sekarang. Itu membuatku penasaran.
"Hei, kamu Yuri kan? " aku memncoba mengajaknya bicara.
"Iya" jawab Yuri singkat dengan suara yg kecil nyaris tidak terdengar.
__ADS_1
Aku langsung berpikir mungkin dia memang tidak suka bergaul dengan orang lain atau pendiam. Kami pun langsung melanjutkan menyantap makanan kami sambil sesekali mengobrol.
****
"Fe, gimana tadi kelasnya?" aku dan mama mengobrol ditelfon sebelum tidur.
"Seru kok ma. Ternyata Sisi teman SMPku juga dikelas yg sama. Tapi yg lain juga ramah kok"jawabku mencoba menenangkan mama.
"Kamu baik-baik yah. Di kelasnya banyak laki-laki ya?"
"Iya mama. Namanya juga Teknik kan pasti banyak cowoknya. Tapi cewek juga lumayan, ada 18 orang. Pada baik-baik semua lagi" jawabku meyakinkan mama.
"Ya udah kamu tidur deh. Besok mama telfon lagi".
Aku menatap handphone ku setelah mematikan telfon, seketika aku menangis. Tidak disangka sekarang aku jauh dari mama dan papa dan mulai tinggal sendirian. Rasa rindu rumah sangat besar sekarang, rasanya ingin pulang saja.
"Mama, Fe mau pulang. Fe rindu" aku mulai merindukan rumah dan juga mama.Tangisanku tidak berhenti sampai aku tertidur.
__ADS_1
#bersambung..
Jangan lupa like dan comment yah....