Perjalanan Cinta Kembar Empat

Perjalanan Cinta Kembar Empat
Saling Cemburu


__ADS_3

Hari-hari Arin lewati, sebagai murid dan sekaligus kekasih seorang guru.


Arin yang masih terbilang sangat muda, dan perasaannya juga sangat sensitif.


Sering kali Arin merasa kesal dan cemburu, jika Gani dekat dengan perempuan lain.


Padahal itu hanya sebatas antara sesama Guru, yang sedang mengerjakan sesuatu.


Namun Gani yang tidak pernah peka dengan perasaan Arin, sering kali merasa bingung dengan sikap berubah-ubah nya Arin.


Seperti sekarang ini sedang di adakan acara lomba 17 Agustus, semua murid dan para Guru di sekolah pada berkumpul di lapangan sekolah.


Bu Rini yang sudah lama menaruh hati kepada Duda beranak 1 itu, sering mencuri-curi perhatian kepada Pak Gani.


Namun bukan Bu Rini saja, melainkan ada beberapa Guru perempuan yang juga memiliki perasaan kepada Pak Gani, contoh nya saja saat ini Bi Rena dan Bu Kiki.


Mereka terang-terangan mendekati Pak Gani, sehingga membuat Arin merasa jengah dan semakin panas.


Tanpa Arin ketahui sedari tadi Pak Gani sudah mencoba untuk menghindar, namun para Guru perempuan itu tetap kekeh untuk semakin mendekat.


Lomba terus berlanjut bermacam-macam acara telah di tampilkan.


Ada lomba karung, ada lomba menari, lomba makan kerupuk, ada juga lomba bakiak, dan lain-lainnya.


Kini giliran Arin dan ke dua teman-temannya yang giliran mendapatkan lomba.


Namun hati Arin yang dari tadi tak karuan, akibat terbakarnya api cemburu.


Memilih tak ikut permainan tersebut.


Semua orang pada bingung, bukannya setiap tahun Arin adalah orang yang sangat antusias dalam berbagai lomba yang di adakan.


Namun saat ini Arin lah yang paling males dari yang lainnya.


Gani merasa ada yang aneh dengan sikap kelasih nya itu, meminta tololong kepada Pak Budi untuk menggantikan diri nya berada di kerumunan Guru perempuan.

__ADS_1


Gani berjalan ke arah dimama saat ini Arin sedang berjongkok dengan di lihat semua para Guru dan murid.


Mereka semua melihat Gani yang menghampiri Arin, pada penasaran, ada yang marah, apa lagi Adel.


Adel sangat emosi, karena laki-laki incarannya berjalan menghampiri saingannya.


Saat Pak Gani sudah di depan Arin, Pak Gani juga ikut berjongkok, meminta semua murid pada menjauh sedikit.


Agar Gani lebih leluasa untuk melihat keadaan Arin.


Saat ini bukan antara kekasih, namun antara Guru dan murid.


"Ada apa? apakah ada yang mengganggu pikirannu?" ucap Gani yang masih bersuara dengan lembut.


Gani yang sudah tahu sifat kekasih nya ini, bisa menebak antara hati Arin yang bahagia atau yang lagi ada masalah.


"Aku ingin pulang!" jawab Arin.


Hanya kata-kata itu yang keluar dari mulut Arin.


Namun mereka yang mengetahui sang adik memiliki perasaan, tak ingin ikut campur.


"Acara belum selesai! kamu pun juga belum ikut lomba."


"Aku males di sini, terus saja dekat-dekatan dengan para Ibu-ibu centil itu!" sudah lupa dengan perjanjian kita! Bapak sendiri loh yang membuat perjanjian itu.


Degggggggg


Kini Gani baru mengetahui apa penyebab hilang nya semangat Arin, berarti kesalahan ada pada diri nya.


Gani pikir Arin hanya cemburu dengan Adel, namun ternyata baru Gani ketahui Arin juga tak suka diri nya berdekatan dengan perempuan lain.


Saat ini Gani merasa bersalah, diri nya lah yang membuat perjanjian, namum diri nya pula yang ternyata telah mengingkari.


"Maapkan saya sayang, saya tidak mengetahui nya!" saya pikir itu berlaku hanya dengan Adel saja.

__ADS_1


"Saya juga bisa melakukannya!" jawab Arin.


Arin yang mengetahui bahwa diri nya adalah primadona di sekolah itu, dengan mudah nya memilih laki-laki mana yanga akan dia pilih.


Arin berdiri dan meninggalkan Gani yang saat itu masih berjongkok.


Arin menghampiri kakak kelas nya, yang di ketahui adalah ketua Osis.


Laki-lali terpopuler selain ke tiga saudara kembar nya.


"Saya mau ikut lomba, tapi harus dengan kak Haidar!" ucap Arin.


Haidar yang tidak pernah mengetahui bahwa diri nya terpilih dalam percobaan Arin, merasa sangat bahagia.


Sebagai cwo terpopuler, bisa bersama cwe primadona sekolah, merasa sangat tersanjung.


Kini lomba kembali di lanjutkan.


Dengan mesra nya Arin bermain dengan Haidar, yang membuat Pak Gani terbakar oleh api cemburu.


Kini Gani sadar, ternyta kekasih kecil nya ini bisa membuat Hati Gani menjadi jungkir balik.


'Jadi begini tadi Rin perasaan kamu, saat melihat saya bersama para Guru-Guru perempuan,' batin Gani yang sangat terbakar oleh api cemburu.


Gani yang tak ingin melihat adegan itu, memilih untuk pergi.


Arin yang dari kejauhan melihat kepergian Gani merasa puas, karena bisa membuat Gani sadar apa yang barusan dia rasakan.


Sabar Pak Gani 🀭🀭 nama nya juga masih labil.


Hai kakak-kakak reader, jangan lupa kasih author semangat ya😘😘


Beri author Like, Komen, Hadiah, dan Vote 😍😍😍😍


Terimakasih banyak buat kalian yang masih bertahan untuk kelanjutan cerita author πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2