Perjalanan Cinta Kembar Empat

Perjalanan Cinta Kembar Empat
END


__ADS_3

Hari yang ditunggu telah tiba, kini semua murid pada berkumpul di ruang aula. Semua murid juga pada membawa wali mereka masing-masing.


Sedangkan Adnan, Adrian, Aidan, dan Arin, datang bersama dengan Adi, Lisa, Ibu Adi, dan Elsa.


Kini Elsa sudah berbadan dua. Badannya yang kecil dan mungil, membuat orang tidak ada yang mengetahui jika dirinya saat ini sedang berbadan dua.


Pembukaan, serta pengumuman telah selesai. Kini satu-persatu telah menerima rapot mereka masing-masing.


"Akhirnya kalian sudah selesai menimba ilmu di sekolah menengah akhir. Papah harap setelah ini kalian semua harus lebih rajin dan giat belajar!" Ucap Adi, yang memberi nasehat kepada keempat anak kembar nya.


"Baik papah," jawab Adnan, Adrian, Aidan, dan Arin.


Walaupun mereka semua sudah dewasa, namun dimata Adi dan Lisa, mereka berEmpat tetaplah anak-anak. Yang menangis saat minta dibelikan mainan, yang menangis saat berebut mainan, yang menangis saat berebut kasih sayang.


Namun kini mereka berEmpat sudah tumbuh dewasa, dan memiliki jalan mereka masing-masing.


Memilih kehidupan yang mereka pilih. Serta menjadi panutan buat anak-anak mereka kelak.


Adi menangis memeluk mereka berEmpat, yang kini sebentar lagi gelarnya akan berubah sebagai kakek.


Teringat dulu saat si kembar baru lahir, disaat Adi memilih meninggalkan mereka demi pengobatan Aya.

__ADS_1


Merindukan keluarga sangatlah berat, namun Adi sosok laki-laki kuat dan tangguh. Berbagai macam cobaan yang dia lewati, hingga percintaan yang pernah kandas, sebelum menemukan cinta sejati nya.


Kini lengkaplah sudah kebahagiaan Adi dan Lisa. Hanya sewaktu-waktu memantau bagaimana keadaan anak-anak mereka.


***


Seminggu kemudian, setelah acara perpisahan sekolah.


Adnan dan Adrian mulai menyibukan mengurus kuliah mereka.


Masalah percintaan mereka berdua tidaklah sebaik adik kembar mereka yaitu Aidan dan Arin.


Adnan, ditinggal menikah oleh Hanin. Karena Hanin butuh pendamping hidup, bukan sekedar perhatian semata yang sering diberikan oleh Adnan.


Sedangkan Adrian, masih menunggu Keira lulus sekolah. Karena Lukman tidak ingin jika anak-anak nya kelak direndahkan oleh pasangan mereka.


Bukan menolak, hanya saja Lukman masih memantau sebesar apa cinta dan sayang Adrian kepada anak nya. Dan sedikit memberikan ruang, agar Adrian semakin bertambah dewasa.


Karena umur tidak menjamin rumah tangga bisa bahagia. Sebab Lukman merasa sering khawatir, jika masalah nya dulu akan terulang lagi kepada anak-anak nya.


Sedangkan Aidan, kini hanya menunggu hari, bulan, dan detik-detik kelahiran calon buah hati nya.

__ADS_1


Aidan sangat sabar menghadapi bumil, yang sering berganti-ganti mood nya.


Terkadang Aidan, sering diuji kesabarannya. Elsa yang meminta Aidan tetap berada di rumah. Namun setelah dirumah Aidan justru dicuekin, dimarahin. Terkadang Elsa ngidam yang aneh-aneh, bukannya dimakan, malah di diamin.


Begitu sabar sampai-sampai Aidan menangis pulang kerumah orang tua nya, mengeluh diperlakukan seperti itu. Namun, bukannya diberi nasehat, atau saran. Yang ada Aidan sering diejek oleh kedua orang tua nya.


Seperti itulah gambaran anak muda, yang menghadapi ibu hamil.


Ada saatnya dia merasa lelah, namun mencoba tetap sabar, karena kedewasaan.


Sedangkan Arin. sudah mulai mempersiapkan acara akad pernikahannya bersama dengan Gani. Guru sekolah nya sendiri.


Walaupun sederhana, tanpa mengundang banyak orang. Namun acara tersebut berjalan sangat lancar, dikelilingi oleh orang terdekat, dan terkasih. Hendri dan Aya pun ikut hadir di acara yang sakral itu.


Hingga terdengar jelas ditelinga Arin, saat Gani mengucapkan janji suci, dan berjabat tangan dengan Adi. Sehingga kata Sahhh menggema di seluruh ruangan tersebut.


Dimana dulunya di tempat itu juga Hendri mengucapkan janji setia menikahi Aya. Hingga sampai sekarang pernikahan mereka bahagia dan dikarunia anak perempuan yang cantik dan lucu.


Maaf ya gaes baru update, aku 2 hari sakit. jadi kurang bisa beraktifitas. πŸ™πŸ™πŸ™


Nanti ada exstra Bab nya 😍.

__ADS_1


Terimakasih yang masih bertahan di bagian cerita ini. tanpa kalian aku bukanlah apa-apa.


Yang sering lalai setiap update nya.


__ADS_2