
Saat menjelang sore.
Arin yang biasa nya membersihkan halaman rumah, di karenakan banyak nya daun-daun yang pada berguguran.
"Dek kamu jemput mamah gih sana,!' ucap Adnan.
"Aku sibuk kak Adnan, kak Adnan aja deh atau yang lain nya saja.!"
"Kakak juga sibuk dek, kakak lagi memperiksa laporan tugas papah."
Tidak lama setelah itu, datanglah Lisa dengan pegawai baru nya yang bernama Hanin.
Hanin menawarkan kepada Lisa, utuk bisa mengantarkan ibu bos nya itu pulang ke rumah dengan selamat.
Daripada menunggu lama-lama, Lisa meng iya kan saja, apalagi sudah hampir waktu magrib.
"Eh itu mamah, di anter sama kak Hanin," ucap Arin.
"Terimakasih Hanin, sudah mau mengantarkan saya," ucap Lisa kepada Hanin.
"Sama-sama bu bos," jawab Hanin.
Sedangkan Adnan yang melihat mamah nya sedang di anter Hanin, merasa sangat senang karena bisa melihat wajah cantik Hanin.
"Mampir dulu yuk, kita makan bareng malam ini,!" ucap Lisa.
"Lain kali saja bu bos, takutnya kakek sudah lama menunggu Hanin."
Kalo begitu saya pamit dulu bu bos, kak Adnan, Arin."
"Assalamu Alaikum," ucap Hanin.
"Wa Alaikum Salam," jawab Lisa, Adnan, dan Arin.
Saat ini Lisa dan Arin, memasak bersama untuk menu makan nanti malam.
"Mah, kak Hanin cantik ya baik lagi,?" ucap Arin.
"Iya Rin, dia juga rajin, tanpa di suruh pun dia mau mengerjakan tugas apa saja," kasihan loh dia harus menjadi tulang punggung keluarga, apa lagi kakek nya sedang sakit-sakitan.
"Kasihan ya mah, tapi kak Hanin cocok loh mah sama bang Adnan.?"
"Cocok sih, tapi kalian masih sekolah," masih satu tahun lebih baru lulus, dan juga harus bekerja.
"Ih mamah, kak Adnan kan sudah punya kerjaan," kak Aidan dan juga kak Adrian, anak-anak mamah pada punya kerjaan masing-masing loh.
"Loh kok mamah baru tahu ya,?" emang nya apa kerjaan kalian.?
"Kak Adnan kan bantu mengelola bisnis ojek online papah yang ada dimama-mana, kak Adrian sering bantu mamah di toko, nah nanti toko nya buat kak Adrian saja, siapa tahu nanti nya kak Adrian bisa buka toko di mana-mana, kalo kak Aidan mengelola bengkel motor papah," ucap Arin yang antusias mengucapkan pekerjaan kakak-kakak nya.
Tiba-tiba Adi datang dan langsung memeluk erat tubuh Lisa.
"Ngomong apaan sih, kok pada seru banget.?"
"Ini loh mas, anak kamu."
"Kenapa sayang.?"
__ADS_1
"Dia bilang kalo abang Adnan cocok sama Hanin."
"Lah memang cocok sayang," di juga perempuan baik, jujur, aku setuju saja jika Adnan sama Hanin, jawab Adi.
"Tuh kan mah, apa Arin bilang cocok kan."
"Iya memang cocok," tapi yang penting saat ini kalian sekolah yang benar, jangan bikin papah sama mamah kecewa.
"Iya papah ku sayang," ucap Arin sambil bergelayut manja dengan Adi.
Tidak lama setelah itu, tiba-tiba datang lah si cantik, mungil Keira.
"Paman, Bibi," ucap Keira yang tiba-tiba datang memeluk erat Lisa.
"Duh tumben kesini sayang, ada apa,?" ucap Lisa.
"Bibi Kei ajak kak Arin jalan-jalan ya malam ini.?"
"Tidak boleh,!" masa anak gadis jalan-jalan nya malam hari sih.
"Issss paman ini, yahhhhh," ucap Kei yang memelas dengan wajah cemberut nya.
"Kita ajak kak Adrian aja deh," ucap Keira.
Keira sebenarnya sangat menyukai Adrian.
Dengan sikap jahil Adrian, mampu membuat hati Keira menjadi berbunga-bunga.
Maklum ya gaes anak cebe-cabe an 🤭🤭
"Paman putuskan kalian nanti malam berangkatnya sama kak Aidan.!"
Jika pergi bersama Adrian, yang ada pulang nya bisa sampai azan subuh.
Karena sangat kebiasaan, jika Adrian dan Keira jalan-jalan mereka berdua bisa lupa waktu, sebab itu Adi tidak membolehkan jika mereka berdua jalan-jalan bersama.
"Baiklah," ucap Keira dengan lesu.
Sedangkan Arin sudah tertawa cekikikkan, karena Arin sangat tahu jika Keira sangat ingin jalan-jalan nya bersama Adrian bukan dengan Aidan.
Malam hari nya.
Setelah selesai makan malam, Arin sudah bersiap-siap berangkat untuk ke acara pasar malam.
Sedangkan Aidan malah ogah-ogahan untuk pergi.
Karena Aidan adalah tife laki-laki yang suka di rumah saja, tidak suka keluyuran malam-malam.
Jika tidak permintaan Adi, mana mungkin Aidan menuruti nya.
Aidan juga mengajak Adrian, agar di perjalanan ada teman bicara.
Sedangkan Keira jangan di tanya lagi, dia adalah orang nomer satu yang sangat bahagia jika Adrian juga ikut bersama nya malam ini.
Arin membonceng Keira, sedangkan Adrian membonceng Aidan.
Mereka ber empat mengendarai motor, karena jarak rumah Adi dan pasar malam tersebut kemungkinan hanya memakan waktu 30 menit.
__ADS_1
Di lain tempat.
Ara semakin merengek di kala Gani tidak bisa menuruti permintaan nya untuk membelikan jajanan tersebut.
Sebab Gani merasa tidak enak hati, jika pergi nya pada malam hari.
Apalagi saat malam hari, toko milik orang tua Arin sudah tutup.
Dan Gani berjanji kepada Ara, akan membelikan nya di lain waktu.
Namun, nama nya juga anak kecil, jika kemauan nya tidak di turuti yang ada malah semakin merengek.
Berbagai cara Gani lakukan, tidak membuat Ara berhenti menangis.
Tiba-tiba Gani baru teringat, di kampung sini ada sebuah pasar malam yang baru beberapa hari di buka.
Dan Gani menawarkan kepada Ara untuk pergi ke pasar malam tersebut.
Dan untung nya Ara pun mau dan berhenti menangis.
Setelah bersiap-siap, Gani dan Ara pergi ke acara pasar malam tersebut.
Demi kebahagian anak semata wayang nya, Gani rela memberikan apa pun asalkan Ara bisa bahagia.
Sebab, Gani bukanlah orang yang kaya raya.
Gani hanya seorang guru honor dan memiliki beberapa tempat kossan yang ada di kota, tempat lelahiran Gani.
Hanya mengharap itulah penghasilan Gani, setiap bulan nya agar bisa bertahan untuk membiayai anak dan ibu nya.
Saat Gani sudah sampai di pasar malam tersebut, banyak orang-orang yang berlalu lalang membeli keperluan mereka masing-masing.
Gani membawa Ara ke tempat bermain, yang ada di ujung sana.
Tiba-tiba tidak senghaja Gani menabrak seseorang perempuan yang sangat Gani kenali.
"Ehhhh ehhh maapkan saya," ucap Gani.
"Saya yang minta maap."
"Arin,' ucap Gani yang terkejut saat mengenali orang yang dia tabrak.
"Eh pak Gani," jawab Arin.
"Kamu sama siapa.?"
Belum semapat Arin menjawab, tiba-tiba dari arah lain, datanglah Aidan, Adrian dan Keira.
"Kamu di sini kak Rin, aku cariin dari tadi loh," ucap Keira.
"Pak Gani," ucap Aidan dan Adrian bersamaan.
Gani melihat ke arah Arin yang meminta jawaban, karena Arin pergi bersama seorang laki-laki yang sangat Gani kenali.
"Kenalkan pak Ini mas Adrian, dan ini kak Aidan," bapak pasti sudah kenal kan.dia ini adalah kakak kembar aku, ucap Arin
"Kembar.?"
__ADS_1
Arin menceritakan kepada Gani, bahwa dia adalah kembar empat, dan dialah anak yang terkhir dari tiga bersaudara kembar.
Tuh kan pak Gani terkejut, saat mengetahui bahwa Arin adalah kembar empat 🤭🤭🤭