
Selesai Sudah tugas Dhiafakhri membuat daftar nama santri peserta seleksi. Kini tinggal menunggu instruksi dari Ustadz Nizwar mengenai waktu pelaksanaan seleksi dan penempatan nama-nama yang akan mengikuti lomba.
Setelah sampai di Pondok beberapa Santri yang namanya terdaftar dalam proses seleksi menyapa Dhiafakhri. kak Fakhri kapan pengumuman nama-nama yang lulus seleksi...?? tanya beberapa santri.
Insyaallah hari Senin kata Ustadz Nizwar...!!! ucap Dhiafakhri kemudian berlalu.
Beberapa santri terlihat tidak sabar dan antusias menunggu hari senin yang mana pada hari itu akan di umumkan nama-nama santri yang lulus seleksi dan berhak mengikuti lomba yang dilaksanakan yayasan. Santri yang bertanya pada Dhiafakhri tadi terlihat sedang berbincang-bincang dengan santri lain, mereka membicarakan yang harus hal-hal yang harus dipersiapkan jika mereka lulus seleksi.
Ridwan Abdullah seorang santri yang juga mengikuti seleksi mengatakan bahwa dia akan bersungguh-sungguh jika Ustadz Nizwar memilihnya sebagai salah satu peserta dan Ridwan juga mengatakan pada teman-temannya bahwa ia akan berusaha untuk tampil terbaik agar Pondok pesantren Al-fatah menjadi pemenang dalam lomba yang akan diadakan oleh yayasan, karena dengan kemenangan itu akan membuat pondok pesantren mereka di kenal dimana-mana.
Setelah mengatakan demikian Ridwan lalu beranjak kembali ke kamarnya untuk istirahat sebelum kegiatan pondok berlangsung.
******
Hari ini merupakan hari yang di tunggu- tunggu para santri yang mengikuti seleksi. Beberapa santri terlihat tidak sabar menunggu pengumuman yang akan disampaikan Ustadz Nizwar.
Melihat Ustadz Nizwar membawa berkas menuju Aula Pondok Pesantren, dengan segera seluruh santri mengikuti langkah Ustadz Nizwar.
Sesampainya Ustadz Nizwar di Aula ia belum melihat Dhiafakhri, segera ia perintahkan kepada santri lain untuk memanggilnya. "Antum tolong cari Dhiafakhri di pondok dan suruh ke Aula, katakan Ustadz sudah menunggu..!!!
ucap Ustadz Nizwar kepada salah seorang santri.
Baik Ustadz..!!! Jawab santri yang diperintahkan Ustadz Nizwar dan segera ke Pondok mencari Dhiafakhri.
2 Menit telah berlalu, santri yang diperintahkan Ustadz Nizwar telah sampai di Pondok, di panggilnya Dhiafakhri. " Kak Fakhri... kak Fakhri.... kak Fakhri ada di kamar? Panggil Santri itu.
ia kak Fakhri baru saja selesai mandi, ada apa dek? Dhiafakhri segera menyahut.
kak Fakhri di Panggil Ustadz Nizwar ke Aula sekarang, beliau sudah menunggu.
Astagfirullah... ia baik dek, kak Fakhri ganti pakaian dulu...!!! Setelah rapih berpakaian Dhiafakhri segera mengajak santri yang mencarinya tadi. "Ayuk kita ke Aula segera, kasian Ustadz Nizwar sudah menunggu, berdosa ana kasih menunggu Ustadz.!! Ucap Dhiafakhri.
Dhiafakhri dan santri itu berjalan berbarengan dan sampailah mereka di Aula.!!,
Setelah Ustadz Nizwar melihat Dhiafakhri masuk kedalam Aula langsung memanggilnya mengambil tempat di samping Ustadz Nizwar. "Dhiafakhri, ayuk disini sama Ustadz." Panggil Ustadz Nizwar
Dhiafakhri pun mendekat ke Ustadz Nizwar dan terlihat mereka berbincang sesaat sebelum acara di mulai. Ada beberapa hal penting yang disampaikan Ustadz Nizwar pada Dhiafakhri, setelah itu ia menyuruh Dhiafakhri untuk memulai acara.
__ADS_1
Dhiafakhri yang mendapat perintah dari Ustadz Nizwar segera membuka acara, karena ia tidak ingin semakin banyak waktu yang terbuang sia-sia.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Alhamdulillah Ira Bil Alamin, ucapan Syukur Alhamdulillah patut kita panjatkan karena pagi hari ini kita masih diberikan nikmat panjang umur, kesehatan, dan kesempatan sehingga kita semua dapat berkumpul di Aula ini. Shalawat dan salam selalu kita haturkan kepada Baginda Nabi Muhammad saw yang telah berjuang demi tegaknya kalimat Laa ilaaha illallah muhammadan Rasulullah, semoga kita mendapat syafaat dari beliau.
untuk memanfaatkan waktu mari kita bersama-sama mendengarkan penyampaian Ustadz Nizwar mengenai nama-nama yang lulus untuk mengikuti lomba yang akan dilaksanakan Yayasan pada bulan depan. Dhiafakhri yang bertugas sebagai pembawa acara mempersilahkan kepada Ustadz Nizwar. Kepada Ustadz dengan hormat kami persilahkan.!!!
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Anak-anakku hari ini Ustadz akan membacakan nama-nama santri yang lulus tahap seleksi untuk mengikuti lomba. Untuk Anak-anak ku yang belum lulus seleksi jangan berkecil hati, teruslah belajar insyaallah tahun depan pondok pesantren kita akan mengikuti lomba yang diadakan Kementrian Agama.
Ustadz akan membacakan nama-nama yang lulus tahap seleksi.
Ridwan Abdullah
Abdurrahman al-Baghdadi
Munawwar Hizbullah
Demikian pengumuman ini, bagi nama-nama yang telah disebutkan silahkan kerumah Ustadz setelah acara ini dan yang menjadi penanggung jawab dan mengkoordinir kalian Ustadz percayakan kepada Dhiafakhri.
(ucap Ustadz Nizwar mengakhiri penyampaian)
Dengan berakhirnya penyampaian dari Ustadz Nizwar maka berakhir pula acara pada hari ini.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
(ucap Dhiafakhri)
Ridwan Abdullah, Abdurrahman al-Baghdadi, dan Munawwar Hizbullah segera menuju ke rumah Ustadz Nizwar.
Sesampainya mereka dirumah Ustadz Nizwar langsung dipersilahkan masuk dan di berikan teks yang akan di pelajari untuk persiapan lomba. Ustadz Nizwar juga memberikan nasehat agar mereka belajar dengan tekun dan serius sehingga Pondok Pesantren Al-fatah dapat bersaing dengan pondok lainnya.
Baik Ustadz.!!! jawab mereka serempak lalu pamit dan kembali ke pondok.
Setelah sampai pondok mereka langsung mempelajari teks yang telah diberikan oleh Ustadz Nizwar.
__ADS_1
*3 Minggu kemudian*
Dhiafakhri memanggil Ridwan, Abdurrahman, dan Munawwar untuk mengecek pemahaman terhadap teks yang telah diberikan Ustadz Nizwar.
Alhamdulillah kalian telah menguasai tujuh puluh persen dari teks yang sudah diberikan, semoga dengan waktu yang tersisa kurang seminggu, pemahaman kalian semakin bertambah.
Aku yakin kalian pasti bisa menguasai sembilam puluh persen teks tersebut jika kalian bersungguh-sungguh. "Dimana ada kemauan pasti ada jalan." Insyaallah kalian bisa.
(ucap Dhiafakhri)
ia kak, aamiin..!!! Jawab mereka serempak.
Yah, Sudah lanjutkan lagi belajarnya..
ucap Dhiafakhri sembari meninggalkan mereka.
Ridwan, Abdurrahman, dan Munawwar serius mempelajari teks yang diberikan, sekaligus merancang strategi persiapan lomba.
Wan... Antum yang jadi juru bicara kita...!!!
ucap Abdurrahman dan Munawwar.
*Ana belum ada pengalaman jadi juru bicara. Antum saja Man, hitung-hitung antum sudah pengalaman mengikuti lomba, kalau ana pengalaman pertama ini... Ucap Ridwan.!!!
ia benar sekali, Antum saja Man yang jadi juru bicara... Antum kan sudah 1001 pengalaman. kalau ana dengan Ridwan pemula. ucap Munawwar..!!!
Karena belum ada pengalaman jadi harus berani mencoba Wan.!!! Ucap Abdurrahman
untuk saat ini karena waktu sudah mepet antum saja Man, insyaallah tahun depan kalau ana lulus seleksi baru ana gantikan antum..!!! ucap Munawwar tak mau mengalah..!!
okelah nanti ana yang hendel...!!! ucap Abdurrahman dengan tawa...
Mantap memang senior ini.!!!
Ucap Ridwan dan Munawwar secara bersamaan dengan tawa.
Jangan lupa Dukung Author dengan memberikan poin teman-teman. Jangan lupa like dan komentarnya agar author semakin semangat nulisnya.
__ADS_1
*Selamat membaca*