Perjalanan Cinta Sang Santri

Perjalanan Cinta Sang Santri
24


__ADS_3

Sesampainya di rumah Rayyan segera mengabari Aleysia karena ia tidak ingin Aleysia merasa khawatir. Aleysia yang telah mendapatkan kabar dari Rayyan merasa legah, karena telah mendapat kabar dari Rayyan, Aleysia menyimpan handphonenya dan keluar menuju ruang keluarga untuk bertemu ayah dan ibunya.


Di ruang keluarga ayah dan ibu Aleysia telah menunggu, mereka ingin membicarakan universitas yang akan menjadi tempat Aleysia kuliah, karena tinggal beberapa minggu pengumuman kelulusan dan pendaftaran di Universitas-universitas sudah terbuka.


Cukup panjang pembicaraan Aleysia dan kedua orang tuanya mengenai Universitas yang dituju Aleysia untuk menuntut ilmu. Ayah Aleysia menyarankan untuk menuntut ilmu di Universitas Negeri yang berada di kota mereka, sedangkan ibunya menyarankan untuk kuliah di Universitas yang berbasis Agama, sebab Aleysia lulusan Pondok Pesantren.


Aleysia hanya mendengarkan saran dari kedua orang tuanya, Aleysia masih bingung untuk menentukan pilihannya. Ayah dan ibu mengerti dengan sikap Aleysia mereka tetap memberikan kebebasan kepada Aleysia untuk menentukan Universitas yang sesuai dengan keinginan Aleysia.


Begitu lama Aleysia dan kedua orangtuanya membicarakan mengenai Universitas namun karena belum ada tanggapan dari Aleysia, Ayah dan ibunya mengakhiri pembicaraan mengenai Universitas tempat Aleysia untuk kuliah. Aleysia yang merasa tidak ada lagi hal penting yang harus dibicarakan segera pamit kepada Ayah dan ibunya untuk kembali ke kamarnya. Ia terlihat tidak sabar untuk segera ke kamarnya karena ingin mendengar pendapat dari sahabatnya. Sesampainya di kamar Aleysia langsung menghubungi Alya:


Aleysia: Assalamualaikum Al, lagi ngapain? sibuk ngak?


Alya: Waalaikumsalam, ngak Sya lagi santai aja nih, kenapa Sya?


Aleysia: Al boleh curhat ngak? Soalnya aku benar-benar bimbang!


Alya: ia boleh, memangnya ada apa Sya?


Aleysia: Tadi orang tua ana tanyain mau kuliah di Universitas mana? Tapi ana belum bisa memilih dan masih bingung jadi ayah dan ibu saranin beberapa Universitas untuk tempat ana kuliah, menurut ente dimana Universitas yang rekomended dan ente sendiri mau lanjut kuliah di Universitas apa?


Alya: Sepertinya untuk tahun ini ana nganggur dulu Sya, bosan belajar terus. Emangnya Ayah dan ibumu saranin Universitas apa aja dan dimana? Soalnya ana juga masih bingung tentang itu dan ana tidak banyak tahu tentang universitas yang rekomended.


Aleysia: ayah saranin di Universitas Negeri sedangkan ibu saranin di Universitas yang berbasis Agama. Menurut ente dimana bagusnya?


Alya: Menurut ana di kembalikan ke diri ente maunya dimana, memang ente mau ngambil jurusan apa Sya? Kalau ana saranin ente memilih jurusan yang sesuai dengan basic, kemampuan dan keinginan hati.


Aleysia: ia, ana juga pengennya seperti itu tapi Ana rencana mau ambil Jurusan Pendidikan tapi masih bingung pendidikan apa.?


Alya: Tentukan sesuai keinginan ente Sya, Insyaallah itu yang terbaik.


Aleysia: ia Al terima kasih atas sarannya. Maaf nih udah ngerepotin. Assalamualaikum...

__ADS_1


Alya: sama-sama Sya, Waalaikumsalam...


Aleysia masih kebingungan menentukan pilihannya walaupun Alya telah memberikan saran padanya. Sebab saran yang diberikan Alya sama seperti yang dikatakan kedua orang tuanya. Aleysia belum puas dengan saran yang diberikan Alya. Ia kembali


menghubungi Rayyan untuk meminta pendapatnya.


Aleysia: Assalamualaikum... Sayang sibuk ngak?


Rayyan: Waalaikumsalam, ngak.! kenapa sayang? ada yang bisa aku bantu


Aleysia: Aku bingung, Aku belum kepikiran tempat kuliah tapi ayah dan ibu menyuruhku untuk menentukan tempat kuliah karena pendaftaran di Universitas-universitas telah di buka.


Rayyan: Kalau tentang itu sepertinya aku belum bisa memberikan saran sayang. Tapi aku yakin walaupun kamu belum kepikiran tetapi pasti sudah memiliki keinginan. Memang sayang keinginannya kuliah dimana?


Aleysia tidak dapat menjawab pertanyaan Rayyan, Aleysia malah bertanya balik mengenai pendapat Rayyan.


Aleysia: Menurut sayang dimana bagusnya?


Aleysia: Setidaknya keinginan kamu mewakili keinginan aku sayang.! Aku pengen dengarin pendapat kamu.


Rayyan: Kok gitu? kita bedah latar belakang pendidikan, tentu bedah keinginan. Aku ngak bisa ngasih saran sayang, aku hanya bisa kasih masukan agar sayang masuk di Universitas sesuai basic dan hati nurani bukan karena lain hal. Aku menyetujui semua keputusan sayang. Setiap pilihan kamu pasti itu yang terbaik.


Aleysia: ia deh sayang, Hmm. kalau seperti itu mah sama aja dengan saran ayah, ibu, dan Alya. Padahal aku pengennya kamu memberikan saran yang lebih dari mereka.


Rayyan: ia sayang karena kami ingin yang terbaik untukmu. Jika sampai besok masih bingung, coba sayang searching pasti sangat banyak informasi mengenai kampus yang direkomendasikan sesuai basic kita.


Aleysia: ia deh sayang, sepertinya itu jalan terbaik. Bentar akan aku coba searching untuk mendapatkan informasi lebih.


Rayyan: ia sayang, nanti kalau sudah dapat jawaban dari pertanyaan yang ada di pikiran, kabarin yah.


Aleysia: ia sayang.

__ADS_1


Merasa belum mendapatkan titik terang, Aleysia menuju taman rumahnya untuk menenangkan pikiran dan mencari inspirasi.


Di taman ia searching beberapa informasi terkait jurusan dan kampus yang recommended.


lama berselancar ia menemukan beberapa Universitas dan jurusan yang direkomendasikan sesuai dengan basicnya.


Universitas Negeri yang berada di kotanya merekomendasikan Jurusan Pendidikan Kimia dan Pendidikan Fisika. Sedangkan Universitas Islam merekomendasikan Jurusan Pendidikan Islam.


Mendapat informasi mengenai kampus-kampus tersebut, Aleysia segera menghampiri ayah dan ibunya untuk memberitahukan kampus yang menjadi pilihannya. Karena telah menentukan kampus yang menjadi pilihannya, Ayahnya menyarankan agar besok Aleysia segera mengambil formulir pendaftaran di Universitas tersebut.


Berakhir sudah kebingungan Aleysia karena telah menemukan Universitas yang sesuai basic dan keinginannya, ia segera mengechat Rayyan untuk memberitahukan sebab tadi sebelum mengakhiri chatting, Rayyan berpesan agar Aleysia memberi tahunya.


Aleysia: Assalamualaikum... Sayang Aku sudah menemukan Universitas yang cocok. Jadi besok aku akan mengambil Formulir di Universitas Negeri dan Universitas Islam. Aku akan mengambil jurusan pendidikan Fisika, Pendidikan Kimia dan Pendidikan Agama Islam.


Rayyan: Waalaikumsalam... selamat berjuang sayang semoga urusannya besok dimudahkan dan dilancarkan dan semoga saat testing nanti bisa lulus.


Aleysia: Aamiin, sayang aku istirahat dulu yah.!


Rayyan: ia sayang. Semangat yah semoga mendapat hasil terbaik.


Aleysia menyimpan handphonenya kemudian mandi dan istirahat. Sedangkan Rayyan setelah Aleysia pamit untuk istirahat ia segera mengerjakan pekerjaan yang diperintahkan ibunya.


Rayyan mengerjakannya dengan sangat teliti dan hati-hati, ia selalu mengerjakan perintah ibunya saat baik.


Bersambung...


Jangan lupa dukung terus novel perjalanan cinta sang santri, jangan lupa selalu berikan like, komentar dan vote sebanyak mungkin.


Selalu berikan kritik dan saran agar dijadikan bahan evaluasi untuk Author.


Selamat membaca.

__ADS_1


__ADS_2