Perjalanan Cinta Sang Santri

Perjalanan Cinta Sang Santri
33


__ADS_3

Lama Aleysia berkeliling tapi ia tetap tidak menemukan Rumah Sakit tersebut, karena akan ada mata kuliah kedua akhirnya Aleysia memutuskan untuk kembali ke kampus dan mengatakan pada Rayyan jika ia tidak menemukan Rumah Sakit tersebut.


Sungguh sangat kecewa perasaan Rayyan setelah Aleysia mengatakan demikian, tapi mau gimana lagi Aleysia telah berusaha namun ia tetap tidak menemukan Rumah Sakit tersebut.


Seminggu sudah Rayyan di rawat di Rumah Sakit Budi Agung tetapi Aleysia belum juga bertemu dengannya. Terakhir Rayyan mengatakan jika ia sudah berada di rumah pamannya, di perumahan Anggrek. Rayyan meminta pada Aleysia untuk menemuinya di perumahan tersebut karena besok ia akan kembali ke kotanya karena Rayyan sudah sedikit puli. Aleysia segera berangkat ke perumahan Anggrek, lama mencari alamat akhirnya ia bertemu Rayyan.


Sesaat Aleysia dan Rayyan saling menatap, kemudian Rayyan mengajak Aleysia untuk masuk ke rumah pamannya. Di dalam mereka bercerita berbagai hal, hampir 1 jam Aleysia dan Rayyan bertemu, Aleysia pamit pulang karena harus mengerjakan tugas-tugas kampus yang telah menumpuk. Sebelum Aleysia pulang Rayyan meraih tangan Aleysia untuk mengambil handphone, di periksanya seluruh isi dalam handphone Aleysia setelah itu ia mencopot kartu sim milik Aleysia dan menggantinya dengan kartu sim baru.


Melihat tingkah Rayyan, Aleysia tidak banyak bertanya karena ia telah mengerti maksud Rayyan. Aleysia hanya menunggu hingga Rayyan memberikan kembali handphonenya. Setelah Rayyan memberikan kembali handphonenya Aleysia langsung pamit untuk pulang.

__ADS_1


Perasaan Rayyan begitu bahagia setelah pertemuannya dengan Aleysia, begitupun sebaliknya Aleysia sangat bahagia bisa bertemu Rayyan walaupun di balik kabahagian tersimpan kesedihan melihat kondisi Rayyan yang berbeda 180 derajat sejak pertemuan pertama mereka, dulu Rayyan gemukan dan wajahnya cerah tapi kini Rayyan sangat kurus dan wajahnya sangat pucat.


*****


Esok hari Rayyan telah kembali ke kotanya karena kondisi Rayyan sudah jauh lebih baik dari sebelumnya, ia tidak ingin terlalu lama berada di Rumah Sakit karena mengingat ia sudah banyak ketinggalan pelajaran.


Sesampainya dari rumah sakit, Rayyan sudah kembali beraktivitas seperti sediakala, ia mulai normal kesekolah. Rayyan telah mengabarkan pada Aleysia tentang kondisinya yang sudah berangsur membaik, Aleysia sangat senang mendengar kabar itu.


Rayyan: Assalamualaikum... Sayang gimana kabarnya?

__ADS_1


Aleysia: Waalaikumsalam... Alhamdulillah baik, kamu gimana kabarnya?


Rayyan: Alhamdulillah baik juga. Maaf yah sayang baru bisa ngechat soalnya ibu baru ngizinin pegang handphone


Aleysia: Ia ngak apa-apa kok sayang, lagi ngapain sekarang?


Rayyan: Lagi baring sambil ngechat, maaf yah sayang aku ngak ngabarin, sebenarnya sekarang aku lagi di Rumah Sakit udah seminggu di rawat disini.


Aleysia tiba-tiba lemas mendengar penuturan Rayyan, hatinya begitu sedih namun ia enggan mengatakan demikian pada Rayyan.

__ADS_1


Aleysia kembali membalas pesan Rayyan.


__ADS_2