
Kampus tujuan mereka selanjutnya kampus Swasta yang tidak asing bagi Aleysia, karena ia sudah dua kali mengikuti lomba yang diadakan kampus tersebut selama ia masih di pondok pesantren.
Ayah Aleysia ingin singgah di kampus itu sebentar mengambil formulir. Aleysia berucap sambil menunjukkan kepada ayahnya kampus yang ia maksud. Segera ayahnya membelokkan kendaraan menuju kampus yang ditunjukkan Aleysia.
Kampus tujuan Aleysia adalah Universitas Al-Ulum, dikampus itu dia mengambil Formulir dan beranjak pulang bersama Ayahnya. Sesampainya mereka di rumah, Ayah Aleysia langsung meminta formulir yang di genggam Aleysia.
Ayah Aleysia: Sya, coba ayah liat formulirnya.
Aleysia segera memberikan kepada ayahnya formulir tersebut, ayah Aleysia yang sudah menerima formulir menanyakan Jurusan yang di inginkan Aleysia karena di dalam formulir hanya terdapat 7 Jurusan dan 10 Program Studi, dari ketujuh jurusan tersebut menurut Ayah Aleysia tidak ada yang cocok dengan jurusannya saat di Pondok Pesantren. Ketujuh jurusan tersebut yaitu:
Jurusan Tarbiyah: Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab.
__ADS_1
Jurusan Syariah: Program Studi Akhwal Syahsiyyah dan Ekonomi Syariah
Jurusan Ekonomi: Program Studi Manajemen dan Program Studi Akuntansi
Jurusan Pertanian: Program Studi Agrobisnis Jurusan Bahasa dan Santra Indonesia: Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia
Jurusan Ilmu Pendidikan: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Program Studi Pendidikan Matematika
Sya kamu yakin akan kuliah di Universitas Al-Ulum, ayah lihat di formulir ngak ada jurusan yang sesuai dengan jurusan kamu, kalau kamu kuliah disana memangnya mau jurusan apa?
Aleysia sudah pikirkan dengan matang Yah, Aleysia akan mengambil Program Studi Pendidikan Matematika, besok Aleysia kembalikan formulir ke kampus dan Aleysia pulangnya agak lama yah soalnya sudah janjian dengan teman, mau lihat kampus untuk Jurusan Ilmu Pendidikan karena kata teman Aleysia kampusnya berbeda, bukan tempat Aleysia dan Ayah singgah kemarin.
__ADS_1
ia hati-hati perginya besok, kalau udah selesai kegiatannya langsung pulang.
Aleysia kembali ke kamarnya setelah mengatakan demikian, di kamar ia chatting dengan Rayyan, Aleysia menceritakan segala aktifitasnya sejak pagi sampai malam hari tidak lupa ia menanyakan aktivitas yang dilakukan Rayyan dan juga kondisi Rayyan saat ini.
Rayyan yang tidak ingin membuat Aleysia merasa khawatir menyembunyikan jika besok ia harus di rujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar karena keadaannya kembali drop setelah ia ke sekolah dan pulang berjalan kaki karena ayahnya lambat menjemput.
Hampir 3 jam Aleysia dan Rayyan chatting dan hari semakin larut, Aleysia yang sudah sangat ngantuk berpamitan untuk tidur dan tidak lupa menyuruh Rayyan juga untuk segera tidur karena mengingat kondisi Rayyan yang masih belum stabil.
Kukkuruyuk kukkuruyuk
Suara ayam berkokok tanda waktu subuh telah tiba, Aleysia segera bangun mengambil air wudhu untuk shalat subuh, tidak lupa ia membangunkan Rayyan untuk shalat walaupun hanya melalui handphone. Rayyan yang mendengar suara handphonenya berdering segera bangun dan ia juga melaksanakan shalat subuh. Setelah shalat Rayyan kembali tidur karena kondisinya yang sedang kurang sehat sedangkan Aleysia ia memilih keluar ke taman yang berada di belakang rumahnya. Disana ia membersihkan sampah-sampah yang disebabkan oleh bunga dan daun pepohonan yang rontok.
__ADS_1
Setelah membersihkan ia pun masuk ke dalam rumah untuk membantu ibunya menyiapkan sarapan.