
Aleysia tidak lagi menghubungi nomor Rayyan setelah ibu Rayyan marah padanya dan meminta agar Aleysia tak lagi menghubungi nomor itu. Aleysia sedikit demi sedikit sudah bisa mengikhlaskan kepergian Rayyan, ia sudah fokus pada kuliahnya karena ujian semester tinggal menghitung hari akan dilaksanakan.
Beberapa hari menjelang ujian semester area kampus terlihat begitu ramai di datangi anak-anak untuk mendaftarkan diri sebagai mahasiswa baru. Aleysia juga melihat beberapa orang yang seperti tidak asing namun ia lupa dimana awal bertemu mereka.
*****
Hari yang di tunggu para mahasiswa telah tiba, ujian semester sudah dilaksanakan. Aleysia mengerjakan soal ujian dengan begitu mudah karena ia setiap saat selalu menyempatkan untuk membaca buku. Sesudah mengerjakan soal ujian semester, Aleysia keluar ruangan dan menuju taman baca, belum sampai di taman baca ia berpapasan dengan Dhiafakhri, namun sepertinya Dhiafakhri telah melupakannya karena memang ia dan Dhiafakhri belum pernah bertemu sebelumnya, mereka berkomunikasi hanya melalui handphone. Aleysia yang melihat sikap Dhiafakhri tidak ingin menyapa lebih dulu, ia melewati Dhiafakhri dengan cuek dan tanpa menoleh seperti tidak saling mengenal.
*****
Seminggu telah berlalu dan ujian semester pun telah berakhir, saatnya seluruh mahasiswa termasuk Aleysia mengatur Kartu Rencana Studi untuk semester berikutnya. Di tengah kesibukannya beberapa kali Aleysia berpapasan dengan Dhiafakhri tetapi sikap mereka sama seperti waktu bertemu tidak saling bertegur sapa. Hari kelima Aleysia mengatur Kartu Rencana Studi ia kembali berpapasan dengan Dhiafakhri, namun kali ini berbeda. Dhiafakhri menyapa Aleysia dengan ucapan salam, tanpa menoleh Aleysia menjawab salam dari Dhiafakhri.
Melihat reaksi Aleysia yang super cuek Dhiafakhri bergumam "Hmm sombong amat", ucapan Dhiafakhri masih terdengar oleh Aleysia tetapi Aleysia tidak memperdulikannya.
__ADS_1
*******
Seminggu sudah Aleysia mencari tanda tangan dosen pengampu Kartu Rencana Studi dan alhamdulillah ia telah mendapatkan seluruh tanda tangan dosen pengampu dan ketua jurusan yang di carinya. Sesudah mendapatkan seluruh tanda tangan Aleysia tidak langsung mengumpulkan Kartu Rencana Studi, ia dan teman-temannya singgah ke taman baca untuk beristirahat sekaligus ngobrol sesaat. Tak lama kemudian Aleysia kembali melihat Dhiafakhri dan teman-temannya menuju Fakultas untuk mengurus administrasi.
Selama beberapa minggu Aleysia selalu bertemu Dhiafakhri di kampus tetapi mereka masih bersikap biasa, namun hari ini berbeda dari hari biasanya, Dhiafakhri tiba-tiba menemui Aleysia dan langsung meminta nomor telepon Aleysia, kata Dhiafakhri ada sesuatu yang harus ia bicarakan tetapi entahlah. Aleysia hanya memberikan nomor teleponnya tanpa basa-basi lalu meninggalkan Dhiafakhri.
*****
Sore hari ketika Aleysia sedang membantu ibunya memasak, tiba-tiba handphonenya berdering iapun beranjak mengambil handphone di atas meja, tertera nomor baru yang tidak di kenalinya, awalnya Aleysia tidak ingin mengangkat telepon tersebut tetapi karena rasa penasaran ia langsung mengangkat telepon.
Waalaikumsalam, aku Dhiafakhri, sibuk ngak? bisa ketemu sekarang ada yang pengen aku omongin.
Ngomong apa sih? melalui telepon aja soalnya aku lagi bantu ibu.
__ADS_1
Jam berapa selesai bantuin ibu? soalnya ngak bisa di omongin lewat telepon, kalau udah selesai aku tunggu di taman dekat kampus atau aku mau jemput?
Masih sangat lama, ngomongin apa sih, maksa amat!
ia bentar aku hubungi kalau udah ngak ada kerjaan.
ia aku tunggu.
Dhiafakhri menutup telepon dan berharap Aleysia mau menemuinya karena ada hal penting yang ingin ia bicarakan.
Hampir setengah jam Dhiafakhri menunggu, akhirnya Aleysia menghubunginya juga, Aleysia mengabari jika ia sedang menuju tempat yang ditunjukkan Dhiafakhri untuk mereka bertemu. Sesampainya di tempat itu, Dhiafakhri telah menunggu ia langsung memanggil Aleysia untuk duduk di sisinya. Tanpa basa-basi Dhiafakhri langsung mengutarakan maksud ia meminta Aleysia untuk bertemu.
Sya maaf yah kalau selama bertemu di kampus aku ngak pernah negur kamu, soalnya aku ngak tahu kalau kamu Aleysia, ini aja aku tahunya dari temanku yang kenal kamu.
__ADS_1
Ia ngak apa-apa kok, tetapi kenapa kamu ngajak aku ketemuan disini?
Aku pengen ngejelasin sesuatu, maaf yah jika selama kita ketemu di kampus aku ngak pernah negur kamu soalnya aku ngak tahu kalau kamu Aleysia.