
⭐⭐⭐Hanya cerita halu, Jangan terlalu baper ya😁⭐⭐⭐
Hari ini adalah hari yang sangat giana nanti kan, Hotel haerin resmi di buka kembali. Banyak juga wartawan yang datang untuk meliput.
"Silah kan nikmati jamuan yang sudah tersedia di sini, Aku harap kalian akan senang." Giana berdiri menggunakan dres hitam.
"Selamat bersenang senang dan jangan lupa jika ingin menginap, Maka datang lah kesini." Sambung giana.
Jamuan yang sangat mewah untuk di makan, Rekan artis giana juga banyak yang datang. Tak ketinggalan ketujuh kakak angkat nya yang tampan.
Tentu saja ini akan menjadi berita yang cukup mengheboh kan, Kedekatan giana dan BTS cukup di sorot.
"Makan lah juga giana, Dari tadi kau hanya minum saja." Rutuk suga menyodor kan tart.
"Aku tidak suka makan tart." Tolak giana.
"Jadi ingin makan apa? Biar ku ambil kan." Ujar suga.
"Makan oppa saja." Jawab giana nyeleneh.
Suga melotot pada nya, Giana hanya tersenyum membuang muka. Suga yang dingin sangat susah di gombali.
"Aku akan mendatangi jimin di sana." Tunjuk giana.
"Aku juga." Suga ikut berdiri.
Heels nya yang sangat runcing yang giana kenakan, Sebenar nya giana takut jika berjalan seperti ini.
Gubraak.
"Aduh!"
"Haish kau ini, Kenapa tidak hati hati." Rutuk suga cepat menyambar lengan giana.
"Untung saja tidak banyak yang melihat, Bisa masuk berita aku besok." Gumam giana.
"Tersandung apa kau tadi?" Tanya suga menatap kaki giana.
"Biasa, Tersandung ketampanan mu." Giana tersenyum lebar.
Suga memijit kening nya karena pusing sejak tadi terus di goda oleh adik nya, Ia berjalan di belakang giana yang mendatangi jimin dan lain nya.
"Ohoho lihat lah adik kita yang sebentar lagi akan jadi pengusaha." Jimin bertepuk tangan.
"Selamat ya giana, Semoga semua nya lancar dan sukses." Doa namjoon menyalami giana.
"Jangan lupa belikan aku ice cream jika sudah sukses." Ujar jungkook merangkul pundak giana.
"Jaga tangan mu! Banyak wartawan di sini." Peringat suga pada jungkook.
"Kenapa? Mereka kan juga sudah tahu jika kita berteman." Jungkook merengut masam.
"Terserah kau saja, Asal jangan merajuk kau." Ujar jhope.
"Waaah oppa! Kau keren sekali malam ini." Giana kagum dengan fashion jhope yang tidak pernah gagal.
Jhope yang di puji membenar kan kaca mata nya sombong, Yang lain langsung tertawa kencang.
"Lihat lah dia yang memakai baju seperti itu, Dia seperti gadis usia dua puluh tahunan lebih." Cetus taehyung.
__ADS_1
"Maka nya kalian panggil aku nunna." Suruh giana.
"Cih! Tidak sudi aku memanggil mu nunna." Tolak jungkook.
"Yah jungkokie."
"Aku tiga tahun lebih tua dari mu! Bisa bisa nya kau memanggil nama ku." Jungkook menjewer telinga giana.
Plak.
Suga memukul tangan jungkook agar berhenti, Yang lain diam seketika karena takut suga mengamuk.
"Sudah ku bilang banyak wartawan." Seru suga.
"Kenapa hyung memukul ku? Kan bisa ngomong saja." Kesal jungkook.
"Badan mu otot semua di pukul gitu saja marah." Ujar suga.
"Hais kenapa kalian jadi bertengkar, Ayo kau kesini saja." Namjoon menarik jungkook agar menjauh dari suga.
"Dia memarahi dan memukul ku hyung." Adu jungkook kesal.
Namjoon tetap berusaha menarik jungkook, Namun jungkook masih marah dan tidak mau bergerak.
"Lepas kan aku!"
Tangan namjoon terhempas ketika jungkook menepis nya, Cukup kuat hingga giana menjerit kesakitan.
"Aakhh!"
"Giana?!"
Taehyung berseru ketika giana kesakitan ketika dada nya terkena tangan namjoon, Bahkan giana sampai menetes air mata nya.
"Kau baik baik saja giana?" Taehyung memegang lengan giana.
"Sakit sekali." Keluh giana.
"Mana yang sakit?" Jimin malah ingin memegang yang sakit.
"Yah! Dia itu wanita jimin." Suga menarik tangan jimin.
"Tapi dia kesakitan hyung." Jimin bersikeras ingin melihat yang sakit.
"Maaf kan aku giana, Aku tidak sengaja tadi." Namjoon khawatir dan bersalah.
"Wah namjoon kau sungguh luar biasa, Bahkan giana pun hampir rusak karena tangan mu." Seokjin berkata sambil tertawa.
"Sungguh maaf kan aku giana." Namjoon ketakutan.
"Tidak apa apa, Sakit nya mulai menghilang." Giana menghapus air mata nya.
Taehyung yang cemberut membawa giana menjauh dari namjoon, Telaten ia menghapus air mata giana menggunakan tissu.
"Dia sangat perhatian pada giana, Seolah sedang mengurus putri nya." Cetus jhope tersenyum.
"Bagai mana jika dia punya perasaan pada giana?" Jungkook tiba tiba bertanya.
"Maka cinta nya akan bertepuk sebelah tangan." Sahut suga.
__ADS_1
"Kenapa?"
"Kau ini bodoh sekali, Giana tidak akan pacaran atau pun menikah! Dia sudah sering kan cerita pada kita." Tukas jimin.
Namjoon menatap kedekatan taehyung dan giana, Rasa nya ia ingin mendekat lagi kepada mereka. Namun takut jika adik nya masih marah.
"Selamat giana atas pembukaan hotel mu." Ji chang wook datang membawa bunga.
"Gomawo oppa! Mampir lah kesini ya nanti jika ingin mencoba hotel ku." Ucap giana.
"Baik lah, Aku pulang dulu ya." Pamit chang wook melambai kan tangan.
Teman actor atau pun artis nya giana banyak yang datang, Bahkan idola nya jungkook pun ada di sana.
"IU ingin bersalaman dengan ku, Panggil lah jungkook kesini oppa." Pinta giana pada taehyung.
"Masih saja kau memikir kan dia." Taehyung menggerutu pergi.
Jungkook terus tersenyum di sebelah giana untuk bersalaman dengan tamu undangan yang akan segera pulang, Tiba ia bersalaman dengan IU.
"Selamat giana, Semoga usaha mu lancar." Ujar IU.
"Gomawo eonie." Giana memeluk IU sebentar.
Tak lupa jungkook pun bersalaman dengan IU, Giana tertawa melihat jungkook yang salah tingkah.
"Dia cantik sekali." Puji jungkook menatap IU pergi.
"Cantik mana dengan ku?" Giana bertanya.
"Hhmm tentu saja cantik kau." Jawab jungkook cepat.
Bisa bahaya jika ia menjawab IU yang lebih cantik, Bisa bisa di roboh kan nanti oleh giana bangunan hotel ini.
"Tapi oppa tidak pernah memuji ku cantik." Ucap giana masam.
"Hei tentu saja begitu, Apa aku tadi di depan nya saat memuji cantik?" Jungkook balik bertanya untuk menyelamat kan diri.
"Ooh, Jadi dengan siapa oppa memuji ku cantik?" Giana bertanya lagi.
"Eunwoo! Yah dengan ounwoo aku memuji mu cantik." Jungkook menggunakan teman nya.
"Wah kebetulan dia juga datang, Aku akan bertanya pada nya." Seru giana.
Eunwoo tersenyum sangat tampan saat mendatangi mereka, Mata nya hilang saat tersenyum hingga membuat nya terlihat lucu.
"Oppa!"
"Ya."
"Apa jungkook oppa pernah memuji ku cantik dengan mu?" Tanya giana langsung.
"Heh?! Apa."
Eunwoo bingung karena tiba tiba langsung di tanyakan hal tersebut, Apa lagi jungkook memberi nya kode agar mengangguk.
"Jungkook oppa pernah memuji ku cantik dengan mu?" Giana mengulang pertanyaan nya.
"Yah tentu saja." Angguk eunwoo gugup.
__ADS_1
Giana melirik jungkook yang tersenyum lebar, Eunwoo menyalami giana dan jungkook lalu berpamitan pergi.