
Giana menatap suga dengan kesal, Namun pria masih santai saja seolah tidak melakukan kesalahan apa pun.
"Saya akan menyimpan uang ini dulu nona." Pamit solomon.
"Tinggal simpan saja kenapa masih banyak omong!" Sentak giana.
Solomon yang tidak tahu apa salah nya jadi heran, Sejak tadi memang mood nona nya tidak lah bagus.
"Kenapa sih marah marah." Suga melepas kan mantel hitam giana.
"Tidak usah sok baik, Kita tidak punya hubungan." Kesal giana.
"Yang bilang kita punya hubungan ya siapa, Aku kan tidak bilang begitu." Sahut suga.
Ternyata suga tidak tahu jika sedang di sindir, Padahal giana mengulangi ucapan nya sendiri ketika tadi berada di restoran bersama liona.
"Kamu kenapa marah marah tidak jelas giana? Liona kan sudah mau ganti rugi." Suga berkata heran.
"Kenapa masih bertanya?!" Sentak giana mendidih.
"Ya karena aku tidak tahu." Jawab suga cuek dan segera masuk kamar.
__ADS_1
Tinggal giana sendirian menahan semua rasa dongkol dan cemburu nya, Bahkan angin lewat pun jadi sasaran tinju giana.
"Tidak, Dia tidak akan tahu jika aku tidak bicara langsung." Geram giana.
"Tapi aku malu jika bicara langsung, Haish shiball."
Namun rasa cemburu giana mengalah kan rasa malu nya, Saat ia akan beranjak naik kelantai atas.
Tiba tiba bodyguard datang bersama dengan taehyung, Giana sedikit kaget karena pria ini bisa datang.
"Oppa.."
"Kemana saja kau giana? Berhari hari aku menunggu kabar darimu." Taehyung langsung memeluk giana.
"Katakan kenapa kau menghindari ku?!" Taehyung menekap wajah giana.
"Mana ada begitu, Aku hanya sibuk oppa dengan banyak pekerjaan." Elak giana berusaha tersenyum.
"Namun kau masih sempat menemui yang lain, Kau juga sempat bermain dengan jungkook dan teman nya." Ujar taehyung menatap giana dalam.
"Itu hanya kebetulan saja, Sekalian ada yang ingin ku bahas masalah pekerjaan bersama dia." Giana berusaha mencari alasan.
__ADS_1
Taehyung tahu jika giana berbohong, Namun ia tidak ingin mendesak nya. Pria ini pun duduk di sofa tanpa di suruh.
Sementara giana berulang kali melirik lantai atas karena takut suga akan turun, Dalam hati ia berharap jika suga akan tertidur lelap.
"Kau kurus sekali sekarang." Taehyung menarik giana untuk duduk di sisi nya.
"Bukan kah lebih bagus? Aku jadi terlihat langsing." Gurau giana.
Tidak di jawab oleh taehyung, Mata mereka bertemu satu sam lain. Giana sudah sangat takut jika taehyung akan mencium nya.
"Aku ada jadwal kosong selama lima hari, Apa kamu mau liburan bersama ku gi?" Tawar taehyung.
"Aku mau saja oppa, Namun jadwal ku yang selalu padat." Sesal giana.
"Apa pekerjaan nya ada di paris, Aku berencana akan kesana." Taehyung kekeh ingin bersama giana.
"Hahaha tidak oppa, Aku tidak akan kesana." Giana tertawa untuk menghilang kan gugup nya.
"Jangan berbohong padaku! Katakan kau mau kemana?" Desak taehyung.
"Aku ada jadwal nya kethailand, Dan baru kekanada." Jawab giana jujur.
__ADS_1
"Bukan kah di thailand ada tempat hiburan juga, Bagai mana jika aku ikut kesana saja." Tawar taehyung.
Giana mendelik karena taehyung malah akan ikut kesana, Padahal giana hanya mencari alasan agar taehyung tidak menemui nya.