Perjalanan Hidup Giana

Perjalanan Hidup Giana
Eps40


__ADS_3

Giana berulang kali melirik suga yang tampak sedang sibuk ngobrol dengan liona, Sementara tadi liona yang tampak garang malah jadi lembut.


"Shiball!"


Umpatan keluar dari mulut giana sambil menengguk anggur, Karuan saja suga langsung menoleh.


"Siapa yang umpat giana?" Liona menatap gadis yang ada di hadapan nya.


"Apa kau merasa? Jika merasa berarti kau yang aku umpat." Jawab giana lantam.


"Kenapa kau mengumpat padaku, Padahal aku sama sekali tidak ada menyinggung mu." Liona mulai emosi.


"Lalu apa nama nya kau membakar hotel ku itu?!" Giana kembali pada topik yang ingin ia bahas.


"Ohoho astaga, Aku lupa membicarakan masalah itu!" Liona melirik suga sebentar.


Dalam hati giana ingin sekali mengobrak abrik semua ini, Mungkin ini lah yang di nama kan rasa cemburu.


"Aku minta maaf karena sudah membuat masalah dan memancing keributan di antara kita." Ujar liona.


"Apa kata maaf bisa mengembali kan kerugian ku?!" Naik satu level suara giana.


Liona tersenyum dan memberi kode pada bodyguard nya, Sigap bodyguard tersebut memberi kan sebuah koper.

__ADS_1


"Dalam koper itu ada uang sekitar lima ratus juta, Aku tidak mau menerima nya." Giana langsung menebak.


"Tidak usah merasa sungkan, Aku bukan apa apa kalau cuma uang segitu." Liona tersenyum angkuh.


"Kerugian ku mencapai satu miliyar lebih saekiya!" Bentak giana tidak tahan lagi dengan tingkah liona.


Suga masih menonton perdebatan ini, Dia sama sekali belum membela salah satu di antara mereka.


"Kau terlalu banyak tingkah karena melihat pria milik ku, Sehingga menjadi bodoh." Umpat giana.


Senyum suga mengembang walau ia sembunyikan karena giana mengatakan bahwa dia adalah milik nya, Sementara liona mendelik tidak percaya.


"Jaga ucapan mu giana! Yonggi tidak mungkin jadi milik ku." Geram liona.


"Katakan itu tidak benar yonggi, Kalian tidak punya hubungan apa pun kan?!" Liona bertanya pada suga.


"Tidak!" Suga menggeleng yakin.


Giana benar benar marah sekarang karena suga malah mengatakan tidak punya hubungan dengan nya, Padahal pria ini mengatakan kalau mencintai diri nya.


"Oppaa!"


"Bukan kah kita memang tidak punya hubungan?" Suga bertanya balik pada giana.

__ADS_1


Tawa liona menggema dalam ruangan ini, Sementara giana sangat marah hingga wajah nya merah padam.


"Hahahaha! Lihat lah wajah mu yang seperti kepiting rebus." Ejek liona.


Buaak.


Liona terjungkal kebelakang ketika dengkul giana menghantam dagu nya, Bodyguard liona cepat menodong kan senjata. Tapi bodyguard giana pun mengeluar kan senjata nya.


"Berani kau menyakiti aku?!" Geram liona.


"Tidak ada yang ku takut kan di dunia ini kecuali ibu ku! Segera kirim kan uang tambahan nya, Jika tidak ingin aku melakukan kekerasan." Ancam giana berkelebat pergi.


Solomon mengambil koper yang berisi lima ratus juta itu, Mengikuti langkah nona nya yang sangat cepat berlalu.


"Bajingan kurang ajar, Bangsaat!!"


Sampai di parkiran giana masih mengumpat umpat untuk meluap kan rasa kesal dan marah nya, Kecewa pada suga yang mengatakan kalau mereka tidak punya hubungan.


"Ayo masuk, Kenapa masih di situ?" Suga tiba tiba masuk mobil.


Giana menatap suga yang tidak ada rasa bersalah itu, Bahkan dengan santai nya mengajak giana pulang.


"Keluar lah dari mobil ku, Aku tidak ingin bertemu dengan mu lagi. Pergi sana dengan liona." Teriak giana.

__ADS_1


Namun suga malah menarik giana masuk mobil dan mengunci kedua tangan nya, Solomon ingin meembantu giana. Namun bodyguard yang di samping nya malah menodong kan pistol.


__ADS_2