
Lelaki berkacamata dengan pekerjaan sebagai Dokter itu seketika menurunkan tubuh tinggi Archie. Ia melangkah mendekati suami dari wanita yang masih dicintainya. Ya! Ia masih mencintai Lyra, ia bahkan berbohong pada wanita itu jika ia sudah mempunyai seorang kekasih, semua kebohongan itu agar Lyra tidak menjauhinya.
"Halo, Tuan Max. Anak - anak sering bercerita tentang Anda ketika mereka bertelepon, akhirnya aku bertemu dengan Anda. Senang berjumpa denganmu," Noah mengulurkan sebelah tangannya.
Dengan wajah masam Max menerima uluran tangan lelaki di depannya, "Nice too meet you."
Noah tersenyum seraya membetulkan kacamata min nya, "Dimana istrimu?"
Kurang ajar! Datang - datang menanyakan Lyra! Max menatap tak suka.
"Aku disini, hai Noah." Moana sudah mendapatkan data tentang Noah dari Gabriela, ia tau jika lelaki itu sangat menyukai Lyra. Apakah aku harus menggodanya sebagai Lyra?
Melihat istrinya tersenyum pada Noah, Max seketika berwajah masam. Ia dengan cepat menghampiri istrinya lalu merangkul pinggangnya, "Kau ingin menguji kecemburuanku, sayang?" bisik Max, ia menaikan sebelah alisnya.
"Apa kau sedang cemburu?" Moana menatap polos pada Max.
"Menurutmu?" tanya balik Max.
"Iya, iya." Moana tersenyum.
"Lyra, apa kabarmu. Saat kemarin kamu memberiku kabar atas kehamilanmu, aku ikut senang. Selamat Lyra..." ucap Noah memberi selamat.
__ADS_1
"Hamil?" Moana membelalakkan kedua matanya tak sadar akan ucapannya.
Dahi Max mengerut, ada apa dengan istrinya? "Sayang, ada apa? Kenapa terkejut?"
Noah juga terkejut, apa dia salah berucap?
Moana kembali tersadar, tapi pikirannya terganggu, "Maaf, aku sepertinya masih linglung karena baru bangun. Makasih ucapan selamatnya."
"Mommy hamil? Adikku?" tanya Ainsley dengan mata kecilnya yang berbinar.
"Ya, adikmu." Jawab Max.
Moana kebingungan dengan info yang baru saja dia dapatkan membuatnya memikirkan Lyra yang sedang disekap Gabriela.
Apa aku harus melihat keadaan Lyra, apakah dia dan bayi dalam kandungannya baik - baik saja? Dalam hatinya Moana merasa cemas.
Max menatap wajah istrinya yang tegang, meskipun ia tidak tau apa yang sedang dipikirkan istrinya itu ia mengelus punggung Lyra menenangkan.
"Ayo duduk makan, kita sarapan sama - sama. Noah, ayo." Ajak Vennie seraya berjalan menuju meja makan.
"Ya, Daddy Noah. Ayo..." Ainsley dan Archie menggengam tangan Noah di kiri dan kanan.
__ADS_1
Max berwajah masam kembali, dirinya benar - benar sedang diuji kesabarannya.
"Ayo, Max." Moana merangkul lengan Max.
Mereka menuju meja makan dan segera sarapan dengan kehebohan sepasang twins di meja makan.
Malam hari Noah membongkar kopernya di dalam kamar, ia mengeluarkan baju - bajunya dan peralatan cukur dan mandinya.
Tok... Tok... Tok...
"Masuk."
Moana berjalan masuk dengan pakaian tidur sexy yang menerawang, ia mendekat ke arah Noah yang masih membelakanginya. Ia duduk di atas ranjang dengan pose yang menggoda, "Noah..." lirihnya memanggil pria itu.
Seketika kepala Noah berpaling ke arah suara, matanya membelalak terkejut melihat tubuh wanita di atas ranjang yang sangat sexy itu. Dengan cepat lelaki itu memalingkan wajahnya, ia menarik nafas lalu menghembuskannya perlahan agar jantungnya yang berdetak cepat kembali normal.
Ada apa dengannya? Kenapa Lyra terasa berbeda? Noah merasa aneh dalam hatinya, selama bertahun - tahun mereka berdua kenal tak pernah Lyra berperilaku seperti malam ini.
"Apa kamarmu nyaman?" tanya Moana dengan nada lembut dan menggoda.
Aku akan merubah rencanaku, aku ingin Max mencintaiku sebagai Moana bukan Lyra! Aku akan merebut posisinya dengan membuat Lyra menjadi wanita murahan, aku akan membuat Max menceraikan Lyra dan menerimaku kembali! Ya! Tekad Moana dalam hatinya.
__ADS_1