Permainan Gila IN A WEDDING

Permainan Gila IN A WEDDING
Ekstra - Pesta Topeng.


__ADS_3

Lain lagi dengan keluarga Lyra dan Max, di seberang benua Noah sedang berbaur dengan para tamu di sebuah Mansion megah milik seorang pembisnis terkenal di Negara itu.


Semua orang memakai pakaian khusus dengan topeng di tangan mereka yang menutupi wajah, hanya sepasang mata dan bibir yang terlihat jelas.


Noah menggandeng Belinda di lengannya, wanita itu selalu berbicara pada dirinya seperti seorang teman lama, dia merasa nyaman-nyaman saja dengan sikap Belinda padanya.


"Kau lihat disana, Noah. Dia adalah pewaris Tuan Brike yang mempunyai perkapalan dan batu bara. Yang disana adalah Putra kedua pemilik pertambangan berlian," ucap Belinda seraya menunjuk ke arah mereka.


Noah mengangguk mengiyakan, dia menyesap minuman di tangannya. Matanya melirik ke segala arah, semua orang-orang penting berada disana.


Sepasang mata di lantai atas sedang menatap ke arahnya, meskipun Noah memakai topeng tapi wanita itu sangat mengenalinya. "Noah," ucapnya.


"Kau mengenalnya Miss Moana?" tanya lawan bicaranya, dia hanya seorang pria yang sedang berbisnis dengan wanita itu.


"Lumayan," jawab Moana cuek.


"Kamu tadi memanggilnya Noah? Apa itu Noah Goswam anak haram yang tersembunyi dari Pembisnis Dreamtex?" ucap sang pria.

__ADS_1


Moana terkejut, pasalnya dari data tentang Noah yang diberikan oleh Gabriela, Noah hanya seorang Dokter. Saat tadi dia mengenali Noah, dia juga merasa aneh karena pesta topeng ini untuk para kalangan pembisnis internasional, bahkan dia adalah pasangan seorang pembisnis perdagangan senjata.


Ya! Saat dia kembali ke Negara tempatnya dulu saat dijual menjadi wanita malam, dia bertemu kembali dengan Pria langganan-nya seorang Bos Mafia yang dulu sempat ingin menjadikannya seorang simpanan tapi Moana menolak dan akhirnya dia berhasil keluar dari dunia malam.


6 bulan lalu saat memutuskan kembali ke Negara tempatnya dulu, dia merasa hidupnya sudah tak ada artinya lagi. Dia berpikir hanya ingin menjalani hidupnya, tak disangka ternyata dia kembali bertemu dengan Bos mafia itu, dia menyetujui untuk menjadi wanita simpanannya. Tapi sayang, dia hanya mendapatkan siksaan demi siksaan dari Demon, sekarang bahkan dia ingin sekali kabur dari pria yang sering bermain tangan itu, tapi dimanapun dia bersembunyi Demon akan menemukannya.


"Apa maksud Anda, anak haram tersembunyi?" tanya Moana.


"Itu karena istri pertama Ayah Tuan Noah tidak bisa melahirkan seorang Putra, anaknya hanya 3 orang perempuan. Kabar yang beredar, Ayah Tuan Noah akhirnya berselingkuh dan mempunyai seorang anak laki-laki dari wanita selingkuhan nya. Tapi keluarga Ayah Tuan Noah dulunya tak mau mengakui saat Tuan Noah lahir dan menyuruh semua keluarga untuk tutup mulut. Itu karena kekuasaan si Istri pertama sangat besar, akhirnya Tuan Noah tinggal dengan Ibunya di sebuah pedesaan jauh dari kemewahan. Sampai sekarang bahkan kabarnya, meskipun Tuan Noah digadang-gadang akan menjadi pewaris sang Ayah tapi Tuan Noah terus menolak dan tetap menjadi seorang Dokter."


"Hm, begitu. Siapa wanita yang sedang bersamanya?" tanyanya.


"Hm," Moana mengangguk.


"Miss Moana, kenapa Mr Demon tidak ikut bernegosiasi kesini dan ikut pesta topeng ini?" tanya lawan bicaranya.


"Istrinya sedang melahirkan, dia tidak bisa datang kesini. Jadi aku mewakilinya bersama tangan kanannya, Tuan Slayer. Anda tadi sudah berkenalan dengannya."

__ADS_1


"Ah, begitu. Bagaimana jika setelah pesta ini berakhir, Anda dan Tuan Slayer datang ke Mansion-ku?"


"Tentu, kami 8 hari lagi harus kembali ke Negara kami. Kita hanya mempunyai waktu sedikit, Tuan Will."


"Ok, ah sepertinya pasangan saya sudah selesai dari kamar kecil. Saya permisi, Miss."


"Silahkan."


Setelah Pria itu pergi, Moana melirik mencari keberadaan tangan kanan Demon, dia melihat Slayer sedang berbicara serius dengan pembisnis obat-obatan ter larang. Dia dengan berjalan cepat turun ke lantai bawah.


Mata Moana hanya tertuju pada sosok Noah yang tinggal beberapa langkah lagi di depannya, dia mendekati pria itu. Moana berhenti tepat di samping Noah, wajahnya berbalik ke arah Noah lalu bibirnya mendekati telinga pria itu. "Kita bertemu lagi, Noah."


Setelah mengatakannya Moana mengecup pipi Noah yang tak terhalang oleh topeng, kemudian dia berjalan pergi dengan cepat dari sana.


Degh!


Tubuh Noah seketika membeku, dengan cepat dia berbalik ke arah samping tapi wanita itu sudah tidak ada. "Nara..." dia melepaskan rangkulan Belinda di lengannya bergegas berlari membelah orang-orang yang sedang berdiri. "Maaf, permisi."

__ADS_1


Moana melihat Noah dari kejauhan, "Dia masih pria konyol, untuk apa mencariku. Kamu pria baik Noah, semoga bisa mendapatkan wanita baik." Moana teringat masa 2 bulan di rumah sakit saat dengan penuh perhatian pria itu mengurusnya, mereka bahkan tidak ada hubungan apapun dan hanya dua orang asing yang baru bertemu. Tapi pria itu mengurusnya dengan tulus, membuatnya tak merasa pantas berada terus di samping Noah.


Noah menatap ke sekeliling tapi karena terlalu banyak orang dengan topengnya, dia tak bisa mengenali Moana diantara mereka.


__ADS_2