
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Siang hari nya di istana Hong Long, para mentri dan jajaran pendukung pilar kekaisaran berkumpul di aula utama.
menempati tempat tempat yang telah tersedia khusus sesuai jabatan masing masing.
Di atas tahta megah, kaisar Zhaoyang Hong duduk dengan wajah dingin tak tersentuh. Manik biru nya menyapu setiap sisi aula istana, menatap dengan lekat semua bawahan nya itu.
Hari ini adalah hari menuju perayaan ulang tahun kekaisaran Hong long, mereka di undang untuk membahas tentang semua persiapan dan kemungkinan terjadi nya pemberontakan kekaisaran lain demi menjatuhkan kejayaan kekaisaran Hong long saat ini.
"Aku.. kaisar Zhaoyang Long memutuskan untuk mengadakan pesta perayaan mewah untuk kekaisaran Hong long, dan seluruh rakyat yang berada di bawah kekuasaan ku saat ini. "
ucap kaisar Zhaoyang sambil bangun dari tahta nya.
Para mentri saling melirik satu sama lain, lalu segera kembali membungkukkan tubuh mereka, menantikan ucapan selanjutnya dari penguasa kekaisaran Hong Long.
"Di tambah satu kabar kemenangan dari perbatasan oleh saudara ku pangeran Zhang Xiuhuat membuat perayaan kali ini lebih menyenang kan. "
Tampak kaisar Zhaoyang menjeda kalimat nya.
Lalu mengambil semangkuk anggur yang di sajikan pelayan pribadi nya.
"Untuk itu, mari kita bersulang dengan menenggak semangkuk anggur 1000 tahun ini sebagai bentuk merayakan kemenangan saudara ku pangeran Zhang. "
Tambah nya sambil mengangkat mangkuk anggur kualitas tinggi itu dengan kedua tangan nya.
Pangeran Zhang Xiuhuat bangun dari tempat nya duduk, kemudian ikut mengangkat kan mangkuk milik nya. Para mentri, jendral serta wakil pasukan perang pangeran Zhang Xiuhuat segera bangun dan bersamaan mengangkat mangkuk anggur mereka masing masing.
Dengan sekali teguk, semangkuk anggur berumur 1000 tahun itu segera habis tak bersisa.
Mereka kemudian kembali membungkuk sebagai tanda terima kasih.
"Dewa memberkati..
Hidup yang mulia kaisar Zhaoyang Hong..
Hidup yang mulia pangeran Zang Xiu Huat.."
Ucap mereka serentak.
__ADS_1
"Segera lakukan pengiriman undangan untuk semua kekaisaran daratan yang bersekutu dengan kekaisaran Hong long. "
Seru kaisar Zhaoyang lagi dengan suara lantang.
Pangeran Zhang Xiuhuat membungkuk kan sedikit tubuh nya.
"Yang mulia, izin kan pangeran ini memberikan hadiah pertama untuk merayakan hari bersejarah kekaisaran Hong long. "
Kaisar Zhaoyang tersenyum tipis.
"Tidak perlu sungkan pangeran. "
jawab nya dengan senyuman tipis.
Seorang pengawal berbaju zirah khusus segera berjalan mendekat, setelah mendapat perintah dari pangeran Zhang Xiuhuat melalui sebuah kode.
Dari balik baju zirah tersebut, sang pengawal mengeluarkan sebuah peti kecil di tutupi dengan kain sutra.
Pangeran Zhang Xiuhuat mengambil bungkusan kain sutra dari tangan pengawal nya itu dan lalu menyerahkan hadiah istimewa yang di bawa nya dengan hati hati.
Kaisar Zhaoyang menaikkan sebelah alis nya saat menerima pemberian pangeran kedua tersebut.
Dengan pelan di buka nya penutup peti berukuran kecil itu, dan mendapat kan sebuah belati berukuran sedang dengan kedua sisi pangkal dan ujung sarung nya di hiasi emas dan permata, begitu pula dengan gangang nya.
"Aku menerima nya pangeran kedua. "
ucap kaisar Zhaoyang dengan senyum tipis.
Tidak ada yang bisa menebak, entah pria berkuasa itu senang atau pun tidak dengan hadiah indah dari saudara nya itu.
Pangeran Zhang Xiuhuat membungkuk kan sedikit tubuh nya, lalu kembali ketempat duduk milik nya.
Belum sempat kaisar Zhaoyang mau pun pangeran Zhang Xiuhuat menempati tahta mereka, seorang wanita dengan wajah angkuh melenggang masuk kedalam aula istana tanpa di undang.
"Selir agung telah tiba.. "
teriak kasim mengumumkan kedatangan wanita yang hampir selalu menemani kaisar Zhaoyang di acara acara kekaisaran.
"Salam yang mulia kaisar, semoga berumur panjang.
Salam pangeran Zhang Xiu Huat. "
__ADS_1
ucap Selir agung Mei memberi salam sambil berlutut di ikuti para pelayan nya.
Pangeran Zhang Xiu Huat hanya membalaz dengan sedikit badan di bungkukkan, sedang kan Kaisar Zhaoyang kemudian turun satu langkah dari tahta nya, mengulurkan sebelah tangan kehadapan.
"Bangun lah selir agung. "
Wanita cantik dan sexy dengan riasan tebal itu segera membangun kan tubuh nya, di bantu para pelayan. kemudian dengan anggun berjalan mendekat kearah kaisar, dan menyambut uluran tangan pria berkuasa tersebut dengan senyuman indah milik nya.
Para mentri hanya bisa mencuri pandang dengan interaksi kedua nya, sedang kan pangeran Zhang Xiu huat membuang pandangan nya kearah lain.
Di tempat kan nya selir agung di tempat seharus nya hanya milik permaisuri, wanita itu menampilkan wajah angkuh nya saat duduk di posisi tertinggi yang tepat berada di samping kursi kebesaran kaisar Zhaoyang.
"kaisar ini juga akan mengumum kan, jika selir agung Li Mei akan menemani kaisar ini di sepanjang penghelatan perayaan kekaisaran Hong long. "
ucap nya lagi sambil melemparkan senyuman kearah wanita kesayangan nya itu.
Selir agung membalas nya dengan senyum sumringah kepada kaisar seperti biasa,yang lebih memilih diri nya dari pada permaisuri nya sendiri.
Sedang kan pangeran Zhang Xiuhuat kembali bangun dari duduk nya.
"Maaf kan pangeran ini yang mulia, tapi pangeran ini rasa.. Posisi penting itu hanya bisa di peroleh oleh yang mulia permaisuri, karena seperti tahun tahun sebelum nya.. ini akan menjadi aib bagi kekaisaran Hong long. "
ucap pangeran Zhang Xiuhuat sambil sedikit membungkuk kan tubuh nya .
Kaisar Zhaoyang mengibaskan baju kebesaran nya dengan keras, lalu menoleh kearah pangeran Zhang.
"Jelaskan maksud anda pangeran? Bagaimana aku bisa membawa permaisuri tidak berguna itu bersama ku, di saat semua orang mengetahui jika diri nya hanya beban bagi Kekaisaran. "
ucap kaisar Zhaoyang dengan angkuh.
Pangeran Zhang Xiuhuat kembali sedikit membungkuk kan tubuh nya.
"Para tamu kekaisaran yang di hadiri oleh kaisar kaisar kerajaan tetangga akan menjatuh kan harga diri yang mulia dan kekaisaran Hong long jika menempatkan seorang selir di atas tahta. "
Wajah selir agung memerah akibat amarah, kedua tangan nya meremas gaun yang dia kenakan dengan keras. Pendapat yang di utarakan oleh pangeran Zhang tersebut membuat nya gila.
Di tambah, tanpa ragu pangeran Zhang mengarahkan pandangan kepada nya saat berbicara sebagai pernyataan jika pangeran kedua menganggap keberadaan nya sebagai aib.
"Bajing*n Zhang Xiu huat, kau begitu berani melempar kotoran di wajah cantik ku. Aku tidak akan mengampuni mu setelah ini. "
umpat selir agung di dalam hati nya.
.
__ADS_1
. bersambung