
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
🥀Tiga hari sebelum perayaan ulang tahun kekaisaran Long Hong.
"Hemm... yang mulia permaisuri, tiga hari lagi seluruh kekaisaran akan merayakan perayaan megah. Apa yang akan kita lakukan? "
Jian Mi bertanya dengan raut wajah ragu ragu.
Suoxu melirik kearah wanita yang berjasa dalam hidup nya itu dengan penuh penasaran,dan Qing xuan hanya bersandar di pintu kamar kediaman mewah itu dengan mata tajam nya mengamati semua aktivitas penghuni kediaman sakura. sedangkan permaisuri Lien hanya diam sambil menyesap teh milik nya.
"Apakah yang mulia tidak ingin untuk hadir? "
Mendengar pertanyaan lanjutan dari Jian Mi membuat kepala permaisuri Lien terangkat dan menatap wajah bawahan nya itu secara bergantian.
"Aku sudah menyusun rencana untuk itu. Kamu tidak perlu mengkhawatir kan apapun. "
permaisuri Lien kembali menyesap teh hijau dengan aroma mins yang sangat kuat dengan anggun, lalu dengan gerakan lambat meletak kan kembali canggkir yang ia pegang.
"Tiga hari dari sekarang, para tamu kekaisaran pasti sudah mulai berdatangan untuk menghadiri perayaan sekaligus mencari cara agar bisa memetik keuntungan dari Kekaisaran Long Hong, pertemuan antar kaisar dan para petinggi perwakilan dari seluruh daratan pasti akan membuat keuntungan bagi semua orang dalam menjalan kan bisnis, sama hal nya dengan kehidupan di zaman modern.. Sebuah perayaan di suatu negara mengundang para tamu dari negara lain untuk melakukan kerja sama bilateral dan internal, membuat beberapa kesepakatan bisnis yang menguntungkan dalam penyokong kesejahteraan dan memajukan masing masing negara peserta. "
Permaisuri Lien memejam kan mata nya sambil memikirkan langkah apa yang akan diri nya ambil.
"Eng.. tapi yang mulia.. "
ucapan dari Jian Mi membuat permaisuri Lien membuka mata nya, hal itu membuat gadis itu segera menunduk kan pandangan nya.
"Hamba takut, jika yang mulia tidak akan di perkenan untuk hadir di acara besar seperti biasa nya, itu. . itu karena posisi yang mulia akan di gantikan oleh.. eng.. selir agung. "
Raut tidak enak dan rasa bersalah menyelimuti wajah gadis pelayan setia permaisuri Lien itu.
Sebelum permaisuri Lien kembali ingin mengangkat bibir nya, dari arah luar datang seorang gadis pelayan dengan terburu buru.
Qi Xuan langsung berdiri waspada begitu juga Suoxu dan Jian Mi, namun mereka kembali berwajah lega saat mengetahui jika yang datang ada lah gadis pelayan kediaman sakura.
"Salam yang mulia.. "
ucap nya lalu berlutut.
Permaisuri Lien mengerut kan kening nya, lalu bangun dan berjalan mendekat kearah pelayan yang baru saja tiba dengan nafas yang masih terengah engah.
__ADS_1
"Apa yang terjadi dengan mu? "
tanya nya penasaran.
Gadis pelayan itu kembali menarik nafas nya, kemudian membuang nya dengan pelan.
"Yang mulia.. ham.. hamba mendengar, jika selir agung hampir celaka akibat racun yang terdapat di dalam bubur milik nya pagi ini. "
ucap gadis pelayan itu mengebu ngebu.
Apa yang disampaikan oleh orang nya itu membuat kening nya berkedut.
"Lalu.. ? "
Gadis pelayan itu mendongak kan kepala nya, kemudian kembali menjatuh kan pandangan kelantai.
"yang mulia kaisar di dorong oleh pangeran Zhang Xiu huat untuk memberikan titah agar yang mulia permaisuri hadir di pesta penyambutan para tamu. Ham.. hamba tidak sengaja mendengar nya dari pelayan istana yang sedang bergosip yang mulia. "
"Terus kan.. "
permaisuri Lien kembali membawa tubuh nya kearah kursi yang tadi dia tempati.
"hem.. yang mulia pangeran kedua akan membawakan tabib untuk mengobati penyakit yang anda derita. "
sambungan kalimat yang di sampai kan oleh bawahan nya itu membuat permaisuri Lien tersenyum tipis.
"pangeran Zhang Xiu huat datang berkunjung..
Suara teriakan dari pengawal begitu nyaring terdengar, dan membuat tubuh Jian Mi, Suoxu, dan gadis pelayan yang baru saja menceritakan tentang apa yang dia dengar menegang kaku.
" per..permaisuri.. "
Jian Mi tergagap juga merasa ketakutan jika junjungan nya itu di ketahui telah berpura pura keracunan dan menipu pihak istana.
krett..
Suara pintu terbuka membuat tiga gadis bawahan permaisuri Lien itu beringsut ke belakang tempat junjungan mereka berada.
"Salam yang mulia pangeran Zhang.. "
Jian Mi, Suoxu dan Qi Xuan membungkuk memberi hormat, ketika pria berkarisma itu muncul dengan seseorang di sisi nya.Dan beberapa orang pengawal berjaga di luar kediaman.
"Salam permaisuri Lien.. "
__ADS_1
Pangeran Zhang Xiu huat menunduk kan kepala nya, sedang kan pria yang berada disamping nya membungkuk hormat.
Permaisuri Lien tersenyum lembut, manik kecoklatan nya terlihat begitu bercahaya.
"Salam juga untuk anda pangeran Zhang. "
jawab permaisuri Lien sopan.
Pangeran Zhang Xiu huat tersenyum tipis melihat keberanian dan sikap tenang wanita dihadapan nya.
"Anda terlihat sangat sehat dari sebelum nya yang mulia. "
manik teduh itu menyapu setiap sisi kediaman sakura, hingga tiga orang gadis yang berdiri di belakang tubuh kakak ipar nya itu mencuri perhatian nya.
"Bahkan anda membuat kedua gadis dari luar istana menjadi bagian dari kediaman anda, lalu menggunakan nama ibu suri sebagai token masuk nya. "
Wajah Suoxu dan Qi Xuan menegang, mereka merasa pria dihadapan mereka bukan lah orang yang bisa di bodohi seperti kaisar Zhaoyang.
pria ini berwajah lembut, dan bersikap elegan. Dan itu membuat tingkat kewaspadaan terhadap nya begitu besar.
"Ah.. anda sangat perhatian pangeran. "
permaisuri Lien tersenyum tipis, kemudian melambai tangan nya.
"Silakan yang mulia duduk, dan kita akan berbincang sambil meneguk teh istimewa kediaman sakura. "
Jian Mi yang merasa mendapat perintah dari majikan nya itu segera berjalan maju, dan menuang kan teh kedua cangkir yang telah tersedia.
"jangan merasa sungkan untuk hal yang sederhana ini. "
sambung permaisuri Lien.
Pangeran Zhang mengibas kan hanfu nya lalu duduk dengan gaya yang sangat elegan.
Hal itu tidak luput dari perhatian permaisuri Lien. Lalu pandangan nya beralih keseorang pria yang lumayan tampan, yang masih setia berdiri di sisi pangeran Zhang.
"Apakah anda tidak menawar kan orang anda agar ikut duduk bersama? "
permaisuri Lien menatap pangeran Zhang dengan sebelah alis yang terangkat.
"oh.. kami tidak akan lama.. "
ucap pangeran Zhang singkat.
__ADS_1
.
. bersambung