
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Waktu berjalan dengan cepat, hari yang di tunggu hampir tiba.
Para tamu kekaisaran mulai berdatangan dengan segala kemewahan yang mereka miliki.
Namun, kehadiran tiga wanita misterius beberapa hari yang lalu belum bisa membuat sebagian orang melupakan nya. Mereka bahkan menyambut para tamu kekaisaran hanya untuk memastikan, dari mana asal ketiga wanita tersebut.
Berbeda dengan apa yang di lakukan oleh rakyat di luar istana megah Long Hong, kediaman belakang milik wanita kaisar Zhaoyang sibuk mengatur strategi. Mereka mempunyai firasat buruk tentang perayaan seperti ini, siapa yang bisa menebak kalau kaisar penguasa sebagian daratan timur itu tidak akan kembali membawa nona atau seorang putri dari kekaisaran tetangga untuk di lempar keranjang nya sebagai selir.
"Kakak.. aku merasa cemas tentang perayaan kali ini. "
wanita yang menjadi sebagai selir keempat kaisar Zhaoyang itu memperbaiki posisi tangan nya. Sejak mendapat tamparan keras dari permaisuri yang tidak di anggap, otak nya seakan berputar memikirkan cara agar tidak kembali terlibat masalah dengan nya. Ditambah 30 pukulan papan di bokong saudari nya selir Yue Yin, makin membuat nya ketakutan.
Selir Yue Yin mengangkat tubuh nya dengan hati hati, ini baru beberapa waktu setelah diri nya mendapat hukuman.
"Akh.. sialan. "
runtuk nya saat luka yang mengering itu membuat kulit nya tegang.
"Jika wanita bodoh itu tidak menjadi lebih kuat di saat terlelap panjang, aku mungkin tidak mengalami hal ini. Di tambah si Jala_ng Li Mei, aku bahkan di larang keluar dari kediaman mawar karena nya. "
Wajah nya terlihat sangat buruk, makian dan cacian keluar dari bibir sexy itu.
Selir Tianzi tidak bisa berbuat apa apa, selain memperhatikan saudari nya yang meringis kesakitan dan dia juga mengikuti mimik wajah saudari nya itu.
"Apa yang kamu lakukan, tidak bisa kah kesini dan membantu ku untuk berjalan. "
Bentak selir Yue yin kesal.
Selir Tianzi meringis.
"Kakak.. apakah anda tidak melihat, bahkan tulang tangan ku belum terlalu sembuh untuk membantu anda. Anda memiliki banyak pelayan, kenapa tidak meminta bantuan. "
__ADS_1
Wajah selir Yue Yin semakin memburuk.
"Pergilah kembali ke kediaman mu, jika kamu tidak berguna. "
Dengan hati hati di duduk kan bokong ke kursi panjang yang telah di alas dengan kain sutra yang lembut.
Selir Yue Yin kembali menoleh kan kepala nya ke arah wanita yang merupakan saudara nya itu.
"Apa kamu tidak mendengar apa yang baru aku katakan, kamu tidak berguna.. Untuk apa terus berdiam diri di sini! "
Wajah angkuh nya memutar, lalu memberi isyarat kepada salah satu pelayan nya agar menuangkan secangkir teh untuk nya.
Seorang gadis pelayan datang terburu buru dan segera menuangkan cairan berwarna sedikit pekat itu dengan hati hati.
Selir Tian Zi menatap lekat saudari sepupu nya , wanita itu menghela nafas nya.
"Baik lah kakak, adik ini akan segera kembali kekediaman. lagi pula, para tamu kekaisaran sudah mulai berdatangan. Ku harap anda akan segera sembuh seperti semula. "
Bibir merah itu melengkungkan senyum dengan tulus, lalu sedikit membungkuk kan tubuh nya dan berbalik menuju kearah pintu keluar dari kediaman Mawar.
Manik hitam milik selir Yue Yin menggelap, amarah yang sebenar nya belum menghilang itu kini segera muncul kembali.
Cangkir yang terbuat dari tembaga itu melayang ke daun pintu yang baru saja di lewati oleh selir Tian Zi.
"Sialan Ming Mei.. Si murahan Li Mei, dan wanita tak berguna Lien Xin Xin. Aku akan menghancur kan kalian semua. Argghhhh..... "
Teriakan menggema dari dalam kediaman Mawar, membuat para pelayan setia selir ketiga kaisar Zhaoyang itu bergindik ngeri.
🍄🍄🍄
kediaman sakura
Permaisuri Lien dengan tajam menatap keluar jendela kediaman, bagai menembus hingga ke seberang perbatasan kediaman istana.
"Yang mulia.. "
Suara lembut Suoxu menyadarkan lamunan permaisuri Lien dan membuat wanita itu menoleh kan kepala nya.
__ADS_1
"Maaf kan hamba yang mengganggu waktu yang mulia. "
Wajah bersalah terlihat jelas dan membuat gadis berwajah lumayan cantik itu menunduk kan kepala nya.
Permaisuri Lien tersenyum lembut untuk memperbaiki kecanggungan.
"Lupakan.. apa yang mengganggu pikiran mu? "
Suoxu mengangkat pandangan nya.
"Yang mulia.. apakah semua yang telah kita susun akan berjalan sesuai rencana? "
manik hitam berkilauan itu menatap penuh harap ke manik permaisuri Lien.
"Bagaimana jika mereka tidak akan membantu kita untuk terbebas dari istana ini? "
Permaisuri Lien menghela nafas nya. kembali di lempar nya tatapan tajam ke arah luar kediaman.
"Aku yakin, mereka akan membantu kita. karena apa pun yang mereka cari berhubungan dengan kita. Kamu jangan cemas.. "
Wajah cantik nan tegas itu merenung jauh ketempat yang tidak bisa di ketahui oleh siapa pun kecuali diri nya.
"Hamba mengerti yang mulia.. Hamba akan berada di samping yang mulia dan mengikuti yang mulia kemana pun tujuan nya. "
gadis itu kembali bersuara dengan tegas menunjukkan keseriusan nya akan hal yang dia ucap kan.
Permaisuri Lien terkekeh pelan, membuat nya kembali membalikkan tubuh ramping nya.
"Aku akan mengingat janji ini.. "
Suoxu ikut tersenyum lebar, menampilkan deretan rapi gigi nya yang putih.
Permaisuri Lien menatap teduh gadis dengan pribadi ceria ini, setidak nya.. ada manusia yang tidak berpura pura terhadap nya di dunia baru ini.
Dunia yang di mana semua orang berstatus tinggi menuntut rakyat kalangan bawah menganggung kan mereka dengan setinggi tinggi nya.
.
__ADS_1
. bersambung
Note; maaf sayang, author baru bisa kembali. happy reading