Permaisuri Impian

Permaisuri Impian
dua puluh empat


__ADS_3

.


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Permaisuri Lien membuka pakaian nya dan membiar kan tubuh polos bak bayi yang baru lahir tenggelam kedalam bak pemandian hingga menyisakan leher jenjang nya saja. Dihembus kan dengan pelan nafas nya sambil memejam kan mata. Untung bawahan nya itu selalu mengerti dan selalu menyedia kan air hangat dan sedikit ramuan yang di tetes kan kedalam air membuat nya sangat tenang.


"Hah... apa yang terlebih dahulu aku lakukan, aku tidak bisa berlama lama tanpa membalas kelakuan para bajing*n istana ini, setelah nya meninggal kan tempat ini adalah jalan yang terbaik. "


Otak nya terus memutar kenangan yang di miliki oleh pemilik tubuh yang dia tempati saat ini, bayangan betapa tersiksa nya permaisuri Lien ketika hidup nya. Bahkan jauh sebelum tinggal di istana Hong Long dan menikah dengan kaisar Zhaoyang Hong. Seorang ayah yang tidak berdaya, dan di kendali kan oleh seorang wanita dan anak anak nya hingga membuat nya menjadi seperti barang yang di hadiah kan sebagai upeti untuk melakukan kerja sama antar kerajaan.


Sial nya, bagai keluar dari mulut buaya, kini dia bahkan meregang nyawa di kandang singa.


Kebaikan ibu suri Sashuang bahkan tak bisa menjamin nya tetap hidup.


"Miris.. "


satu kata yang keluar dari mulut Alexa shamming, walau pun di kehidupan nya dulu..Sang ayah menjadikan nya mesin dan melakukan latihan yang cukup berat dari diri nya masih kecil,menjadikan nya seorang agen mata mata dari sebuah organisasi militer pendukung pemerintah, keluarga dan orang orang di sekeliling nya bersikap sangat baik dan menyayangi nya.


"Permaisuri Lien, aku Alexa shamming.. seorang agen mata mata elit milik militer berjanji pada mu, untuk membuat semua luka yang pernah kau terima sebagai api untuk membakar para bajing_an istana, mengembalikan semua yang menjadi hak mu, dan aku akan membebaskan mu dari pernikahan sial_an ini. Di saat itu, kau akan tertidur dengan tenang disana. "


Mata kecoklatan itu terbuka dengan cepat, lalu membangun kan tubuh nya, membawa kaki kaki jenjang milik nya keluar dari air pemandian.


🎋🎋🎋


"kakak... hikz.. hikz.. apa yang terjadi dengan anda, kenapa anda mendapatkan hukuman semengerikan ini dari yang mulia kaisar. "


Selir Tian Zi berlari kearah dimana selir Yue Yin berada.


Selir Yue Yin yang hanya bisa berbaring dengan tengkurap mendadak makin kesal dengan ucapan saudari sepupu nya itu.


Mata nya menggelap saat mengingat siapa yang membuat nya seperti ini, di tambah lagi saudari nya yang datang dengan tangan yang di perban.


"Ini semua karena wanita sial_an itu, seharus nya aku menghabisi nya ketika ada kesempatan. Dan si pelac_ur Li Mei, bagaikan lintah yang selalu menempel di tubuh kaisar Zhaoyang. Aku benar benar membenci kedua wanita sial_an itu.. "

__ADS_1


Teriak Selir Yue Yin dengan keras, namun akibat luka yang dia terima, membuat nya harus bertahan di posisi yang sangat tidak nyaman.


Selir Tian Zi menutup mulut nya dengan sebelah tangan yang tak terluka.


"kakak.. apa yang akan kita lakukan, seperti nya permaisuri Lien bukan orang yang mudah seperti dahulu. Apakah kematian membuat nya membuka mata dan merubah kepribadian? "


tanya nya dengan wajah serius.


''Simpan omong kosong mu itu Tian Zi... "


selir Yue Yin mengeram penuh amarah, bahkan jika saja saat ini dia tidak terluka parah. Tangan nya sudah melayang kewajah bodoh saudari nya itu.


"Aku seorang putri dari kekaisaran selatan tidak akan mudah di kalah kan. Orang ku akan membuat kedua Jala_ng itu melenyap kan diri nya sendiri. "


Ucap selir Yue yin dengan penuh percaya diri dan itu membuat nya tersenyum tipis.


"Ampun kan aku yang bodoh ini kakak.. aku hanya mengerti satu hal, bahwa kakak tidak akan terkalah kan. "


Dia mempercayai, bahwa ucapan nya akan bisa menyenangkan wanita dihadapan nya. Dan itu terbukti ketika selir Yue yin menyunggingkan senyum sinis nya.


pengawal berteriak mengumum kan kedatangan wanita kesayangan kaisar itu, membuat selir Yue yin meremas kasar tangan nya, sedang kan selir Tian Zi hanya membuka kipas dan menutup separuh wajah nya.


"Ah.. kediaman mu sangat kacau hari ini selir Yue yin? "


Manik selir agung menyapu seluruh sisi kediaman mawar milik seler Yue Yin, lalu kembali menatap sang pemilik yang memerah akibat amarah.


"Kurasa Yang'er begitu keras pada mu, hingga membuat kau berakhir begitu menyedihkan. "


Ada nada mencibir di balik kalimat yang terdengar begitu lembut.


Selir Yue yin memutar leher nya untuk melihat keberadaan wanita agung itu, amarah nya memuncak hingga tidak berfikir untuk tetap berdiam diri.


"Cih.. apa yang hebat nya dari mu, yang hanya di jadikan pemanas tubuh yang mulia kaisar. Ku rasa, di rumah bordir kau bahkan memanaskan ranjang setiap pria. "


balas selir Yue yin.

__ADS_1


Selir agung Li Mei segera bangun dari duduk nya setelah mendengar jawaban panas dari lawan nya.Namun, alih alih meluap kan emosi nya.. wanita itu justru menuang kan secangkir teh yang berada di meja.


"Hemm.. sayang sekali selir Yue Yin, bahkan nasip ku lebih baik dari mu. Setidak nya, kaisar hanya menaiki ranjang ku. ah..Aku terlalu berterus terang, maaf kan aku tentang itu. "


Wajah nya seolah merasa bersalah, namun jika melihat nya lebih jelas. Wanita berstatus sebagai selir agung itu hanya berniat menyulut api ke arah kayu yang telah tersiram minyak.


"Kau... berani nya kau.. aku akan merobek mulut mu yang bau itu setelah ini. Ah... uh.. ah.. "


pekik selir Yue yin berusaha turun dari posisi nya. Namun luka yang mulai mengering membuat nya berteriak kesakitan.


"Kakak.. tenangkan diri mu.. "


pekik selir Tian Zi yang berjalan mendekat, namun saat ingin membantu ditarik nya kembali tubuh nya kebelakang.


Para pelayan milik selir Yue yin segera mendekat dan membantu junjungan mereka.


"Lepas kan aku, dasar tidak berguna.. "


pekik nya lagi tidak puas.


"Hahahaha..


bagaimana dengan luka mu selir ketiga? Oh.. aku sangat ketakutan, jika ramuan bahkan tidak bisa menghilangkan bekas luka nya. "


Kembali selir agung memuntahkan kata kata provokatif dari bibir sexy nya.


"Kakak Li Mei, apa yang anda katakan. Kakak ketiga sedang dalam keadaan tidak baik. Anda sangat kejam.. "


Selir Tian Zi menutup mulut nya dengan kipas yang tadi dia pegang.


"Cih.. sama sama tak berguna. "


setelah mengatakan itu, wanita dengan wajah angkuh itu melangkah begitu saja, meninggalkan dua orang yang dalam keadaan yang berbeda.


.

__ADS_1


. bersambung


__ADS_2