
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Brakk...
meja tebal di ruang baca patah menjadi dua bagian setelah pukulan keras menghantam sisi meja.
Semua orang yang berada di dalam kediaman hanya terdiam dengan kepala menunduk.
" Apa yang kau maksud pangeran? "
pekik kaisar Zhaoyang penuh amarah.
Pangeran Zhang mengetuk jari nya dengan tenang keatas meja yang telah terbelah dua.
"Kau mengatakan, jika semua bajing*n yang terlibat di dalam penyerangan telah menutup rapat informasi dari mulut mereka dan lebih memilih mengakhiri hidup nya? "
Kaisar Zhaoyang kembali berteriak.
''yang mulia.. jelas ini adalah sebuah konspirasi, para tamu Kekaisaran masih berada didalam kediaman istana, dan seseorang berniat untuk menghancurkan nama baik yang mulia. "
Ucap mentri pertahanan Rui.
Kaisar Zhaoyang memutar tubuh nya kearah mentri pertahan Rui, lalu kembali menatap lekat wajah tenang saudara nya.
"Pangeran Zhang, anda adalah sang dewa perang. Bukan kah kegagalan dalam mencari kebenaran tentang penyerangan di dalam wilayah istana merupakan suatu aib bagi keluarga kita."
Kepala pangeran Zhang terangkat. Senyuman tipis terbit di bibir nya, membuat kaisar Zhaoyang dan menteri pertahanan Rui merasa jengah.
"Apa yang sedang anda tertawa kan? Apakah penyerangan di malam perayaan sebuah lelucon di istana ? "
Ucap kaisar Zhaoyang lagi.
Pangeran Zhang bangkit dari duduk nya, di ikuti oleh jendral Liu yaosan.
"Yang mulia.. Pangeran ini sudah melakukan penyelidikan. Tetapi, keamanan istana berada jauh dari jangkauan pangeran ini. "
Tangan pangeran Zhang tersilang di belakang tubuh nya.
"Bukan kah seharusnya, hal seperti ini lebih baik di urus oleh mentri pertahanan dan para pengawal kekaisaran? "
Wajah mentri pertahanan Rui bagai tidak berdarah.
"Yang mulia lebih mengerti akan ini, kami akan segera undur diri dan mendapatkan dengan cepat akar dari semua masalah yang terjadi. "
Pangeran Zhang menunduk kan sedikit kepala nya, kemudian berlalu meninggal kan kaisar Zhaoyang dan mentri pertahanan Rui diikuti oleh jendral Liu.
Tangan kaisar Zhaoyang terkepal erat, rahang nya mengeras.
"Mentri Rui.. "
mentri pertahan Rui membungkuk kan tubuh nya.
"Cari penghianat yang membuat perayaan di istana ku, letakkan di penjara dingin. "
__ADS_1
Mentri pertahanan Rui meremang, penjara dingin adalah penjara paling menyeram kan di Kekaisaran Long Hong, tidak akan ada yang selamat jika sudah berada di sana.
"Hamba mengerti yang mulia. "
mentri pertahanan Rui membungkuk kan badan nya, kemudian segera keluar dari ruang baca.
"Siapa yang sedang ingin bermain kematian dengan ku? Aku kaisar Zhaoyang, dewa kematian dari lembah timur. "
Buku buku tangan nya terkepal erat, hingga urat urat tangan nya muncul kepermukaan.
"**Chao.. Haocun. "
Blush**..
Dua orang berpakaian ninja muncul dari udara.
Kedua nya berlutut di lantai dingin, dengan aura yang berbeda.
Manik kaisar Zhaoyang berubah semerah darah, menampilkan sosok lain dari pria angkuh tersebut.
"Yang mulia.. "
Kaisar Zhaoyang mengibas kan hanfu nya, lalu duduk di salah satu kursi menghadap langsung kearah dua orang berpakaian ninja.
"Beri pelajaran kepada permaisuri Lien hingga diri nya lebih memilih kematian, dan perintah kan seseorang untuk mengacau kedatangan ibu suri hingga mengalami kendala. "
Seringaian terbit dari bibir tipis berwarna kemerahan.
Kedua bawahan nya itu segera menundukkan kepala, kemudian menghilang dari pandangan.
"Permaisuri Lien, kau berani mempermalukan ku di depan para putri kehormatan. "
Sungguh sosok yang sangat menawan.
"Ah... "
Senyum mengerikan kembali terbit.
Pria berstatus kaisar itu sedikit menegak kan tubuh nya, kedua sisi tangan memegang kipas dengan senjata mematikan tersembunyi di bali ruas nya.
"Putri mahkota Han, Quen Han.. Sungguh sebuah kecantikan tiada tara. Kau datang untuk menyerah kan diri, dan aku dengan senang hati membawa mu ketempat paling tinggi. "
"Selir agung tiba.. "
Kasim berteriak mengumumkan kedatangan wanita kesayangan kaisar Zhaoyang tersebut.
Pintu di dorong dengan hati hati, menampilkan sosok menggoda.
Kaisar Zhaoyang tersenyum samar, dengan cepat membalikkan tubuh nya membuat ekspresi mengerikan sebelum nya berubah dengan cepat ke ekspresi yang biasa dia tampilkan.
"Selir ini memberi salam kepada yang mulia. "
Selir agung Li Mei membungkukkan tubuh nya, membuat dua gunung kembar itu bagaikan ingin memberontak keluar dari sangkar nya.
"Kemarilah.. "
__ADS_1
Kaisar Zhaoyang tersenyum bahagia, membuat wanita dengan tubuh sexy itu melenggokkan pinggang nya saat melangkah.
Tangan Kaisar Zhaoyang terulur kearah depan, menarik dengan lembut pinggang ramping milik selir agung Li Mei.
"Aku merindukan mu. "
desah Kaisar Zhaoyang penuh gairah.
Wanita sexy itu mengelinjang dalam pelukan pria penuh hasrat yang terus menghadiahi nya dengan kecupan kecupan hangat.
"Yang mulia.. jangan disini. "
keluh nya tak kalah panas.
Gerak tangan kaisar Zhaoyang semakin tak terkendali, hingga suara teriakan kasim menghentikan aksi nya.
"Putra mahkota kekaisaran Hiu telah tiba. "
Dengan wajah memanas selir agung Li Mei mengeram kesal. Sedangkan kaisar Zhaoyang duduk tenang dengan sebelah tangan nya masih memeluk tubuh ramping wanita di pangkuan nya.
kreett..
Pintu didorong pelan.
Wajah tampan beribawa, menguar. Kedua tangan yang tersilang di belakang tubuh membuat nya makin mempesona.
"Salam yang mulia kaisar Zhaoyang Hong. "
pria itu membungkuk kan sedikit tubuh nya sebagai formalitas.
Kaisar Zhaoyang kembali tersenyum , di bangunnya tubuh wanita pemuas hasrat nya itu dengan pelan. membuat kedua pria berwibawa tersebut bertatapan secara langsung.
"Putra mahkota Lian Shi. "
ucap nya.
Orang yang baru saja tiba itu adalah pria yang sama ketika tak sengaja bertemu dengan permaisuri Lien di pasar pusat kekaisaran. Pria dengan sebagian topeng menutupi wajah nya.
"Senang akhir nya bisa bertemu dengan anda yang mulia kaisar daratan timur. "
Namun nada yang tertangkap tidak menyatakan arti yang sama dari bibir pria dengan kenangan tak terlupakan bersama putri mahkota Quen Han.
Ha-ha-ha
Tawa pecah dari dalam ruang baca istana Long Hong.
Selir agung Li Mei juga menyimpulkan senyum indah nya.
"mari kita meneguk semangkuk anggur terbaik kekaisaran ku di istana Naga. '
kaisar Zhaoyang segera bangkir, dan melingkarkan tangan nya kembali kepinggang ramping selir agung Li Mei. membuat wanita itu senang dan melayang.
Mata putra mahkota Lian Shi memicing, bibir nya mengkerut karena ketidaksenangan terhadap pria penguasa paling ujung daratan timur itu.
Kedua nya melangkah beriringan, membuat semua pengawal segera membungkuk kan tubuh mereka.
.
__ADS_1
. bersambung