
.
.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Salam kepada yang mulia kaisar zhaoyang Hong. "
Seorang pengawal setia kaisar zhaoyang datang mendekat dan segera berlutut dengan sebelah kaki nya.
Pria berstatus kaisar tersebut segera memperbaiki posisi duduk nya, walau bagaimana pun.. Kejadian di pertemuan tadi pagi begitu menguras emosi nya, mengingat ucapan pangeran Zhang Xiuhuat yang menolak selir agung untuk menemani nya di pesta perayaan kekaisaran membuat rahang nya mengeras.
"Berita apa yang membuat mu datang dan mengusik waktu ku beristirahat pengawal Wei? "
mata kaisar Zhaoyang menatap tajam kearah pengawal setia nya yang bernama Weixin.
Pria dengan pahatan rahang yang begitu jelas itu hanya menundukkan pandangan nya.
"Sesuatu telah terjadi di kediaman Sakura hari ini. "
Wajah angkuh itu hanya mendengus dengan sebelah alis yang terangkat.
"Kediaman permaisuri..! "
Guman nya rendah.
"Hal apa yang telah terjadi di kediaman sakura? Apakah wanita bodoh itu kembali mendapat kan masalah? "
Bibir nya tersenyum sinis.
Pengawal Weixin kembali menunduk kan kepala nya.
"nyonya selir keempat mendapati tulang tangan nya retak saat kembali dari kediaman sakura, sedang kan empat pengawal milik nyonya selir ketiga dan keempat tewas terbunuh di dalam kediaman. "
Manik hitam kelam kaisar zhaoyang membulat sempurna, bahkan pria itu kini berdiri dari duduk nya dengan kasar, membuat cangkir teh yang berada di atas meja bergulir kelantai.
"Apa maksud dari ucapan mu...pengawal Wei? "
rahang kaisar Zhaoyang mengeras dengan tangan yang terkepal erat.
__ADS_1
"Hamba berbicara kebenaran..yang mulia. "
ucap pengawal Wei lagi.
Kaisar Zhaoyang mengibas hanfu nya dengan kuat, lalu tanpa mengatakan apapun pria itu segera berbalik dan melangkah dengan cepat keluar dari kediaman Naga emas.
Sedang kan pengawal Weixin juga segera bangun dan mengikuti kearah mana langkah langkah besar itu menuju.
💐
Hal yang sama juga terjadi di kediaman Naga salju milik pangeran Zhang Xiuhuat.
Kedatangan pengawal bayangan Taoran tidak bisa untuk tidak membuat semua orang yang berada disana menyusut dada. Bahkan termasuk jendral Liu Yaosan yang masih saja menghela nafas nya ketika pria berpakaian serba hitam itu datang dan pergi seperti udara yang menguap, tanpa jejak, tanpa pemberitahuan.
Taoran, seorang pengawal atau prajurit bayangan yang selalu muncul di hampir setiap kesempatan untuk memberikan info penting dan menjalan kan misi berbahaya.
Tidak ada yang tahu tentang wajah di balik cadar hitam yang menutupi hampir seluruh wajah nya, menyisakan sepasang manik hitam pekat yang sangat tajam.
Bisa di pastikan, pria itu bahkan mungkin tidak pernah tersenyum atau memikirkan yang lain nya selain misi rahasia.
Hanya pangeran Zhang Xiuhuat, satu satu nya orang yang berinteraksi dengan pria misterius itu.
"Taoran datang memberi salam kepada yang mulia. "
Pangeran Zhang Xiuhuat yang baru ingin mengangkat cangkir teh milik nya segera menunda dan meletakkan kembali cangkir tersebut keatas meja.
Sedang kan prajurit yang juga bersama pangeran Zhang Xiuhuat dan jendral Liu Yaosan segera mengerti, jika kedatangan pria tak biasa itu akan menyampai kan sesuatu yang bersifat rahasia.
mereka segera membungkuk kan tubuh, lalu berjalan mundur kearah pintu, setelah nya berbalik dan menutup kedua pintu besar itu dengan sangat rapat.
"apa yang kamu dapat kan? "
Pangeran Zhang Xiuhuat memutar sedikit tubuh nya, menghadap kesamping tempat Taoran berada.
Sedang kan Jendral Liu Yaosan menunggu dengan penasaran apa yang kali ini akan di laporkan pria itu.
"Pagi ini terjadi peristiwa berdarah di kediaman permaisuri Lien Xin Xin, Empat pengawal kediaman selir ketiga dan keempat tewas terbunuh. "
Ucap Taoran dengan kepala yang masih tertunduk.
__ADS_1
Mata jendral Liu Yaosan membulat sempurna, ada rasa keterkejutan yang tidak bisa dia sembunyikan, kematian empat pengawal.. dan itu terjadi di kediaman sakura, bukan kan itu suatu berita yang begitu menggempar kan.
Berbeda dengan sang jendral, pangeran Zhang Xiuhuat hanya menarik nafas nya dengan berat, mata yang selalu terlihat penuh dengan kelembutan itu terpejam sebentar lalu kembali terbuka.
"Lanjut kan.. '
pinta nya. karena dia tahu dengan benar, kabar yang akan di sampaikan orang kepercayaan nya itu tidak akan berhenti disitu.
" Tangan selir keempat mendapat cedera yang serius, pangkal lengan yang mengalami retak tulang. Dan pelaku utama nya adalah permaisuri Lien Xin Xin. "
"Degg..
Jantung pangeran Zhang Xiuhuat berdetak dengan cepat, mata nya menatap tak percaya dengan apa yang baru disampaikan oleh bawahan nya itu.
Bahkan jendral Liu Yaosan hampir terlonjak dari tempat nya duduk.
" Wanita itu... wanita yang terkenal dengan kelemah lembutan, tidak pandai dalam ilmu bela diri, bahkan selalu menjadi sasaran kekejaman para wanita kaisar zhaoyang Hong dan membuat nya berakhir tertidur koma hingga seratus hari.
Dan kini, apa kata nya? permaisuri yang di anggap tidak berguna itu mampu mematah kan tangan selir keempat bahkan menghabisi nyawa empat pengawal terpilih.
Sungguh.. ini sebuah lelucon yang sangat tidak bisa di terima. "
Jendral Liu Yaosan berperang dengan hati dan pikiran nya sendiri, walau bagaimana pun.. ketidakmampuan permaisuri Lien Xin Xin bukan hanya kabar angin semata.
Pangeran Zhang Xiuhuat mengambil cangkir teh yang tadi sempat ingin dia nikmati.
"pergi lah.. '
ucap nya pelan, sebelum bibir nya melekat ke bibir cangkir berukiran bunga tristan .
" Wushh...
Dengan cepat, pria berpakaian ninja itu menghilang bagai berbaur dengan angin, menyisakan wajah penuh tanya jendral Liu Yaosan.
"Kita akan mengetahui nya nanti. "
ucap pangeran Zhang Xiuhuat seakan mengerti arti ketegangan di wajah jendral sekaligus teman nya itu.
.
__ADS_1
. bersambung..
happy reading all🥰