
Rumah sakit..
Nisa yang mendengar kabar Raka mengalami insiden penusukan yang dilakukan Yuni.Ia pun langsung mengunjungi rumah sakit dan menemui mantan ibu mertuanya
Tiba dirumah sakit,ia melihat Arini sang matan ibu mertua yang sedang duduk tertunduk.Dengan terus menangis tanpa henti
"Bu.."Sahut Nisa menghampiri Arini
Arini pun langsung menoleh kearah Nisa
"Nisa..Hiks..""Sahut Arini langsung memeluk Nisa
"Sabar bu..Tenangkan dirimu.."Ujar Nisa mencoba menenangkan Arini sambil mengusap punggung mantan ibu mertuanya
"Ibu takut..Hiks..Ibu takut terjadi sesuatu pada Raka nak..Ibu tidak menyangka jika Raka harus mengalami kejadian ini Nisa...Huaa.."Isak Arini yang tak bisa menahan rasa sedihnya dan menangis
"Aku mengerti..Tapi lebih baik ibu harus tetap tenang..Dan kita sama sama berdoa,supaya mas Raka baik baik saja..Kita serahkan semua pada dokter.."Ucap Nisa menenangkan Arini
Arini pun mengangguk dan mengikuti saran Nisa
Cukup lama menunggu,akhirnya sang dokter pun keluar dari ruang operasi
__ADS_1
Arini dan Nisa pun langsung menghampiri sang dokter
"Bagaimana dengan kondisi anak saya dok??Apakah dia baik baik saja??"Tanya Arini yang sangat mencemaskan keadaan Raka
"Kondisi pasien saat ini cukup serius ..Karna luka yang dialami pasien,banyak mengeluarkan darah..Tapi ibu jangan khawatir,operasi yang kita lakukan berjalan dengan lancar..Dan pasien sudah melewati masa kritisnya..Hanya menunggu kondisi pasien untuk stabil..Saya minta banyak lah berdoa..Untuk pemulihan pasien.."Jelas sang dokter
"Syukurlah kalau begitu..Terima kasih untuk kerja keras dokter.."Jawab Arini bernafas lega
"Ya..Kami akan memindahkan pasien ke bangsal perawatan..Saya permisi dulu."Ucap sang dokter langsung pergi meninggalkan Arini
...****************...
Beberapa bulan kemudian..
Sesampainya ditempat yang dituju.Raka dengan tenangnya duduk sambil menunggu seseorang yang ia temui
Dan tak berapa lama,seseorang pun datang dengan keadaan yang diluar dugaan Raka.
Raka ternyata mengunjungi sebuah lapas,dimana Yuni kini mendekam dipenjara
Sempat menghilang dalam pelariannya,Akhirnya Yuni pun tertangkap dalam persembunyiannya selama ini
__ADS_1
Yuni tampak kurus dan lusuh,seperti orang yang kehilangan semangat hidup dan depresi
Raka hanya menatap Yuni dengan penuh prihatin
"Bagaimana dengan kabarmu??"Tanya Raka
"Seperti yang kamu lihat."Jawab Yuni dengan datar
"Aku membawakan makanan kesukaanmu..Tidak tahu kau akan menerimanya atau tidak..Tapi ini kulakukan karna bentuk kepedulian ku padamu."Ujar Raka sembari memberikan bungkusan makanan,yang sebelumnya ia beli dulu
Yuni pun sesaat melirik kearah makanan tersebut dan menunduk
"Dan..Aku juga membawakan surat perpisahan kita..Perpisahaan yang kau inginkan sebelumnya."Ujar Raka menyerahkan surat perpisahan mereka
Yuni pun menerimanya dan membaca isi surat tersebut
Dan Yuni pun langsung menandatangani surat tersebut
"Maaf..Kalau aku sudah menghancurkan hidup mu dan bahkan membuat hidup mu menderita..Dari apa yang sudah kau lakukan padaku..Aku tidak akan menaruh dendam padamu..Karna aku sadar,kau melakukannya karna berawal dari ulahku..Tapi hukum tidak bisa membebaskan mu..Jadi aku minta maaf juga,karna tidak bisa membuatmu bebas dari tempat ini."Ungkap Raka panjang lebar
Yuni yang mendengar semua ucapan Raka,tiba tiba meneteskan air matanya.Sambil tetap dalam keadaan kepala menunduk
__ADS_1
Membuat Raka melihat Yuni bingung