
Sosok wanita yang tak asing lagi untuknya.Semakin membuat Raka berkeringat dingin sam wajah sedikit memucat
Brengsek...Kenapa dengan hari ini??Kenapa mereka datang diwaktu yang tidak tepat..Batin Raka yang panik
"Mama.."Seru Raka saat melihat sosok seorang ibunya yang berdiri dibelakang Nisa
"Iya..Mama datang Raka.."Jawab ibunya
"Ba..Bagaimana bisa??Kalian datang bersamaan??Bukankah kalian masih??"Tanya Raka dengan nada yang mulai terbata bata dan heran melihat ibunya bersama Nisa
"Kami sudah berbaikan..Dan mama kesini karna undangan Nisa..Yang ingin ikut merayakan momen spesial mu..Yang tidak akan pernah kamu lupakan Raka.."Jawab ibu sambil tersenyum
Seketika membuat Raka semakin panik dan gemetar.Seolah ia semakin bingung apa yang harus dilakukannya.Mengingat posisi Yuni masih didalam kamar
Yuni sendiri juga semakin panik dan bingung.Ntah bagaimana caranya agar ia bisa keluar dari kamar Raka.Sebab seluruh pakaiannya berada diluar kamar.Karna ia tidak diperbolehkan untuk menyimpan semua pakaiannya selama dirumah Raka
Seakan tidak peduli,Yuni pun terpaksa mencari pakaian yang bisa ia pakai dari dalam lemari pakaian Raka
Namun,pintu lemari tersebut justru tidak bisa dibuka.Karna lemari tersebut dalam keadaan terkunci
__ADS_1
Membuat Yuni semakin kesal dan jengkel
"Brengsek..Kenapa lemari ini tidak bisa dibuka..Pantas saja mas Raka melarang ku memakai lemari ini..Ternyata dia sudah menguncinya..Brengsek..Sekarang aku harus bagaimana.."Umpat Yuni begitu kesal sambil menendang lemari tersebut
Nisa mengajak teman temannya dan sang ibu mertua berkumpul diruang makan
Karna Nisa sudah menyiapkan beberapa macam makanan yang sudah ia beli sebelumnya.Mereka pun tampak menikmatinya sembari bercengkrama
Namun hanya Raka yang masih tampak seperti orang yang kebingungan perasaan yang tidak tenang
Gawat..Bagaimana cara ku agar bisa membuat mereka pergi tanpa Yuni ketauan??Dan bagaimana dengan Nisa dan mama??Bagaimana caranya agar mereka tidak disini??Sial..Kenapa situasinya jadi seperti ini??Batin Raka yang masih bingung
"Kamu kenapa mas??Sepertinya kamu tidak menikmati acara makan kita??"Tanya Nisa
Membuat Raka langsung menoleh kearah Nisa.Begitu juga dengan ibunya yang ikut menoleh
"Ah..Tidak..Aku menikmati acara kita..Ngomong ngomong dimana Ameena??Kenapa dia tidak bersama mu??"Tanya Raka mengalihkan pembicaraan
"Ameena dirumah mama..Kami sengaja tidak membawa Ameena kesini."Sahut ibunya yang langsung menjawab pertanyaan Raka
__ADS_1
"Oh..Ya..Aku punya hadiah spesial untuk mu..Dan ada kejutan lagi untukmu..Tapi sebaiknya aku ingin memberikan hadiahnya dulu untukmu..Sebentar.."Ujar Nisa langsung beranjak bangkit dan mengambil sesuatu ke ruang tamu
Tak berapa lama ia kembali,dengan membawakan sebuah kado yang ukurannya lumayan besar
"Ini sayang.."Ujar Nisa sembari memberikan kado tersebut
Raka pun langsung menerimanya sambil tersenyum kaku
"Terima kasih sayang."Jawab Raka
"Ayo mas Raka..Dibuka kadonya..Kita penasaran mau lihat nih.."Sahut salah satu teman Nisa
"Iya..Raka..Dibuka sekarang..Mama juga ingin lihat."Sahut ibunya yang ikutan penasaran
Raka pun mengangguk dan menuruti permintaan mereka.Untuk membuka kado pemberian Nisa
Raka pun kembali tersenyum melihat kado tersebut adalah sebuah laptop
"Kamu memberikan ini untukku??"Tanya Raka memastikan
__ADS_1