
Putri pun hanya bisa menatap kesal dengan jawaban Nisa yang dianggapnya terlalu sombong
"Sial..Dia sudah berani menjawab perkataanku..Apa dia sudah tidak memandang ku sebagai kakak iparnya??Ck.."Gerutu Putri kesal
Nisa pun berjalan menuju kamarnya,namun sebelum memasuki kamarnya.Sang ibu mertua yang kini menghampirinya
"Nisa.."Panggil ibu mertuanya
Nisa pun langsung menoleh
"Iya bu.."Jawab Nisa
__ADS_1
Sesaat ibu mertuanya melirik kearah barang belanjaan yang masih dipegang Nisa.Sama hal yang dilihat Putri
"Kamu habis belanja banyak??"Tanya ibu mertuanya ingin tahu
"Tidak bu..Aku cuma membeli beberapa perlengkapan bayi untuk lahiran ku nanti."Jawab Nisa
"Jangan beli terlalu banyak..Bayi itu cepat besar..Jangan menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak begitu penting..Beli yang memang dibutuhkan..Lagi pula,kenapa kamu tidak bilang kalau kamu mau membeli perlengkapan bayi??Kakak mu masih ada bekas anaknya dulu,kamu kan bisa pinjam dulu..Dan uang mu bisa untuk biaya lahiran mu nanti..Memangnya uang mu sudah cukup untuk biaya lahiran nanti??"Ujar ibu mertuanya panjang lebar
"Tapi bu..Ini kan kelahiran anak pertama ku..Tidak ada salahnya jika aku membeli beberapa perlengkapan bayi..Aku juga tidak banyak membelinya bu..Hanya seperlunya saja.."Jawab Nisa mencoba menjelaskan
"Kamu ini,selalu saja menjawab apa yang saya katakan..Terserah kamu lah..Anak sekarang memang susah dibilangin..Yang penting saya kasih tahu sama kamu,jangan selalu menghabiskan uang untuk yang tidak penting..Jangan boros..Apa lagi jika kamu memakai uang dari Raka..Mengerti."Sentak ibu mertuanya dengan kesal dan pergi
__ADS_1
Sontak membuat Nisa terkejut dan kecewa dengan ucapan sang ibu mertua.Yang menganggap dirinya menghabiskan uang dari anaknya.Yang padahal ia tak sedikit pun menggunakan uang yang diberikan Raka untuknya.Karna sang ibu mertuanya tahu,jika penghasilan Raka yang masih tidak tetap,langsung diberikan seluruhnya pada sang ibu mertuanya
Nisa hanya menghela nafas panjangnya dengan penuh kekecewaan sembari memasuki kamarnya
Nisa pun langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur sambil menatap keatas langit langit dinding
Sungguh menyedihkan sekali aku harus memiliki ibu mertua dan kakak ipar yang selalu sinis padaku..Mereka benar benar membenci ku..Apa pun yang ku lakukan selalu saja diprotes..Dan mereka selalu mencampuri urusan rumah tangga ku..Apakah aku harus bertahan dengan keadaan seperti ini??Tapi sampai kapan??
Dan akhirnya Nisa pun tertidur dengan air mata yang tanpa sengaja menetes
Ia merasa sendiri dan tak ada satu pun yang peduli dengannya.Ia pun tak bisa berbuat apa pun.Terlebih dengan keadaannya yang masih sedang hamil.Hanya kesabaran dan kuat dalam mental yang membuatnya harus bertahan.Karna demi membuktikan jika anak yang didalam kandungannya adalah anak Raka.Agar ia mendapat pengakuan dari keluarga Raka,terutama sang ibu mertuanya.Dengan begitu Nisa berharap ibu mertuanya pun bisa menerima dirinya sebagai menantu dan anggota keluarganya .Sebab kebencian sang ibu mertuanya masih menganggap jika anak dalam kandungannya bukan lah anak dari biologis Raka
__ADS_1