
Melihat kepergian Nisa dengan sikap cueknya.Membuat Raka seketika menarik nafas panjangnya dan merasa sangat menyesal sudah menyakiti Nisa.Ia tak mengira ,mengkhianati Nisa justru menghancurkan kebahagiaan dan kehidupannya.Membuang sebuah berlian demi memungut batu di jalanan.
...****************...
Yuni yang seharian membersihkan rumah,kini berniat ingin mengisi perut nya ,dengan makan sesuatu.
Tapi,saat ia baru akan mengambil secentong nasi .Arini tiba tiba datang menghampirinya
"Sudah merasa lapar,sampai berani ingin lebih dulu makan??"Tanya Arini dengan nada sinis
"Iya bu..Aku lapar karna dari tadi belum ada makan sedikit pun..Lagi pula aku sedang hamil,jadi harus ada yang terisi untuk anakku didalam kandungan bu.."Jawab Yuni menjelaskan
Arini pun langsung berjalan kearah meja makan dan mengambil sesuatu
"Kau makan yang ini..Jangan menyentuh makanan yang ada diatas meja..Setelah makan,lanjutkan pekerjaan mu yang lainnya..Setrika baju baju yang sudah numpuk dikamar."Ujar Arini kembali memberi perintah dan langsung pergi
__ADS_1
Sesaat Yuni pun memperhatikan lauk yang diberikan oleh Arini,ibu mertuanya.Yuni seketika terheran dengan lauk yang hanya tempe dan tahu yang hanya setengah potong.Itu pun lauk yang tadi pagi mereka makan
Yuni pun hanya menghela nafas panjangnya
Kenapa nasib ku jadi seperti ini.??..Kenapa wanita itu justru memberiku makanan sisa??Dia benar benar menganggapku seperti pembantu..Sampai kapan aku harus bertahan menghadapi wanita sihir itu..Mas Raka benar benar brengsek..!!!Ucap Yuni dalam hatinya sambil mengumpat
Ia pun terpaksa memakan nasi dengan sisa lauk tadi pagi.Yang menurutnya makanan tidak layak harus ia makan.Ia pun merasa begitu kesal dan tak merasa bersyukur.Karna ia benar benar diperlakukan layaknya seorang asisten rumah tangga
Arini,sang ibu mertua begitu tidak memperdulikan keadaan Yuni yang sedang hamil.Yang seharusnya ia memperlakukan Yuni selayaknya menantu dan diperhatikan.Terlebih Yuni mengandung anak Raka,yang juga cucunya sendiri
Agar membuat mereka bisa saling sadar dan mengerti.Jika apa yang mereka jalani saat ini,tidam seperti yang mereka bayangkan
...****************...
Malam harinya..
__ADS_1
Raka pun baru tiba dirumah dan menghampiri aang ibu yang tengah makan malam sendirian.Putri sang kakak,kini sudah tidak tinggal serumah dengan ibunya.Sebab putri harus mengikuti sang suami yang berpindah tugas
Raka pun langsung menyapa sang ibu
"Ma..Kenapa makan malam sendirian??"Tanya Raka sembari duduk disamping ibunya
"Memangnya harus bersama siapa lagi??Kakak mu Putri sudah tidak tinggal dirumah ini lagi..Nisa mantan istrimu juga tidak disini..Harus dengan siapa lagi yang akan menemani ku??"Jelas ibunya
"Bukankah sudah ada Yuni ma??Yuni kan bisa menemanimu??Dia kan juga menantu mu ??"Singgung Raka menyebut nama Yuni
Seketika sang ibu melirik sinis
"Kau lupa,kau menikahi perempuan itu karna apa??Kau lupa??Bagaimana sikap mama mu pada perempuan itu?Setelah tahu apa yang sudah kau lakukan?Apa kau pikir mama akan menerima perempuan itu sebagai menantu ku??Kurasa kau tahu dengan jawabannya..Jadi jangan coba berbasa basi menyinggung perempuan itu didepan mama.."Sindir ibu dengan tegas
Raka pun langsung menghela nafas panjangnya
__ADS_1