Pernikahanku Yang Gagal

Pernikahanku Yang Gagal
# 19


__ADS_3

"Bukan gitu Raka..Tapi,ku pikir kamu akan sibuk..Jadi aku pergi bersama bibiku."Jawab Nisa mencoba menjelaskan


"Tapi tetap saja caramu salah..Apa karna kamu pakai uang mu sendiri,kamu jadi ambil keputusan sendiri??Kamu mau menunjukkan sikap sombong mu??Begitu??"Tanya Raka masih nada marah dengan nada tinggi


Nisa pun menatap bingung dengan ucapan Raka yang menuduhnya tanpa mengerti alasannya


"Tidak Raka..Kenapa kamu harus bicara begitu??Aku tidak pernah berpikir begitu.."Ujar Nisa terus menjelaskan


"Sudah lah..Aku sudah malas berdebat dengan mu..Jangan coba lagi kamu pergi tanpa persetujuan ku..Paham..!!"Ujar Raka dengan tegas langsung masuk kedalam rumah


Dan sang ibu mertua pun datang menghampiri


"Kamu ini jadi istri selalu saja membantah ya..Jadi istri itu harus nurut apa kata suami..Dan lagi,kenapa kamu harus mengeluarkan uang untuk kepanti asuhan??Saya kan sudah ingatkan,syukuran itu tidak harus dilakukan..Kalian itu masih akan butuh dana untuk lahiran kamu..Apa kamu tidak bisa lihat kondisi keuangan Raka saat ini??Raka itu masih belum punya pekerjaan tetap..Harusnya kamu menyimpan gaji kamu untuk biaya lahiran kamu nanti..Paham??"Sahut ibu mertuanya panjang lebar dengan nada kesal


Nisa cuma bisa menundukkan kepalanya


"Sudah..Sana masuk..Bantu Putri di dapur..Sebentar lagi makan malam,cepat siapkan.."Ujar ibu mertuanya memberi perintah pada Nisa


"Baik bu."Jawab Nisa langsung memasuki rumah untuk berganti baju dan membantu Putri

__ADS_1


Setelah berganti baju,Ia langsung ke dapur dan melihat Putri yang tengah sibuk memasak dan seorang wanita asing yang taj ia kenal


Nisa pun menghampiri Putri


"Kak..Apa yang bisa ku bantu?"Tanya Nisa


Putri pun menoleh kearahnya


"Oh..Kau sudah pulang..Itu bantu cuci kan panci besar itu.."Jawab Putri memberi perintah pada Nisa


"Baik kak."Jawab Nisa langsung mengerjakan perintah Putri


"Biar saya saja Non.."Sahut wanita asing yang umurnya sudah setengah baya


"Tidak apa apa ..Biar saya saja."Jawab Nisa dengan tersenyum ramah


"Biarkan Nisa mengerjakannya bi Imah..Bibi kerjakan yang lain saja."Sahut putri menyela


Sesaat Nisa melirik kearah bi Imah

__ADS_1


Bi Imah??Apakah dia asisten rumah tangga yang baru??Apakah mereka sekarang memakai asisten rumah tangga??Batin Nisa bertanya tanya


"Tapi kasihan non Nisa non..Lagi hamil.."Jawab bi Imah


"Jangan membantah perkataan saya bi..Lagi pula Nisa cuma cuci piring,bukan mengerjakan pekerjaan berat..Jangan membuat dia terlihat manja..Orang hamil jangan terlalu manja..Karna saya dulu waktu hamil tidak pernah bersikap manja."Jawab Putri mengingatkan


"Iya..Tidak apa apa bi..Ini pekerjaan mudah,.."Sahut Nisa


"Oh..Ya sudah non..Saya kerjakan yang lain dulu."Ujar bi Imah meninggalkan mereka berdua di dapur


Dan tak berapa lama ibu mertua Nisa datang menghampirinya


"Nisa..Setelah cuci piring,kamu pel lantai depan..Karna sedikit kotor..Kerjakan langsung sebelum makan malam.."Ujar ibu mertuanya memberi perintah


"Iya bu..Setelah ini aku kerjakan.."Jawab Nisa mengangguk


Sang ibu mertua pun langsung pergi


"Cepat selesaikan cuci piring mu..Ini sudah hampir jam makan malam."Sahut putri

__ADS_1


"Iya kak..Aku mengerti."Jawab Nisa pelan dan sesaat menghela nafas panjangnya


__ADS_2