Pernikahanku Yang Gagal

Pernikahanku Yang Gagal
Bab 80


__ADS_3

Keesokan harinya..


Denny menepati janjinya,untuk memberikan pinjaman uang melalui sebuah cek.Dan ia pun memberikan langsung uang itu pada Raka


Raka yang menerima,langsung tersenyum girang dan bersemangat.Ia tak mengira jika akan mendapatkan uang tersebut dalam waktu singkat


"Thanks bro..Kau benar benar mengerti keadaan ku.."Ujar Raka senyam senyum sambil melirik cek tersebut


"Jangan memuji ku..Aku tidak butuh pujian..Aku hanya butuh kau menepati janji mu..Kau harus mengembalikan uang ku,karna bagiku jika sudah berurusan dengan uang,tidak lagi memandang kau adalah teman atau tidak..Paham."Jelas Denny dengan tegas


"Oke..Kau bisa pegang kata kataku.."Jawab Raka menyanggupi peringatan Denny


Setelah bertemu dengan Denny,Raka segera mencairkan cek yang diberikan Denny


Dan setelah mencairkannya di bank,Raka pulang kerumah


"Nisa..Nisa..."Panggil Raka


Nisa pun langsung menghampiri Raka

__ADS_1


"Kok kamu sudah pulang??Memangnya tidak buka toko??"Tanya Nisa terheran


"Iya..Aku akan buka toko,tapi setelah aku memberi tahu mu satu hal."Jawab Raka


"Tentang apa??"Tanya Nisa penasaran


Raka pun langsung mengeluarkan ponselnya.Dan membuka sebuah aplikasi M-bankingnya


Beberapa saat ia langsung menunjukkan bukti tranksaksinya ke rekening Nisa.Dengan senilai jumlah 70juta


"Ini..Dana yang kamu butuhkan sudah ku transfer..Bahkan ku lebihkan..Agar memperlancar usaha barumu."Ujar Raka menunjukkan buktinya pada Nisa


Seketika membuat Nisa tercengang dan tersenyum girang


"Itu tidak penting..Yang penting aku sudah memenuhi keinginan mu..Dan kuharap kamu bisa gunakan yang itu untuk modalmu sebaik mungkin..Soal dari mana aku mendapatkan uang itu,kamu tidak perlu pikirkan..Ini hanya akan menjadi tanggung jawabku.."Jelas Raka panjang lebar


"Oh..Begitu..Ya sudah..Kalau begitu,terima kasih ya mas..Aku sangat terbantu..Dengan begini,aku sudah bisa memulai usaha baru ku nanti ."Jawab Nisa langsung memeluk tubuh suaminy


Yang ternyata ia lakukan secara terpaksa.Dan beberapa saat Nisa pun tersenyum sinis tanpa Raka mengetahuinya

__ADS_1


Darimana kau mendapatkannya,aku juga tidak peduli..Yang penting uang ini bisa menjadi pegangan ku nantinya..Sebelum kau mencampakkan ku..Kau lah yang justru akan menerima resikonya karna pengkhianatan mu selama ini Raka..Batin Nisa yang semakin membenci Raka


Setelah memeluk Raka,Nisa pun melepaskannya


"Oh ya..Dua hari lagi aku akan mengajak Ameena mengunjungi bibi..Mungkin akan menginap selama seminggu."Ujar Nisa memberitahu


"Menginap??Seminggu??"Tanya Raka mengulang


"Iya.."Jawab Nisa singkat


"Lalu bagaimana dengan sekolah Ameena..??"Tanya Raka


"Kebetulan diliburkan dari sekolahnya..Karna tanggal merah..Sebenarnya aku ingin mengajak mu..Tapi akan sayang jika toko kita tutup..Jadi aku cuma bisa mengajak Ameena..Tidak apa apa kan??"Jelas Nisa


"Ohhh..Iya tidak apa apa sayang..Pergi lah..Nikmati juga waktu bersama bibi mu..Dan sampaikan saja salam ku pada bibimu..Sayang sekali aku tidak bisa menemani kalian."Jawab Raka yang seolah mengerti dengan penjelasan Nisa


Nisa pun tersenyum


"Ya sudah..kalau begitu aku buatkan kopi untuk mu..Kamu istirahat dulu."Ujar Nisa langsung meninggalkan Raka menuju dapur

__ADS_1


Raka hanya tersenyum memandangi Nisa dari belakang


Sepertinya ini akan menjadi kesempatan ku..Jika Nisa akan pergi selama seminggu..Batin Raka dengan pikiran jahatnya


__ADS_2