
"Tidak apa apa..Kita ikuti saja keinginan mama kamu Raka."Sahut Nisa
"Ikuti bagaimana??Kan sudah ku bilang,biaya test DNA itu bukan murah..Dari mana kita dapat uang untuk menutupinya??Untuk biaya lahiran mu saja aku sudah bersyukur,karna kamu masih pakai kartu jaminan kesehatan itu..Tapi untuk test DNA mana bisa pakai kartu itu."Ujar Raka kesal
Seketika membuat Nisa tertunduk diam.Karna benar apa kata Raka,melakukan test DNa tidak lah murah.Dan seolah sang ibu mertua tak bisa mengerti keadaan.Yang sudah jelas saat dirinya lahiran tidak memakai uang Raka sepeser pun.
...----------------...
Beberapa bulan kemudian..
Saat Ameena sudah menginjak usia 3 bulan,Nisa pun mulai mencoba mencari pekerjaan.Dan Raka pun sudah kembali bekerja Dibandung
Tapi sebelumnya Nisa berniat ingin bertemu dengan Nurul.Mencoba untuk meminta bantuan mencarikan dirinya pekerjaan
Nisa pun pergi bersama Ameena untuk bertemu dengan Nurul.Tapi Nurul justru ingin bertemu Nisa dirumah sang bibi.Akhirnya Nisa pun pergi kerumah bibinya,sekalian ia mengunjungi sang bibi
Tiba dirumah sang bibi,Nisa dan Ameena disambut dengan perasaan bahagia dan senang oleh sang bibi dan Nurul.Yang tiba dulu dirumah sang bibinya
"Wah..Ameena..Kamu lucu sekali sayang..Sini Aunty gendong.."Ucap Nurul yang begitu bersemangat ingin menggendong baby Ameena
__ADS_1
Sang bibi hanya tersenyum
"Bibi akan siapkan makan siang untuk kalian..Kalian mengobrol lah dulu."Ujar sang bibi
"Tidak usah repot repot bi..Aku datang kesini juga ingin mengunjungi bibi."Ujar. Nisa
"Tidak apa apa nak..Jangan pikirkan itu..Kamu kan jarang datang kesini..Ini momen yang tepat selagi kita bisa berkumpul.."Jawab sang bibi
"Iya bi."Jawab Nisa mengangguk
Sang bibi pun meninggalkan Nisa dan Nurul
"Pekerjaan??Kau ingin bekerja lagi??"Tanya Nurul terheran
"Kenapa cepat sekali??Baby Ameena kan masih bayi..Masih membutuhkan perhatianmu..Apa lagi anakmu sudah jauh dari ayahnya."Ujar Nurul
"Ya..Seharusnya..Tapi mereka tidak bisa membiarkan aku jika hanya dirumah mengurus anakku..Mereka ingin aku kembali bekerja."Jawab Nisa menjelaskan
"Jadi ceritanya mereka menuntut kamu lagi??Lalu bagaimana dengan anakmu??Siapa yang akan menjaga??"Tanya Nurul
__ADS_1
"Ibu mertuaku yang akan bantu menjaga Ameena."Jawab Nisa
"Kamu yakin jika ibu mertua mu mau menjaga Ameena selama kamu bekerja??Apa kamu percaya dengannya??Sementara sikapnya saja masih cuek padamu Nis..Aku justru meragukan niat ibu mertua mu ."Ujar Nurul yang tidak yakin
Sesaat Nisa terdiam
"Apa semua nya sudah kamu pikirkan??"
"Sebenarnya aku masih ingin menikmati waktu bersama Ameena..Ingin meluangkan waktu penuh sebagai ibunya..Tapi aku terpaksa harus melakukannya Nur..Demi rumah tangga kami kedepannya."Jelas Nisa
"Lalu bagaimana dengan suami mu??Apa dia mengijinkan mu??"
"Ya..Dia juga terpaksa,daripada aku dimusuhi oleh keluarganya,selama dia tidak disini.."
"Gila..Ini benar benar gila..Untuk pertama kalinya aku melihat sikap keluarga suami mu yang seperti itu..Benar benar tidak peduli denganmu.."
Nisa hanya menunduk diam
"Kalau mereka terus menuntut,kenapa kamu tidak keluar saja dari rumah itu..Kalau Raka belum bisa membawa mu tinggal bersama,lebih baik kamu tinggal bersama bibimu..Untuk apa kamu bertahan tinggal disana jika kamu terus tertekan batin dengan segala tuntutan yang tidak masuk akal.."Ucap Nurul mulai kesal
__ADS_1