Pernikahanku Yang Gagal

Pernikahanku Yang Gagal
# 15


__ADS_3

Pada akhirnya Nisa pun menceritakan apa yang terjadi pada pernikahannya.Walau sebenarnya ia berusaha menutupi dan menyimpannya dengan sangat rapat.Namun,ia tetap tidak menyembunyikan nya dan berbohong pada sang bibi.Yang lebih mengenal dirinya


Nisa pun tak dapat membendung perasaan ya dan tanpa sadar air matanya seketika menetes.Kala ia menceritakan apa yang sudah ia jalani dalam pernikahannya


Sang bibi yang sudah mendengar semua cerita Nisa,hanya bisa menarik nafas panjangnya dan berusaha menguatkan Nisa


"Kamu yang sabar ya nak..Begitu lah sebuah pernikahan..Tidak selalu berjalan mulus,ada kalanya rintangan yang harus kita hadapi..Dan rintangan itu masih sebagian kecil yang akan menemani kita dalam menjalani sebuah pernikahan .."Ucap sang bibi sambil mengusap punggung Nisa


"Iya bi..Demi calon anak ku,aku cuma bisa berusaha bersabar dan bertahan..Hiks."Lirih Nisa sambil menetes kan air matanya


"Bibi memang belum pernah menikah,tapi bibi tahu apa yang akan dihadapi jika setelah menikah,terlebih jika kita belum terlalu mengenal seperti apa kepribadian pasangan kita sebenarnya..Dan disitu lah kita akan diuji nak..Bibi cuma bisa memberi dukungan..Agar kamu tetap kuat..Tetap tegar dalam menjalani pernikahan kamu nak."Ucap bibinya lagi memberi nasehat

__ADS_1


"Andai saja kamu tidak hamil duluan,bibi pasti tidak akan menyetujui pernikahan kalian..Jika bibi tahu ternyata keluarga Raka seperti itu..Bahkan Raka juga sama..Bibi merasa sangat bersalah padamu.."


"Kenapa bibi bicara begitu??Semua ini memang salah ku bi..Aku yang tidak bisa menjaga diriku..Tidak bisa menjaga martabat ku sebagai perempuan."Ujar Nisa menyalahkan dirinya


"Tidak nak..Bibi yang sudah gagal menjaga mu..Bibi yang sudah gagal mendidik mu..Maafkan bibi ya nak.."Ucap sang bibi menunjukkan wajah penyesalan nya dengan meneteskan air matanya


"Bibi jangan merasa seperti itu..Justru bibi adalah wanita yang kuat..Sosok wanita pengganti ibu ku..Bibi wanita hebat,bisa merawat ku dan membesarkan ku jadi seperti ini..Aku merasa sangat beruntung memiliki bibi..Bahkan aku tidak mampu membalas semua jasa mu selama ini bi..Hiks.."Lirih Nisa lagi sambil memeluk sang bibi dengan erat


Setelah cukup lama Nisa menghabiskan waktunya bercengkrama dengan sang bibi.Nisa berencana ingin meminta sang bibi menemaninya untuk cek kandungan


Sesampainya di klinik kandungan,Nisa dan sang bibi dengan sabarnya duduk sambil menunggu antrian untuk dipanggil

__ADS_1


"Nisa..Apakah saat ini kamu masih ngidam nak??"Tanya Sumiati sembari menunggu dan menemani Nisa


"Sepertinya sudah tidak bi..Aku sudah mulai normal..Tidak suka mual atau pun ngidam lagi."Jawab Nisa menjelaskan


"Lalu,apakah selama ngidam mu terpenuhi ??Apakah Raka memenuhi keinginan ngidam mu nak?"Tanya Sumiati lagi


Sesaat membuat Nisa gugup dan sejenak menatap Sumiati


Kurasa aku tidak perlu menceritakan nya lada bibi..


"Iya bi..Selama aku ngidam,Raka selalu memenuhinya..Dia selalu siaga,jika aku pengen sesuatu..Bahkan tengah malam pun dia mau membelikannya.."Jawab Nisa tersenyum yang berbohong

__ADS_1


Maaf bi..Untuk ini aku tidak bisa jujur padamu..Karna aku tidak mau menambah khawatir mu lagi


__ADS_2