
Nisa langsung terkejut tak kala melihat sang ibu mertua datang ke kediamannya seorang sendiri .Tanpa memberitahukan jika ia akan datang
Sebab sejak kepindahan mereka,Nisa sudah tidak pernah bertemu lagi dengan sang ibu mertua.Raka yang lebih memihak Nisa sebelumnya,hanya mengikuti keinginan Nisa.Demi agar tidak membuat mereka salih berselisih paham lagi
Dan Raka pun juga tak mengetahui jika ibunya akan datang mengunjungi kediamannya
"Apa Raka dirumah??"Tanya ibu mertua Nisa dengan datar
"Tidak..Dia sudah ditoko bu."Jawab Nisa
"Lalu,apa kamu mau membiarkan saya berdiri disini terus??"Tanya ibu mertuanya sedikit ketus
"Ah..Iya silakan masuk bu.."Jawab Nisa mempersilakan ibu mertuanya untuk masuk
Sang ibu mertua pun memasuki kediaman Raka untuk pertama kalinya.Sejak menempati rumah baru,sang ibu juga tidak mengetahui jika Raka dan Nisa membeli rumah baru.Walau pun masih secara kredit
Sang ibu mertua pun sesaat memperhatikan rumah tersebut.Dan Nisa segera menuju dapur untuk membuatkan teh
__ADS_1
Tak berapa lama Nisa pun datang sembari membawakan teh untuk ibu mertuanya
"Silakan bu."Ujar Nisa
"Terima kasih.."Jawab ibu mertuanya yang tak pernah Nisa dengar dari mulut ibunya
"Dimana anak mu??"Tanya ibu mertuanya
"Dia sedang sekolah bu.."Jawab Nisa
"Apa kalian baru menempati rumah ini??"
"Oh.."Sahut ibu mertuanya singkat
"Bagaimana kabar ibu??Dan kenapa tiba tiba ibu datang kesini??Raka tidak ada memberitahu ku.."Tanya Nisa langsung mengalihkan topik
"Oke..Langsung saja..Aku ingin kalian berpisah.."Jawab ibunya dengan tegas
__ADS_1
Bak seperti petir di siang bolong,membuat Nisa begitu terkejut.Mendengar ucapan sang ibu mertua
"Berpisah??Apa alasannya bu??Apa karna ibu masih tidak menerima pernikahan kami??Walau pun kami sudah menjauh dari kehidupan ibu??"Tanya Nisa yang penasaran
"Tidak ada alasannya..Aku cuma ingin memperingati mu,sebelum kamu menyesal lebih baik kalian berpisah..Jangan teruskan lagi pernikahan ini..Hiduplah kamu bersama anak mu,jangan mengharapkan Raka lagi untuk bisa membahagiakan kalian."Jelas ibunya dengan tegas
Nisa pun langsung mengernyitkan tatapannya .Ia tak mengira jika ibu mertuanya masih saja akan bersikap tidak suka padanya.Dan kali ini menyuruh dirinya untuk berpisah dengan Raka
"Apa karna ada pihak yang membuat ibu ingin kami berpisah??Pihak yang menurut ibu lebih baik dari ku??"Tanya Nisa menebak karna merasa curiga
"Lakukan saja..Kalau kau tidak mau hidup mu hancur dan kau akan dibuang seperti sampah Nisa.."Jawab ibu mertuanya mulai meninggikan nadanya
"Ohh..Jadi begitu,Ibu tidak perlu khawatir tentang ku..Kenapa tidak anak ibu saja yang ibu harus ingatkan..Kalau sesuatu yang mengkhianati keluarganya,dia lah yang justru akan menanggung akibatnya..Ku rasa ibu mengerti maksudku.."Jawab Nisa dengan beraninya tanpa rasa takut
Mendengar jawaban Nisa,sang ibu mertua pun hanya mendengus kesal.Ia pun langsung beranjak bangkit dan menatap tajam sebelum pergi
"Baik..Kalau menurutmu seperti itu..Kau jangan menyesal saat Raka akan mencampakkan mu seperti sampah..Karna aku sudah memberi mu peringatan,sebelum kau dicampakkan lebih kau tinggalkan dia dan akhiri pernikahan kalian..Paham..!!"Ucap ibu mertuanya dengan tegas dan langsung pergi
__ADS_1
Nisa hanya memandang kepergian ibu mertuanya sambil menghela nafas panjangnya