
Malam harinya,Nisa lebih memilih menghabiskan waktu dikamar.Dan rela tidak makan malam bersama mereka,karna Nisa tidak bersemangat.Yang juga demi menghindari komentar komentar ibu mertua dan Putri yang dapat menyakiti perasaanya
Nisa sesaat teringat Raka yang sekarang tinggal berjauhan dengannya.Ia pun berniat ingin melakukan panggilan telepon pada Raka.Nisa langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Raka
Namun beberapa kali ia mencoba melakukan panggilan pada nomor ponsel Raka.Justru Raka tak menjawabnya
Nisa pun menghela nafas dengan perasaan kecewa
"Kenapa kamu tidak angkat telepon ku Raka??Apa kamu begitu sibuk??Bahkan kamu tidak mengabari keadaanmu setelah sampai disana??"Tanya Nisa dengan perasan sedih
Dan disaat dirinya sedang murung,terdengar suara ketukan pintu
Tok..Tok..
Nisa segera bangkit dan berjalan menuju pintu kamarnya untuk membukakannya
Terlihat ibu mertuanya yang berdiri setelah ia membukakan pintunya
__ADS_1
"Kenapa kamu dikamar terus??Apa kamu tidak mau makan malam??"Tanya ibu mertuanya dengan datar
"Tidak bu..Aku masih kenyang..Nanti saja."Jawab Nisa
"Kenyang karna habis jajan diluar tadi??Atau kamu tersinggung dengan ucapan ibu tadi??"Tanya ibu mertuanya menyindir
Nisa pun menunduk sambil menggelengkan kepalanya
"Tidak bu.."Jawab Nisa dengan pelan
"Sudah lah..Kamu mau makan atau tidak..Tapi jangan menyiksa diri,ingat bayi yang ada dalam kandungan mu..Dia perlu asupan gizi..Jangan terlalu ego."Ujar ibu mertuanya mengingatkan
"Ibu kesini karna ada satu hal yang ingin ibu bicarakan padamu...Tutup pintunya "Ucap ibu mertuanya sembari masuk kekamar Nisa
Nisa hanya diam dan menuruti perintah ibuv mertuanya
"Sebelumnya saya ingin bertanya..Ada berapa uang tabungan mu untuk persiapan lahiran mu nanti??"Tanya ibu mertuanya langsung to the point
__ADS_1
"Uang tabungan ku??Memangnya kenapa bu??"Tanya Nisa bingung dan terheran dengan pertanyaan ibu mertuanya
"Sudah jawab saja..Memangnya saya tidak boleh tahu??"Tanya balik ibu mertuanya
"Kalau untuk biaya lahiran ku,mungkin ada sekitar 5jutaan bu.."Jawab Nisa
"Hah??Hanya 5 jutaan??Memang kamu yakin bisa lahiran secara normal??Bagaimana jika kamu lahiran secara sesar??Itu akan memakan biaya sampai 20jutaan..Dari mana kamu akan menutupinya??"Tanya ibu mertuanya terkejut
"Tapi bu,aku cuma memiliki uang segitu..Karna aku juga harus menyisihkan untuk kebutuhan ku selama kerja..Dan menyisihkan untuk memberikan pada bibiku.."Jawab Nisa menjelaskan
"Lalu jang yang selama ini diberi Raka??"Tanya ibu mertuanya
"Bukankah aku sudah menyerahkan semuanya pada ibu..Aku tidak mengambil sedikit pun uang pemberian Raka bu.."Jawab Nisa menjelaskan lagi,karna ternyata ibu mertuanya lupa jika penghasilan Raka diberikan semua untuknya
"Lalu solusinya apa jika nanti kamu tiba tiba harus melahirkan sesar??Darimana kamu akan menutupinya..Kamu harus ingat loh,saya tidak akan membantu kamu untuk membiayai persalinan kami.."Ujar ibu mertuanya dengan tegas
"Hal itu aku tidak terpikirkan bu..Nanti aku akan coba cari solusinya.."Jawab Nisa menunduk
__ADS_1
"Itu harus..Jangan terlalu yakin kamu bisa melahirkan normal..Karna jaman sekarang banyak perempuan melahirkan secara sesar..Seperti kakak ipar kamu,dia juga melahirkan sesar..Jadi dari sekarang kamu harus pikirkan bagaimana solusinya jika kamu nantinya lahiran secara sesar..Paham..!!"Ujar ibu mertuanya menasehatinya dan langsung meninggalkan Nisa