Pernikahanku Yang Gagal

Pernikahanku Yang Gagal
# 18


__ADS_3

Beberapa hari kemudian..


Nisa dan bibinya pergi menuju panti asuhan.Dan sengaja tidak mengajak Raka pergi bersama dengannya.Sebab sejak awal Raka tidak mau mengikuti keinginan Nisa yang ingin bersedekah panti asuhan untuk melakukan syukuran 7 bulanan kehamilannya


Tiba di panti asuhan,Mereka pun disambut oleh memiliki yayasan panti asuhan yang mereka datangi


Nisa pun membagikan sebagian rezekinya dan beberapa macam bahan pokok sembako yang nantinya bisa mereka manfaatkan.


Perasaan Nisa begitu bahagia saat melihat beberapa anak kecil yang terlihat senang saat sedang bermain.Anak anak yang begitu polos yang belum mengerti tentang kehidupan mereka nantinya,namun sudah harus menjalani hidup tanpa keluarga.


Setelah menghabiskan waktunya dipanti asuhan Nisa dan bibinya pun pamit untuk pulang


Diperjalanan,Nisa tampak sedang melamun sambil menatapi luar kaca mobil yang mereka tumpangi


"Kamu kenapa Nis??Kenapa kamu terlihat murung nak??"Tanya Bibi yang sesaat menyadarkan Nisa

__ADS_1


Seketika Nisa pun menoleh kearah sang bibi


"Ah..Tidak bi..Aku cuma memikirkan bagaimana jika nasib anak ku sepertu anak anak dipanti asuhan tadi..Aku tidak bisa membayangkan jika nasibnya akan seperti anak anak tadi.."Jawab Nisa


"Jangan memikirkan hal itu nak..Anak mu akan terlahir menjadi anak yang bahagia..Memiliki kedua orang tua yang lengkap..Yang penting jika kamu nantinya sudah menjadi orang tua..Berusahalah memberikan yang terbaik untuk anakmu..Didik lah menjadi anak yang baik dan bertanggung jawab..Bibi yakin,anak mu pasti akan menjadi anak yang sesuai kamu harapkan.."Ucap sang bibi memberi nasehat


Sesaat membuat Nisa pun tersenyum


"Ya..Bi..Aku juga tidak mau,nasib anak ku seperti diriku..Tidak memiliki orang tua,yang ternyata meninggalkan ku begitu saja..Seolah tak menginginkan diriku..Aku pasti akan berusaha memberikan yang terbaik untuk anak ku bi."Jawab Nisa dengan berusaha menguatkan dirinya


"Aku mengerti bi..Aku tidak pernah membenci mereka..Aku cuma ingin melihat mereka dan menganggapku sebagai anak mereka..Walau cuma sesaat bi."Ujar Nisa


"Terus lah berdoa nak..Agar Tuhan mendengar semua harapanmu.."Ucap sang bibi sambil mengusap usap rambut Nisa


Nisa pun hanya mengangguk sambil tersenyum

__ADS_1


Tiba dirumah..


Saat Nisa akan memasuki pagar rumah Raka,ia dikejutkan dengan Raka yang sudah berdiri didepan teras.Menatap dirinya dengan tajam.Seolah menunjukkan sikap yang siap akan memarahi nya


"Raka."Sahut Nisa


"Dari mana saja kamu??"Tanya Raka dengan nada ketus


"Aku..Aku habis pergi dari panti asuhan dengan bibiku."Jawab Nisa tertunduk


"Panti asuhan??Tapi kenapa kamu tidak ijin padaku??"


"Maaf Raka..Bukan aku tidak ingin ijin padamu..Tapi ku pikir kamu tidak akan ada masalah jika aku pergi kesana bersama bibi ku.."Jelas Nisa


"Tapi tetap saja caramu salah..Seharusnya kamu meminta ijin dulu padaku..Lagi pula kenapa kamu mengambil keputusan sendiri untuk pergi kesana??Tanpa persetujuan ku??Kamu mulai tidak menganggap ku sebagai suamu??"Tegur Raka yang mulai marah,tanpa peduli dengan keadaan situasi diluar rumah

__ADS_1


__ADS_2