Pernikahanku Yang Gagal

Pernikahanku Yang Gagal
Bab 33


__ADS_3

"Nisa.."Panggil Raka yang tiba tiba muncul didepan pintu


Sontak membuat Nisa dan lainnya menoleh kearahnya


"Raka."Sahut Nisa terkejut


Raka pun langsung masuk dan menghampiri Nisa dan sang bayi


"Anak ku.."Seru Raka mencoba menggendong sang bayi


Nisa dan lainnya hanya menatap heran


"Setelah lahiran,kau baru muncul Raka??Apa tidak salah??Kau datang seperti orang tak berdosa??"Sahut Nurul sedikit sewot


Sumiati pun langsung menyenggol lengan Nurul,seakan memberi isyarat untuk jangan bicara apa pun


"Maaf,ini memang salahku..Aku baru bisa pulang saat temanku sudah mengijinkan untuk pulang."Jawab Raka menjelaskan


"CK..Alasan yang tak masuk akal..Istri mau melahirkan bisa bisanya kau memberikan alasan yang diluar logika ..Sebenarnya aku tidak mau mencampuri urusan rumah tangga kalian..Tapi cara mu tidak bisa dibenarkan Raka..Aku merasa kasihan sama Nisa,yang berjuang sendiri untuk melahirkan ..tanpa didampingi suami dan juga keluarga mu.."Sahut Nurul lagi semakin sewot

__ADS_1


Sumiati yang takut suasana menjadi panas,terpaksa mengajak Nurul untuk keluar


"Nurul,sebaiknya temani bibi keluar sebentar yuk..Kami tinggal dulu ya.."Sahut Sumiati yang langsung meninggalkan mereka


Sementara Nisa beranjak bangkit menuju dapur.Tak berapa lama ia kembali dengan membawakan segelas teh hangat untuk Raka


"Ini teh untukmu.."Ujar Nisa dengan nada datar


Raka pun membaringkan sejenak Ameena diatas kasur bayi.Dan mendekati Nisa yang masih bersikap datar


"Nisa..Aku tahu salah,aku tidak bermaksud untuk tidak pulang..Tapi keadaan ku disana benar benar tidak bisa membuatku untuk pulang..Aku mengaku ini salah ku Nisa...Aku minta maaf Nisa..Disana aku juga merasa khawatir dan memikirkan kalian."Ungkap Raka yang merasa menyesal


"Apakah kamu mau memaafkan aku??Demi anak kita Nisa.."Tanya Raka sambil menggenggam tangan Nisa


Sesaat Nisa memperhatikan raut wajah penyesalan Raka padanya


Apakah aku harus memaafkannya??Tapi perasaan ini rasanya masih sangat sakit..Dengan sikap cueknya yang seakan benar benar tidak peduli padaku..Batin Nisa


"Ku mohon Nisa..Maafkan aku ..Aku akan memperbaiki kesalahanku..Dan memberikan perhatian penuh pada kalian.."Ungkap Raka lagi yang terlihat menyesal

__ADS_1


Nisa pun hanya bisa menghela nafas panjangnya dan mengangguk


"Ya sudah ..Aku akan memaafkan mu..Ku harap kamu tidak bersikap cuek lagi padaku..Terutama pada Ameena..."Jawab Nisa sembari menoleh kearah Ameena yang sedang tertidur


"Oh..Jadi nama anak kita Ameena??"Tanya Raka yang ikut melihat Ameena


"Ya..Bukankah aku sudah memberitahumu melalui pesan??Apa kamu tidak membacanya??"Tanya Nisa


Sesaat Raka pun langsung berubah menjadi bingung dan salah tingkah


"Soal itu..Maaf Nisa..Aku lupa.."Jawab Raka


"Sudah ku duga..Kamu pasti tidak akan membaca pesan ku..Bukan karna kamu lupa..Karna kamu tidak pernah menanggapi setiap pesan yang ku kirim."Ucap Nisa mengungkit


"Bukan begitu Nisa..Aku hanya terlalu sibuk dengan pekerjaanku..Sampai aku tidak fokus pada ponselku..Aku jarang menggunakan ponsel ku jika tidak penting."Jelas Raka


"Oh..Artinya pesan ku juga tidak penting kan??"Tanya Nisa lagi menyindir


"Jangan bicara seperti itu Nisa..Disana aku bekerja juga untuk kamu dan anak kita..Aku selalu ingat kalian..Sampai hal lain aku terkadang tidak fokus."Jawab Raka berusaha meyakinkan Nisa

__ADS_1


__ADS_2